Juventus Sepakat dengan Jhon Lucumí, Gatti atau Kelly Jadi Korban

Juventus semakin dekat mendapatkan tambahan pemain untuk lini belakang. Bek Bologna sekaligus pemain tim nasional Kolombia, Jhon Lucumí, dilaporkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Bianconeri dan memberikan lampu hijau untuk pindah ke Turin pada bursa transfer musim panas 2026.

Kesepakatan tersebut menjadi langkah penting bagi Juventus karena Lucumí termasuk pemain yang sudah cukup lama berada dalam daftar pilihan Luciano Spalletti. Bek berusia 28 tahun itu dinilai memiliki karakter yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas distribusi bola sekaligus memberikan pilihan kaki kiri di jantung pertahanan.

Namun, transfer belum sepenuhnya selesai. Juventus masih harus mencapai kesepakatan dengan Bologna mengenai biaya transfer. Klub asal Emilia Romagna meminta sekitar 25 juta euro setelah klausul pelepasan Lucumí senilai 28 juta euro tidak lagi berlaku pada pertengahan Juli.

Ada persoalan lain yang harus diselesaikan Juventus. Jumlah bek tengah di skuad sudah cukup padat. Kedatangan Lucumí kemungkinan harus dibarengi dengan kepergian setidaknya satu pemain. Federico Gatti, Lloyd Kelly, dan Juan Cabal menjadi nama yang paling banyak dikaitkan dengan pintu keluar.

Lucumí Sudah Memberikan Lampu Hijau kepada Juventus

Juventus sudah mendapatkan satu keuntungan penting sebelum negosiasi dengan Bologna memasuki tahap akhir. Jhon Lucumí disebut telah menerima proposal kontrak yang diajukan klub asal Turin tersebut.

Laporan terbaru menyebut Juventus menawarkan kontrak selama lima tahun. Lucumí diperkirakan mendapatkan gaji sekitar 2,5 juta euro per musim dengan tambahan bonus yang nilainya bisa mencapai sekitar 1 juta euro.

Angka tersebut memberikan peningkatan cukup besar dibandingkan penghasilannya bersama Bologna.

Lucumí juga dikabarkan memiliki tawaran lain. Galatasaray dan Besiktas termasuk klub yang disebut memberikan proposal finansial menarik. Namun, sang pemain lebih memilih Juventus dan ingin melanjutkan kariernya di Serie A.

Pilihan tersebut membuat Juventus mempunyai posisi cukup bagus ketika melakukan pembicaraan dengan Bologna. Lucumí tidak perlu lagi diyakinkan mengenai proyek klub karena persyaratan personal pada dasarnya sudah diterima.

Bologna Masih Meminta Sekitar 25 Juta Euro

Kesepakatan dengan pemain belum membuat Juventus dapat langsung membawa Lucumí ke Continassa.

Bologna tetap mempunyai hak menentukan harga karena Lucumí masih terikat kontrak sampai 30 Juni 2027. Klub sebelumnya mempunyai perlindungan berupa klausul pelepasan sekitar 28 juta euro yang berlaku hingga pertengahan Juli 2026.

Juventus memilih tidak mengaktifkan klausul tersebut.

Strateginya cukup jelas. Setelah klausul berakhir, Bianconeri bisa melakukan negosiasi langsung dan mencoba mendapatkan harga lebih rendah.

Bologna ternyata tidak memberikan potongan besar. Klub tetap meminta angka sekitar 25 juta euro. Sebelumnya bahkan muncul laporan bahwa Rossoblù tidak ingin membuka pembicaraan jika penawaran berada jauh di bawah 20 juta euro.

Juventus sekarang harus menemukan formula yang dapat diterima kedua pihak.

Juventus Bisa Mengajukan Pemain Plus Uang

Salah satu jalan yang sedang dibicarakan adalah penggunaan pemain sebagai bagian dari transaksi. Juventus dapat memasukkan salah satu anggota skuad untuk menurunkan uang tunai yang harus dibayarkan kepada Bologna.

Formula semacam ini sebenarnya cukup umum digunakan klub Serie A ketika memiliki kebutuhan berbeda.

