AS Roma Gerak Cepat, Tawaran Besar Dikirim untuk Bintang Stuttgart Jamie Leweling

AS Roma kembali bergerak agresif menjelang berakhirnya bursa transfer. Klub ibu kota Italia tersebut kini mengarahkan perhatian kepada winger VfB Stuttgart, Jamie Leweling. Pemain internasional Jerman itu masuk dalam daftar kandidat untuk memperkuat sektor serang yang sedang dibenahi Gian Piero Gasperini.

Nama Leweling muncul ketika Roma masih mempertimbangkan beberapa opsi untuk posisi sayap. Giallorossi sebelumnya dikaitkan dengan sejumlah pemain berbeda, tetapi karakter Leweling dinilai menarik karena kecepatan, kekuatan fisik, kemampuan membawa bola, serta fleksibilitasnya ketika ditempatkan di sisi kanan maupun kiri.

Pergerakan Roma bukan lagi sebatas pemantauan. Klub asal Serie A tersebut dilaporkan sudah menyampaikan proposal kepada Stuttgart. Tawaran yang dibicarakan menggunakan skema pinjaman berbayar dengan kewajiban pembelian bersyarat. Jika seluruh struktur transaksi berjalan, nilai kesepakatan dapat mencapai sekitar 40 juta euro.

Roma Resmi Bergerak Setelah Leweling Masuk Daftar Utama

Ketertarikan Roma terhadap Jamie Leweling berkembang cukup cepat. Kebutuhan terhadap pemain yang mampu menyerang ruang dari sisi lapangan membuat pemain Stuttgart tersebut menjadi salah satu nama yang serius dipertimbangkan manajemen.

Roma disebut telah mengirimkan tawaran pertama kepada Stuttgart. Paket yang dibicarakan berada di kisaran 30 hingga 40 juta euro, tergantung pada perhitungan biaya peminjaman, kewajiban pembelian, serta sejumlah persyaratan yang masuk dalam kesepakatan.

Perbedaan perhitungan semacam ini cukup biasa dalam negosiasi transfer. Klub dapat memasukkan bonus berdasarkan jumlah pertandingan, pencapaian tim, hingga kewajiban pembelian yang baru aktif ketika persyaratan tertentu terpenuhi.

Bagian terpentingnya adalah Roma sudah bergerak konkret dan Stuttgart kini memiliki proposal yang dapat dipelajari.

Roma tampaknya memilih struktur transaksi yang memungkinkan pembayaran terbesar dilakukan kemudian. Skema tersebut memberikan klub ruang lebih luas dalam mengatur pengeluaran pada jendela transfer saat ini tanpa kehilangan kesempatan mendapatkan pemain yang memang dibutuhkan Gasperini.

Stuttgart Belum Menunjukkan Keinginan Melepas dengan Harga Murah

Posisi Stuttgart dalam pembicaraan ini menjadi persoalan berikutnya. Klub Bundesliga tersebut mempunyai posisi tawar sangat kuat karena kontrak Jamie Leweling masih panjang.

Leweling terikat kontrak bersama Stuttgart sampai Juni 2029. Kondisi tersebut membuat klub Jerman tidak berada dalam tekanan untuk menjualnya secepat mungkin.

Stuttgart diyakini baru benar benar mempertimbangkan penjualan apabila menerima penawaran dengan nilai yang sangat tinggi. Angka sekitar 50 juta euro sempat disebut sebagai valuasi yang dapat membuat pihak klub membuka pembicaraan secara lebih serius.

Artinya, tawaran awal Roma kemungkinan masih berada di bawah angka yang diinginkan Stuttgart.

Manajemen Giallorossi masih mempunyai ruang untuk melakukan negosiasi melalui beberapa cara. Roma dapat meningkatkan biaya awal, menambahkan bonus berdasarkan performa, menaikkan nilai pembelian, atau membuat persyaratan kewajiban transfer lebih mudah tercapai.

Stuttgart sendiri tidak berada dalam posisi terdesak. Leweling merupakan salah satu aset paling bernilai di dalam skuad dan performanya sepanjang musim lalu justru membuat nilai jualnya terus meningkat.

Jamie Leweling Datang Setelah Menjalani Musim Terbaik Bersama Stuttgart

Ketertarikan klub seperti Roma tidak muncul tanpa alasan. Jamie Leweling menunjukkan peningkatan besar bersama Stuttgart, terutama sepanjang Bundesliga musim 2025 2026.

Leweling tampil sebanyak 32 kali di Bundesliga dengan koleksi tujuh gol dan sembilan assist. Ia menghabiskan lebih dari 2.300 menit di kompetisi liga dan menjadi salah satu sumber serangan utama Stuttgart.

