Liverpool Hadapi Brentford, The Bees Incar Tiket Eropa dan Kejar Chelsea
Liverpool akan menutup perjalanan Premier League musim 2025 2026 dengan laga besar di Anfield saat menjamu Brentford pada Minggu, 24 Mei 2026. Pertandingan pekan ke 38 ini bukan sekadar agenda terakhir musim, karena kedua kubu masih membawa target penting. Liverpool membutuhkan hasil aman untuk mengunci posisi yang mengarah ke Liga Champions, sedangkan Brentford datang dengan misi besar untuk menyalip Chelsea di jalur Eropa. Brentford berada di posisi kesembilan dengan 52 poin, sama dengan Chelsea di posisi kedelapan, namun tertinggal selisih gol. Liverpool sendiri menempati posisi kelima dengan 59 poin dari 37 laga.
Anfield Jadi Panggung Penentuan di Pekan Terakhir
Laga ini punya bobot yang tidak biasa karena Anfield akan menjadi tempat bertemunya dua kepentingan besar. Liverpool ingin menutup musim dengan wajah lebih kuat setelah periode yang tidak sepenuhnya stabil, sementara Brentford datang sebagai tim tamu yang tidak lagi hanya ingin memberi perlawanan.
Brentford menutup musim Premier League 2025 2026 dengan status masih berada dalam perburuan tiket Eropa. Klub London itu duduk di peringkat kesembilan dan hanya kalah selisih gol dari Chelsea yang berada tepat di atas mereka. Kondisi ini membuat Brentford wajib tampil berani, karena kemenangan di Anfield bisa mengubah posisi mereka jika hasil Chelsea ikut membuka jalan.
Liverpool juga tidak bisa menganggap laga ini sebagai pesta akhir musim biasa. Brentford bukan lawan yang datang tanpa tujuan. Musim ini The Bees pernah mengalahkan Liverpool dengan skor tiga banding dua di Gtech Community Stadium, melalui gol Dango Ouattara, Kevin Schade, dan Igor Thiago. Hasil itu menjadi pengingat bahwa Liverpool harus bermain lebih rapi sejak menit awal.
Statistik Utama Liverpool dan Brentford Sebelum Laga
Kedua tim datang dengan angka yang sama sama menarik. Liverpool masih lebih unggul dari sisi produktivitas dan posisi klasemen, tetapi Brentford punya catatan serangan yang cukup tajam untuk membuat tuan rumah bekerja keras.
| Aspek | Liverpool | Brentford |
|---|---|---|
| Posisi klasemen | 5 | 9 |
| Main | 37 | 37 |
| Menang | 17 | 14 |
| Seri | 8 | 10 |
| Kalah | 12 | 13 |
| Gol memasukkan | 62 | 54 |
| Gol kebobolan | 52 | 51 |
| Selisih gol | 10 | 3 |
| Poin | 59 | 52 |
Data klasemen memperlihatkan Liverpool masih memiliki jarak aman dari Brentford, tetapi bukan tanpa celah. The Reds sudah kebobolan 52 gol dari 37 laga, angka yang cukup besar untuk tim yang biasanya dikenal kuat menjaga kontrol pertandingan. Brentford pun punya modal menyerang yang tidak bisa diremehkan dengan 54 gol sepanjang musim.
Brentford Bawa Misi Besar Geser Chelsea

Brentford berada dalam posisi yang membuat laga ini terasa seperti final kecil. Mereka punya 52 poin, sama dengan Chelsea, namun selisih gol The Bees masih kalah dari klub London Barat tersebut. Karena itu, kemenangan menjadi skenario paling penting bagi tim asuhan Keith Andrews.
Misi Brentford bukan hanya mencuri kemenangan di Anfield. Mereka juga harus berharap Chelsea terpeleset agar posisi kedelapan bisa direbut. Dalam hitungan sederhana, Brentford perlu hasil lebih baik dari Chelsea pada laga terakhir. Bila Chelsea gagal menang dan Brentford mampu mencuri tiga poin, The Bees punya peluang naik dan masuk lebih dalam ke jalur Eropa.
Brentford sendiri disebut masih dalam perburuan tempat Eropa untuk pertama kali dalam sejarah klub. Kondisi itu membuat laga melawan Liverpool terasa lebih emosional bagi suporter mereka, karena kemenangan di Anfield bisa menjadi salah satu hasil terbesar dalam perjalanan modern klub.