Juventus mempunyai cukup banyak pemain yang membutuhkan klub baru. Bologna juga dapat memperoleh pemain yang sesuai kebutuhan tanpa harus menggunakan seluruh pemasukan dari penjualan Lucumí untuk mencari pengganti.

Beberapa kemungkinan struktur transaksi antara lain:

  • Transfer permanen sekitar 20 sampai 25 juta euro
  • Pembayaran melalui beberapa tahap
  • Pemain Juventus ditambah sejumlah uang
  • Bonus berdasarkan jumlah pertandingan Lucumí
  • Bonus berdasarkan keberhasilan Juventus di kompetisi domestik atau Eropa

Laporan terbaru menyebut Juventus sedang mempertimbangkan proposal baru yang bisa melibatkan pemain sekaligus uang tunai. Namun, belum ada kesepakatan akhir dengan Bologna mengenai formula tersebut.

Mengapa Luciano Spalletti Menginginkan Jhon Lucumí?

Ketertarikan Juventus kepada Lucumí bukan keputusan yang baru muncul pada Agustus. Namanya sudah berada dalam radar Bianconeri sejak beberapa bulan sebelumnya.

Luciano Spalletti disebut menyukai kualitas bek Kolombia tersebut. Salah satu alasannya adalah kemampuan Lucumí memainkan bola dari area pertahanan.

Spalletti membutuhkan bek yang tidak langsung membuang bola ketika mendapat tekanan. Bek tengah harus mampu menerima operan dari penjaga gawang, menemukan gelandang, kemudian membantu tim melewati tekanan pertama lawan.

Lucumí memiliki karakter tersebut.

Ia sudah terbiasa dengan sepak bola yang meminta bek terlibat aktif ketika tim melakukan pembangunan serangan bersama Bologna.

Bek Kaki Kiri yang Nyaman Menguasai Bola

Lucumí memiliki tinggi sekitar 187 sentimeter dengan berat sekitar 84,5 kilogram. Ia lahir di Cali, Kolombia, pada 26 Juni 1998.

Posisi utamanya berada di jantung pertahanan. Salah satu kelebihan terbesarnya adalah kemampuan menggunakan kaki kiri.

Bek tengah berkaki kiri memiliki nilai tersendiri karena dapat membuka sudut operan berbeda ketika tim membangun serangan.

Lucumí dapat menerima bola di sisi kiri, membawa bola beberapa meter ke depan, kemudian mengirim operan menuju gelandang atau pemain sayap.

Ia tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik ketika bertahan. Penempatan posisi dan kemampuan mengantisipasi umpan menjadi bagian penting dari permainannya.

Pengalaman Serie A Membuat Lucumí Tidak Perlu Adaptasi Panjang

Keuntungan lain dari perekrutan Lucumí adalah pengalamannya di Italia.

Juventus tidak perlu mengambil risiko besar seperti ketika mendatangkan pemain yang sama sekali belum mengenal Serie A.

Lucumí bergabung dengan Bologna dari Genk pada 2022. Sejak saat itu, ia berkembang menjadi salah satu pemain penting di lini belakang Rossoblù.

Ia mengenal karakter penyerang Serie A, pola serangan klub Italia, tekanan pertandingan tandang, dan intensitas persaingan domestik.

Pengalaman tersebut membuat Spalletti dapat lebih cepat memasukkannya ke dalam rotasi.

Lucumí juga terbiasa tampil bersama tim nasional Kolombia. Pengalaman internasional memberikan tambahan jam terbang dalam menghadapi pemain dengan karakter berbeda.

Piala Dunia 2026 Ikut Mengangkat Namanya

Lucumí juga menjadi bagian dari perjalanan Kolombia di Piala Dunia 2026.

Kolombia berhasil mencapai babak 16 besar sebelum akhirnya tersingkir dari Swiss melalui adu penalti.

Penampilan di turnamen tersebut membuat perhatian terhadap Lucumí semakin besar. Beberapa klub dari Inggris dan Italia sempat dikaitkan dengannya setelah turnamen selesai.

Inter Milan pernah masuk dalam daftar peminat. Klub Premier League juga memantau situasinya.

Namun, Juventus kini mempunyai keuntungan karena sang pemain sudah memberikan prioritas kepada klub Turin.