Jumlah tersebut memperlihatkan perkembangan signifikan dibandingkan musim sebelumnya. Leweling semakin matang ketika melakukan penetrasi, memilih jalur lari, ataupun menciptakan peluang untuk pemain lain.

Catatan Bundesliga 2025 2026 miliknya antara lain:

  1. Tampil dalam 32 pertandingan
  2. Mencetak tujuh gol
  3. Menghasilkan sembilan assist
  4. Bermain lebih dari 2.300 menit
  5. Mampu ditempatkan sebagai winger kanan maupun kiri

Produktivitas tersebut menjadi salah satu alasan nilai Leweling meningkat. Dalam usia 25 tahun, ia sudah memiliki pengalaman Bundesliga yang cukup panjang sekaligus berada dalam periode terbaik secara fisik.

Kecepatan menjadi salah satu senjata utamanya. Ketika Stuttgart memenangkan bola dan mendapatkan ruang untuk melakukan serangan cepat, Leweling mampu mengubah arah permainan hanya melalui satu sprint.

Ia juga semakin baik ketika harus menghadapi pertahanan yang lebih rapat. Leweling tidak selalu menunggu bola datang kepadanya. Ia aktif bergerak mencari ruang, turun untuk membantu kombinasi, kemudian kembali melakukan penetrasi ke belakang garis pertahanan.

Perjalanan Leweling Tidak Langsung Berjalan Mulus

Leweling merupakan pemain kelahiran Nuremberg pada 26 Februari 2001. Perjalanannya menuju level atas sepak bola Jerman berlangsung secara bertahap.

Ia berkembang melalui sejumlah akademi sebelum mendapatkan kesempatan bersama Greuther Fürth. Di klub tersebut Leweling mulai mengenal kompetisi senior dan kemudian tampil di Bundesliga.

Union Berlin merekrutnya pada 2022. Kesempatan bermain secara reguler tidak selalu datang sehingga kepindahan menuju Stuttgart menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan kariernya.

Stuttgart awalnya mendapatkan Leweling dengan status pinjaman pada musim 2023 2024. Performanya cukup meyakinkan sehingga klub kemudian mempertahankannya secara permanen mulai Juli 2024.

Keputusan tersebut terbukti menguntungkan. Leweling terus berkembang dan berubah dari pemain yang belum selalu mendapatkan sorotan menjadi salah satu penyerang sayap yang paling diperhatikan di Bundesliga.

Kepercayaan dari staf pelatih Stuttgart membuat permainannya semakin matang. Ia tidak lagi hanya mengandalkan kecepatan, tetapi mulai memberikan kontribusi lebih besar dalam penciptaan peluang maupun penyelesaian serangan.

Mengapa Gasperini Bisa Menyukai Profil Jamie Leweling?

Gian Piero Gasperini dikenal menyukai penyerang yang aktif bergerak dan tidak terpaku pada satu area. Pemain depan dituntut mampu membuka ruang, melakukan tekanan, serta berlari tanpa bola secara intensif.

Profil seperti itu cukup dekat dengan karakter Leweling.

Dengan tinggi sekitar 1,85 meter serta fisik yang kuat, Leweling bukan tipe winger yang hanya mengandalkan kelincahan. Ia mempunyai kombinasi kecepatan dan kekuatan sehingga sulit dihentikan ketika mendapatkan ruang untuk berakselerasi.

Kemampuannya memainkan beberapa peran juga memberikan keuntungan tambahan. Leweling dapat beroperasi sebagai winger kanan, winger kiri, hingga ditempatkan lebih dekat dengan penyerang tengah ketika pertandingan membutuhkan perubahan.

Kemampuan tersebut sangat penting bagi Gasperini yang terkenal suka mengubah posisi pemain selama pertandingan berlangsung.

Roma Membutuhkan Winger yang Lebih Vertikal

Salah satu kualitas paling menarik dari Leweling adalah kecenderungannya bergerak langsung menuju pertahanan lawan.

Ia dapat menerima bola dalam posisi melebar, kemudian menyerang ruang menggunakan kecepatan. Namun Leweling juga mampu masuk ke area tengah ketika tim membutuhkan tambahan pemain dekat kotak penalti.

Dalam sistem Gasperini, kemampuan tersebut sangat berguna. Penyerang sayap tidak selalu berdiri dekat garis samping. Mereka bisa bergerak lebih sempit ketika wing back memberikan lebar permainan.