Liverpool Perlu Mengunci Tiket Liga Champions
Di sisi Liverpool, laga ini juga tidak kalah penting. Brentford menulis dalam pratinjau resminya bahwa posisi Liga Champions Liverpool akan dipastikan jika mereka menghindari kekalahan. Artinya, satu poin saja sudah sangat bernilai bagi pasukan Arne Slot.
Namun bermain hanya untuk seri bisa berbahaya. Liverpool berada di Anfield, stadion yang menuntut permainan dominan dan hasil tegas. Apalagi, musim mereka tidak berjalan semulus yang diharapkan. Setelah sempat menjadi juara musim sebelumnya, Liverpool kali ini lebih banyak berada dalam situasi naik turun.
Kemenangan atas Brentford akan memberi kesan lebih kuat untuk menutup musim. Selain menjaga posisi, tiga poin juga akan menjadi jawaban atas kritik yang sempat muncul setelah hasil buruk melawan Aston Villa dan kegagalan mengalahkan Chelsea di Anfield.
Sorotan Taktik Set Piece dan Bola Mati

Pertarungan bola mati bisa menjadi bagian penting dalam laga ini. Brentford dikenal mampu memaksimalkan lemparan jauh, bola kedua, dan tusukan cepat setelah duel udara. Gol Dango Ouattara pada pertemuan pertama musim ini lahir dari situasi lemparan Michael Kayode yang kemudian disambut dengan serangan cepat.
Liverpool punya keunggulan di sisi bola mati ofensif. Mereka tercatat mencetak 18 gol dari situasi bola mati selain penalti, dengan Virgil van Dijk dan Dominik Szoboszlai menjadi dua nama yang sering memberi ancaman. Namun masalah Liverpool juga muncul dari area yang sama, karena mereka kebobolan banyak dari situasi bola mati dan memiliki selisih gol bola mati minus dua.
| Area Kunci | Catatan Liverpool | Catatan Brentford |
|---|---|---|
| Bola mati menyerang | 18 gol dari bola mati selain penalti | Sering mengandalkan lemparan jauh dan duel udara |
| Kerentanan bertahan | Banyak kebobolan dari situasi bola mati | Bisa menyerang cepat dari bola kedua |
| Penguasaan bola | Rata rata 59 persen musim ini | Lebih nyaman menyerang saat ruang terbuka |
| Kualitas peluang | Lebih dominan dalam kontrol laga | xG per tembakan 0,17 |
| Akurasi tembakan | Mengandalkan variasi gelandang dan sayap | Akurasi tembakan 36,8 persen |
Brentford tidak harus menguasai bola terlalu lama untuk menyakiti Liverpool. Mereka cukup menunggu momen, mengirim bola ke area berbahaya, lalu memaksimalkan pergerakan Igor Thiago, Kevin Schade, dan Ouattara. Liverpool sebaliknya harus menjaga konsentrasi saat kehilangan bola.
Igor Thiago Jadi Ancaman Terbesar Brentford
Salah satu alasan Brentford masih berada dalam perebutan Eropa adalah ketajaman Igor Thiago. Penyerang Brasil itu masuk papan atas pencetak gol Premier League musim ini dengan 22 gol, hanya berada di belakang Erling Haaland yang memimpin daftar top skor.
Thiago bukan hanya finisher di kotak penalti. Ia punya tubuh kuat, mampu menahan bola, dan bisa menjadi titik pantul bagi serangan cepat Brentford. Liverpool harus memastikan lini belakang tidak memberi ruang terlalu besar, terutama ketika Brentford melakukan transisi dari sisi sayap.
Pada pertemuan pertama musim ini, Thiago mencetak gol melalui penalti dan membantu Brentford mengamankan kemenangan penting. Jika ia kembali mendapat peluang bersih di Anfield, Liverpool bisa berada dalam masalah besar.
Salah dan Nuansa Emosional di Anfield
Selain pertarungan klasemen, laga ini juga dipenuhi sorotan personal. Premier League menyoroti duel ini sebagai pertandingan yang bisa menjadi laga terakhir Mohamed Salah bersama Liverpool di Anfield. Salah disebut sebagai legenda Liverpool dan Premier League, dengan 193 gol liga dan 286 kombinasi gol serta assist.
Anfield kemungkinan memberi perhatian besar kepada Salah. Namun Brentford tidak akan datang untuk ikut dalam suasana perpisahan. The Bees justru bisa menjadi tim yang merusak pesta jika mampu bermain disiplin dan mencuri gol cepat.
Bagi Liverpool, situasi seperti ini membutuhkan keseimbangan. Mereka boleh membawa emosi, tetapi tidak boleh kehilangan fokus. Brentford adalah tim yang bisa menghukum kesalahan kecil, terutama jika Liverpool terlalu terbuka saat menyerang.