Kedatangan Lucumí Membuat Bek Juventus Harus Dikorbankan

Persoalan terbesar Juventus bukan hanya mengenai uang.

Skuad Luciano Spalletti saat ini mempunyai cukup banyak pemain yang dapat digunakan sebagai bek tengah.

Dalam skuad pramusim Juventus terdapat Gleison Bremer, Federico Gatti, Lloyd Kelly, Pierre Kalulu, Daniele Rugani, Juan Cabal, serta beberapa pemain yang dapat mengisi lebih dari satu posisi.

Zeki Celik dan Andrea Cambiaso menambah pilihan untuk area pertahanan.

Karena itu, mendatangkan Lucumí tanpa menjual pemain akan membuat jumlah bek terlalu besar. Menit bermain akan sulit dibagikan dan beban gaji juga bertambah.

Daftar bek Juventus pada persiapan musim 2026/2027 antara lain:

  • Gleison Bremer
  • Federico Gatti
  • Lloyd Kelly
  • Pierre Kalulu
  • Daniele Rugani
  • Juan Cabal
  • Zeki Celik
  • Andrea Cambiaso
  • Javier Gil Puche

Juventus harus merampingkan kelompok tersebut sebelum atau segera setelah Lucumí datang.

Federico Gatti Jadi Kandidat Terkuat untuk Pergi

Jika harus memilih satu nama, Federico Gatti merupakan kandidat yang cukup kuat untuk dilepas.

Bek Italia tersebut sudah beberapa kali dikaitkan dengan klub lain sepanjang musim panas.

Napoli termasuk klub yang mempertimbangkan Gatti ketika mencari tambahan pemain untuk sektor pertahanan. Namanya muncul bersama sejumlah kandidat lain seperti Benoit Badiashile, Tiago Gabriel, dan Jean Clair Todibo.

Gatti memiliki karakter yang cukup berbeda dari Lucumí. Pemain berusia 28 tahun tersebut lebih menonjol melalui duel fisik, keberanian menyerang bola udara, dan agresivitas ketika menghadapi penyerang.

Namun, kebutuhan Spalletti terhadap bek yang nyaman mengalirkan bola bisa membuat hierarki pertahanan berubah.

Menjual Gatti Bisa Memberikan Dana yang Dibutuhkan

Dari sisi finansial, penjualan Gatti cukup menarik.

Juventus dapat memperoleh uang yang kemudian langsung digunakan untuk menyelesaikan perekrutan Lucumí.

Gatti juga mempunyai nilai pasar yang cukup baik karena berstatus pemain Italia, mempunyai pengalaman Liga Champions dan sudah menjadi bagian Juventus selama beberapa musim.

Jika ada klub Serie A yang mengajukan tawaran cukup tinggi, Juventus dapat mempertimbangkan transaksi.

Keputusan tersebut tentu tidak sederhana.

Gatti sudah memahami lingkungan klub dan mampu memberikan karakter agresif yang kadang dibutuhkan ketika Juventus menghadapi pertandingan fisik.

Namun, kedatangan Lucumí membuat manajemen harus menentukan pemain mana yang benar benar sesuai dengan kebutuhan Spalletti.

Lloyd Kelly Juga Tidak Sepenuhnya Aman

Nama kedua yang cukup sering muncul adalah Lloyd Kelly.

Bek asal Inggris tersebut masih berada dalam skuad Juventus dan mengikuti persiapan musim bersama tim utama. Ia mampu bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri.

Fleksibilitas itu sebenarnya sangat berguna.

Namun, profil Lucumí memiliki beberapa kemiripan dengannya. Keduanya sama sama nyaman bermain di sisi kiri pertahanan.

Jika Juventus ingin menghindari penumpukan pemain dengan karakter serupa, posisi Kelly bisa ikut dievaluasi.

Laporan mengenai transfer Lucumí secara langsung menyebut Gatti, Kelly, dan Cabal sebagai pemain yang kemungkinan perlu diperhatikan apabila Juventus ingin menyelesaikan perekrutan bek Bologna tersebut.

Kelly Masih Bisa Dipertahankan karena Fleksibilitasnya

Ada alasan kuat mengapa Juventus mungkin memilih mempertahankan Kelly.