Leweling kemudian dapat melakukan beberapa pekerjaan berbeda, seperti:

  1. Melakukan sprint menuju ruang di belakang bek
  2. Menyerang sisi luar pertahanan lawan
  3. Bergerak menuju area penalti tanpa bola
  4. Membantu tekanan setelah kehilangan penguasaan
  5. Menciptakan peluang melalui umpan dari sisi lapangan
  6. Bermain di kedua sisi serangan

Fleksibilitas tersebut memberikan Gasperini lebih banyak pilihan ketika menentukan susunan lini depan.

Roma juga membutuhkan pemain yang bisa meningkatkan intensitas serangan. Leweling mempunyai energi yang cukup besar untuk terus melakukan pergerakan sepanjang pertandingan.

Hal tersebut dapat menjadi senjata ketika Roma menghadapi tim Serie A yang bertahan dengan blok rendah. Leweling dapat memaksa bek lawan bergerak keluar dari posisinya melalui sprint dan perpindahan posisi yang konstan.

Harga 40 Juta Euro Menjadi Ujian Keseriusan Roma

Bagian paling rumit dari transfer ini hampir pasti berada pada persoalan valuasi. Roma disebut menawarkan paket yang dapat mencapai sekitar 40 juta euro, sedangkan Stuttgart diyakini menginginkan angka mendekati 50 juta euro.

Selisih sekitar 10 juta euro masih cukup besar, tetapi bukan berarti negosiasi otomatis berhenti.

Roma dapat mencoba memperkecil perbedaan dengan memasukkan bonus tertentu. Stuttgart pun dapat menerima struktur pembayaran bertahap apabila nilai total yang diterima mendekati target.

Formula pinjaman dengan kewajiban pembelian bersyarat juga bukan strategi asing bagi klub Serie A. Struktur seperti itu sering digunakan agar pembayaran transfer dapat dibagi dalam periode berbeda.

Cara tersebut memungkinkan Roma mendapatkan pemain sekarang tanpa harus mencatat seluruh pembayaran dalam satu waktu.

Kontrak Sampai 2029 Membuat Stuttgart Lebih Tenang

Keuntungan terbesar Stuttgart adalah durasi kontrak Leweling. Pemain tersebut masih terikat hingga 2029 sehingga klub tidak perlu menerima proposal pertama yang datang.

Situasi tersebut berbeda dibandingkan pemain yang kontraknya tinggal satu tahun.

Stuttgart masih memiliki sejumlah pilihan. Mereka dapat mempertahankan Leweling, meminta Roma meningkatkan penawaran, atau menunggu klub lain muncul dengan proposal lebih tinggi.

Performa Leweling pada musim 2025 2026 semakin memperkuat posisi tersebut. Tujuh gol dan sembilan assist merupakan angka yang cukup menarik untuk seorang pemain sayap.

Harga transfer tentu tidak selalu sama dengan valuasi pasar. Durasi kontrak, kebutuhan klub penjual, usia pemain, performa terbaru, dan jumlah klub yang tertarik dapat membuat harga aktual jauh lebih tinggi.

Stuttgart mengetahui bahwa mereka memiliki pemain yang sedang berada dalam periode positif. Karena itulah klub tidak perlu terburu buru menerima tawaran di bawah angka yang sudah mereka tentukan.

Leweling Bukan Satu Satunya Winger yang Dipertimbangkan Roma

Walaupun proposal telah disampaikan kepada Stuttgart, Roma belum sepenuhnya menutup jalur menuju target lain.

Jamie Gittens disebut menjadi salah satu pemain yang juga disukai Gasperini. Selain itu, Luiz Henrique pernah masuk dalam pembicaraan sebagai alternatif untuk memperkuat sektor serang.

Situasi tersebut menunjukkan Roma sedang menjalankan beberapa jalur sekaligus.

Klub tidak ingin bergantung pada satu pemain ketika waktu bursa transfer semakin terbatas. Jika satu negosiasi terlalu mahal atau berlangsung terlalu lama, opsi lain dapat segera diaktifkan.

Strategi tersebut juga memberikan Roma posisi yang lebih baik saat bernegosiasi. Stuttgart mengetahui Roma menginginkan Leweling, tetapi klub Italia masih mempunyai pilihan lain jika harga yang diminta dianggap terlalu tinggi.

Gittens dan Leweling Menawarkan Karakter Berbeda

Jamie Gittens mempunyai karakter winger yang sangat mengandalkan teknik individu dan perubahan arah. Leweling sedikit berbeda karena kekuatan fisik serta pergerakan vertikal menjadi bagian penting permainannya.

Gasperini kemudian harus menentukan karakter mana yang paling sesuai dengan komposisi skuad Roma.