Perbandingan Posisi Chelsea dan Brentford
Chelsea menjadi target langsung Brentford dalam perburuan tempat Eropa. Kedua tim sama sama mengoleksi 52 poin dari 37 laga. Perbedaannya ada pada selisih gol, Chelsea unggul plus tujuh, sementara Brentford plus tiga.
| Tim | Posisi | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Kebobolan | Selisih gol | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Chelsea | 8 | 37 | 14 | 10 | 13 | 57 | 50 | 7 | 52 |
| Brentford | 9 | 37 | 14 | 10 | 13 | 54 | 51 | 3 | 52 |
Melihat tabel itu, Brentford tidak hanya mengejar poin. Mereka juga mengejar posisi yang secara psikologis sangat penting. Menyalip Chelsea pada pekan terakhir akan menjadi pencapaian besar, terlebih Brentford menjalani musim dengan sumber daya yang tidak sebesar rival sekotanya tersebut.
Liverpool Tidak Boleh Mengulang Kesalahan Pertemuan Pertama
Pertemuan pertama menjadi bahan evaluasi besar bagi Liverpool. Brentford unggul cepat melalui Ouattara, memperbesar skor lewat Schade, lalu menambah gol melalui Thiago. Liverpool memang sempat membalas lewat Milos Kerkez dan Salah, tetapi mereka tetap pulang tanpa poin.
Kekalahan itu memperlihatkan beberapa masalah Liverpool. Mereka terlambat panas, kurang sigap menghadapi serangan langsung, dan memberi ruang bagi Brentford untuk menyerang area berbahaya. Di Anfield, kesalahan serupa tidak boleh terjadi.
Liverpool perlu memulai laga dengan tempo tinggi, tetapi tetap terukur. Bila terlalu memaksakan serangan dari awal tanpa penjagaan di belakang, Brentford bisa memanfaatkan ruang kosong. Kunci terbesar Liverpool ada pada kontrol lini tengah, terutama dalam menekan pemain Brentford sebelum bola diarahkan ke Thiago.
Prediksi Alur Laga
Liverpool kemungkinan akan lebih banyak menguasai bola. Dengan status tuan rumah, mereka akan mencoba menekan Brentford melalui kombinasi bek sayap, gelandang kreatif, dan pergerakan penyerang di antara lini. Brentford kemungkinan lebih menunggu, lalu melepaskan serangan cepat saat Liverpool kehilangan bola.
Laga ini berpotensi terbuka karena kedua tim sama sama punya alasan untuk mencari gol. Liverpool ingin memastikan posisi tanpa rasa cemas, sedangkan Brentford butuh kemenangan demi menjaga mimpi Eropa. Jika Brentford mencetak gol lebih dulu, tekanan di Anfield akan meningkat. Jika Liverpool unggul cepat, The Reds bisa mengatur tempo dengan lebih nyaman.
| Faktor Penentu | Pengaruh terhadap laga |
|---|---|
| Gol pertama | Bisa mengubah cara kedua tim bermain |
| Bola mati | Area rawan bagi Liverpool dan senjata Brentford |
| Peran Igor Thiago | Menjadi tumpuan utama serangan Brentford |
| Emosi Anfield | Bisa mengangkat Liverpool atau memberi tekanan tambahan |
| Hasil Chelsea | Menentukan seberapa besar peluang Brentford menyalip |
Skenario Paling Menarik di Pekan Terakhir
Brentford akan memantau hasil Chelsea, tetapi mereka tidak bisa bergantung sepenuhnya pada laga lain. Tugas utama The Bees adalah menang di Anfield. Tanpa tiga poin, peluang Eropa mereka menjadi jauh lebih kecil, karena posisi Chelsea dan Brighton masih berada di depan.
Liverpool juga punya skenario sendiri. Mereka hanya perlu menghindari kekalahan untuk memastikan tiket Liga Champions, tetapi kemenangan akan menjadi cara paling kuat untuk menutup musim di depan publik sendiri. Situasi ini membuat laga Liverpool melawan Brentford menjadi salah satu pertandingan paling panas di pekan terakhir Premier League.
Brentford datang membawa ambisi yang jarang hadir dalam sejarah klub. Liverpool berdiri sebagai rintangan terbesar di jalur itu. Anfield akan menjadi tempat pembuktian apakah The Bees mampu membuat kejutan besar, atau justru Liverpool menutup musim dengan kemenangan yang mengunci status mereka di papan atas.