Spalletti dapat menggunakannya dalam beberapa bentuk pertahanan.

Ketika memakai tiga bek, Kelly dapat menempati sisi kiri. Jika Juventus bermain dengan empat pemain belakang, ia dapat menjadi bek tengah atau pilihan darurat di sisi lapangan.

Kemampuan seperti itu penting dalam musim panjang.

Cedera dan akumulasi kartu dapat membuat seorang pemain serbaguna memperoleh banyak menit meskipun tidak selalu menjadi pilihan pertama.

Karena itu, Juventus harus membandingkan nilai tawaran yang masuk dengan kegunaan Kelly di dalam skuad.

Juan Cabal Bisa Menjadi Pilihan Lain untuk Dilepas

Juan Cabal juga masuk dalam kelompok pemain yang posisinya belum sepenuhnya aman.

Bek asal Kolombia tersebut dapat bermain di jantung pertahanan maupun sisi kiri.

Secara usia, Cabal masih cukup menarik untuk dikembangkan. Namun, persaingan yang semakin padat dapat membatasi kesempatan bermainnya.

Kedatangan Lucumí akan menambah pemain Kolombia lain dengan kemampuan bermain di area kiri pertahanan.

Apabila Spalletti menempatkan Lucumí sebagai pilihan utama, Cabal harus bersaing dengan Kelly, Cambiaso dan beberapa pemain lain untuk mendapatkan menit.

Juventus bisa memilih penjualan permanen atau peminjaman jika ada klub yang menawarkan jalur bermain lebih jelas.

Bremer Menjadi Kasus yang Berbeda

Nama Gleison Bremer juga sempat muncul dalam pembicaraan mengenai perubahan lini belakang Juventus.

Bek Brasil tersebut pernah dikaitkan dengan Bayern Munich. Kontraknya juga memiliki klausul pelepasan sekitar 58 juta euro yang dapat diaktifkan dalam periode tertentu pada Agustus.

Namun, posisi Bremer berbeda dibandingkan Gatti atau Kelly.

Juventus tidak sedang aktif mendorong sang pemain keluar. Bremer juga tidak disebut memaksa meminta transfer.

Jika tidak ada klub yang datang dengan proposal sangat besar, mempertahankan Bremer jauh lebih masuk akal.

Lucumí bahkan dapat menjadi pasangan yang menarik untuknya.

Bremer menawarkan kekuatan duel dan agresivitas, sedangkan Lucumí dapat membantu distribusi dari belakang.

Kombinasi tersebut bisa memberikan keseimbangan baru untuk Spalletti.

Cedera Panjang Bremer Membuat Juventus Butuh Perlindungan

Juventus juga memahami kondisi Bremer setelah sang pemain menjalani periode panjang karena masalah lutut.

Bek Brasil tersebut sempat melewati sekitar 14 bulan yang berat dan menjalani lebih dari satu prosedur pada lututnya.

Situasi itu membuat Juventus membutuhkan kedalaman yang benar benar kuat.

Lucumí dapat memberikan jaminan tambahan jika Bremer membutuhkan pengelolaan menit bermain.

Karena alasan tersebut, menjual Bremer lalu menggantikannya dengan Lucumí bukan skenario yang paling sederhana.

Juventus justru dapat mempertahankan keduanya dan mencari pemain lain sebagai sumber pemasukan.

Pierre Kalulu Punya Posisi Lebih Aman

Pierre Kalulu menjadi nama lain yang berada dalam kelompok bek Juventus, tetapi peluangnya dilepas terlihat lebih kecil.

Kemampuan bermain di beberapa posisi memberikan nilai besar kepada Spalletti.

Kalulu dapat menjadi bek tengah dan bek kanan. Dalam situasi tertentu, ia juga dapat dimainkan sebagai bagian dari garis pertahanan tiga pemain.

Juventus bahkan masih mempertimbangkan apakah Kalulu akan lebih sering digunakan di tengah atau di sisi kanan setelah kedatangan Zeki Celik.

Fleksibilitas tersebut membuat Kalulu sangat berguna.

Jika Gatti atau Kelly dijual, Kalulu dapat tetap memberikan perlindungan untuk beberapa posisi tanpa mengharuskan Juventus membeli pemain tambahan.