Leweling memiliki keuntungan karena pengalaman bermainnya cukup besar. Ia sudah mencatat lebih dari seratus penampilan Bundesliga sepanjang karier dan memahami pertandingan dengan intensitas tinggi.

Pengalaman tersebut menjadi nilai tambahan apabila Roma menginginkan pemain yang tidak memerlukan waktu terlalu panjang untuk beradaptasi dengan tuntutan pertandingan tingkat atas.

Serie A memang memiliki karakter berbeda dibandingkan Bundesliga, tetapi kemampuan Leweling menyerang ruang dapat tetap menjadi senjata.

Status Internasional Membuat Nama Leweling Semakin Menarik

Perkembangan Leweling bersama Stuttgart akhirnya membawanya menuju tim nasional Jerman. Ia mendapatkan debut senior pada Oktober 2024 dan langsung mencetak gol.

Leweling mencetak gol ketika Jerman mengalahkan Belanda dengan skor 1 0 dalam UEFA Nations League. Penampilan tersebut langsung membuat namanya mendapatkan perhatian lebih luas.

Mencetak gol pada pertandingan internasional pertama jelas menjadi pencapaian penting bagi seorang pemain yang sebelumnya harus berjuang cukup lama mendapatkan posisi reguler di klub.

Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa Leweling mampu tampil ketika tekanan pertandingan meningkat.

Usia 25 Tahun Membuat Transfer Terlihat Lebih Aman

Roma juga sedang mempertimbangkan pemain yang sudah cukup matang tetapi belum terlalu tua.

Leweling baru berusia 25 tahun. Ia sudah memahami tuntutan sepak bola papan atas, mempunyai pengalaman kompetisi Eropa, serta telah bermain untuk tim nasional Jerman.

Dari sisi investasi, karakter seperti ini menarik. Roma berpotensi mendapatkan pemain yang langsung dapat digunakan tanpa harus menunggu proses perkembangan selama beberapa musim.

Usia 25 tahun juga membuat Leweling masih memiliki periode cukup panjang untuk mempertahankan performa terbaik.

Jika berhasil beradaptasi dengan sepak bola Italia dan menunjukkan angka gol serta assist yang stabil, nilai Leweling masih bisa bertambah.

Hal seperti itu menjadi pertimbangan penting ketika klub mengeluarkan dana transfer besar.

Negosiasi dengan Stuttgart Bisa Menjadi Perlombaan Melawan Waktu

Bursa transfer memasuki periode ketika keputusan harus dibuat dengan cepat. Roma telah membuka pembicaraan, sementara Stuttgart sekarang mempunyai kendali untuk menentukan apakah proposal tersebut cukup menarik.

Stuttgart kemungkinan akan mempelajari struktur tawaran secara keseluruhan sebelum memberikan keputusan.

Bukan hanya jumlah nominal yang akan diperhitungkan. Klub juga perlu melihat kapan kewajiban pembelian berlaku, bagaimana jadwal pembayaran dilakukan, serta bonus apa saja yang berpotensi mereka dapatkan.

Pada saat yang sama, Roma harus tetap menjaga komunikasi mengenai alternatif lain untuk sektor serang.

Apabila Stuttgart meminta angka mendekati 50 juta euro, Roma harus menentukan batas pengeluaran mereka.

Menaikkan tawaran terlalu jauh dapat mengubah rencana belanja untuk posisi lain. Namun kehilangan Leweling juga berarti Roma harus kembali memusatkan perhatian kepada kandidat lain ketika waktu semakin sempit.

Leweling Tetap Menjadi Pemain Penting Stuttgart

Selama tidak ada kesepakatan transfer, Leweling tetap menjadi bagian skuad Stuttgart.

Hal tersebut memberikan klub Jerman ruang untuk bersikap tegas dalam pembicaraan. Stuttgart tidak perlu menjual hanya karena Roma sudah mengirimkan tawaran.

Leweling masih dapat memberikan kontribusi besar apabila transfer tidak terealisasi. Kemampuannya mencetak gol, memberikan assist, menyerang ruang, serta bermain di kedua sisi membuatnya tetap penting dalam susunan tim.

Roma kini berada pada tahap yang menentukan. Ketertarikan telah berubah menjadi proposal resmi, angka mulai dibicarakan, dan Stuttgart memiliki valuasi sendiri terhadap salah satu winger terbaik mereka musim lalu.

Jika kedua klub dapat menemukan titik temu antara paket sekitar 40 juta euro yang disiapkan Roma dengan harga yang diinginkan Stuttgart, Jamie Leweling dapat menjadi salah satu pembelian paling menarik Giallorossi pada penghujung bursa transfer musim panas.

Leave a Reply