Spalletti Bisa Membentuk Pasangan Bremer dan Lucumí

Jika transfer berhasil diselesaikan, kombinasi Bremer dan Lucumí terlihat sebagai salah satu pilihan paling kuat secara teori.

Bremer dapat menjadi pemain yang lebih agresif keluar dari garis untuk menghadapi penyerang.

Lucumí dapat menjaga kedalaman sekaligus menjadi pemain yang memulai distribusi.

Ketika Juventus menguasai bola, Lucumí bisa bergerak sedikit melebar ke kiri. Posisi tersebut memberikan sudut operan menuju Cambiaso atau gelandang yang turun menerima bola.

Bremer kemudian menjaga keseimbangan di sisi lainnya.

Spalletti juga masih mempunyai Kalulu sebagai pilihan tambahan ketika membutuhkan pemain dengan kecepatan lebih tinggi.

Susunan bek Juventus bisa terlihat seperti:

  • Bremer sebagai bek tengah utama
  • Lucumí sebagai bek tengah berkaki kiri
  • Kalulu sebagai pemain serbaguna
  • Kelly atau Gatti sebagai rotasi jika salah satunya bertahan
  • Rugani sebagai pilihan pengalaman
  • Cabal sebagai tambahan di sisi kiri jika tidak dilepas

Komposisi tersebut tetap membutuhkan pengurangan pemain agar jumlahnya tidak terlalu besar.

Gatti dan Kelly Kini Berada dalam Sorotan Terbesar

Situasi transfer Lucumí pada akhirnya berkaitan erat dengan keputusan Juventus terhadap Federico Gatti dan Lloyd Kelly.

Keduanya masih mengikuti agenda pramusim dan tetap menjadi bagian skuad Spalletti. Tidak ada pengumuman bahwa salah satunya pasti pergi.

Namun, laporan transfer terbaru menunjukkan Juventus ingin membuka ruang sebelum menyelesaikan pembelian Lucumí.

Gatti dapat menghasilkan pemasukan yang cukup besar dan sudah mempunyai peminat di Serie A.

Kelly mempunyai fleksibilitas lebih luas, tetapi penjualan pemain Inggris tersebut juga dapat membantu mengurangi kepadatan sektor kiri pertahanan.

Juan Cabal menjadi pilihan ketiga apabila tawaran yang masuk untuk Gatti atau Kelly tidak sesuai keinginan Juventus.

Bianconeri tidak harus menerima proposal pertama. Mereka dapat menunggu sampai klub peminat benar benar memenuhi valuasi yang ditetapkan.

Lucumí Menunggu Juventus Menuntaskan Urusan dengan Bologna

Jhon Lucumí sekarang berada dalam posisi menunggu.

Keinginannya sudah jelas. Juventus merupakan tujuan yang diprioritaskan meskipun ada tawaran lain dengan nilai finansial lebih tinggi.

Bologna juga mengetahui kontrak sang pemain hanya berlaku sampai Juni 2027. Jika Lucumí tidak memperpanjang kontrak, kekuatan tawar Rossoblù akan terus berkurang seiring berjalannya musim.

Namun, Bologna belum berniat memberikan pemain utama mereka dengan harga murah.

Permintaan sekitar 25 juta euro masih menjadi titik awal pembicaraan, sedangkan Juventus ingin memperoleh struktur pembayaran yang lebih menguntungkan.

Kepergian satu pemain bertahan dapat menjadi pemicu utama.

Jika Napoli atau klub lain bergerak serius untuk Federico Gatti, Juventus akan mendapatkan ruang skuad sekaligus tambahan dana untuk kembali ke meja negosiasi dengan Bologna.

Lloyd Kelly dan Juan Cabal tetap menjadi alternatif apabila penjualan Gatti tidak terwujud.

Sementara Lucumí sudah menyelesaikan bagian terpenting dari sisi pemain. Kontrak lima tahun telah mendapatkan persetujuan secara prinsip, Juventus menjadi pilihan utamanya, dan kini bola berada di tangan dua klub Italia untuk menentukan harga serta formula pembayaran sebelum bek tim nasional Kolombia tersebut benar benar bisa mengenakan seragam hitam putih.

Leave a Reply