Arsenal Kejar Ezri Konsa, Aston Villa Pasang Harga Rp1,2 Triliun
Arsenal kembali bergerak di bursa transfer musim panas 2026. Kali ini perhatian Mikel Arteta tertuju kepada bek Aston Villa sekaligus pemain tim nasional Inggris, Ezri Konsa. The Gunners membutuhkan tambahan tenaga di jantung pertahanan setelah kondisi William Saliba dan Jurrien Timber membuat pilihan pemain belakang semakin terbatas.

Ketertarikan Arsenal terhadap Konsa sebenarnya sudah muncul sebelum persoalan kebugaran Saliba menjadi semakin serius. Namun, kebutuhan tersebut sekarang berubah menjadi lebih mendesak. Arsenal bahkan sudah mencoba membuka jalan dengan proposal sekitar 35 juta pound, tetapi Aston Villa menolaknya.
The Villans tidak berniat memberikan potongan besar untuk salah satu pemain paling berpengalaman dalam skuad Unai Emery. Villa memasang valuasi lebih dari 60 juta pound, angka yang berada di kisaran Rp1,2 triliun lebih dan dalam sejumlah konversi terbaru bahkan mendekati Rp1,3 triliun. Arsenal pun masih tertinggal sekitar 25 juta pound dari harga yang diminta.
Situasi tersebut membuat negosiasi menjadi rumit. Arsenal menyukai Konsa, Aston Villa terbuka terhadap penjualan jika harga sesuai, tetapi kedua klub mempunyai penilaian yang berbeda cukup jauh terhadap bek berusia 28 tahun tersebut.
Arsenal Menempatkan Ezri Konsa sebagai Target Utama
Arsenal tidak sedang mencari bek hanya untuk menambah jumlah pemain di bangku cadangan. Kondisi pertahanan membuat klub membutuhkan pemain yang sudah siap menghadapi Premier League sejak pertandingan pertama.
William Saliba mengalami masalah punggung setelah menjalani Piala Dunia 2026 bersama Prancis. Jurrien Timber juga masih menjalani proses pemulihan, sehingga Arteta tidak mempunyai kedalaman ideal menjelang dimulainya kompetisi.
Saat ini Gabriel Magalhaes, Piero Hincapie, dan Cristhian Mosquera menjadi beberapa pilihan senior yang tersedia di jantung pertahanan. Jumlah tersebut terasa tipis apabila Arsenal harus langsung menghadapi jadwal Premier League, kompetisi Eropa, Piala FA dan Piala Liga.
Konsa kemudian muncul sebagai kandidat yang sangat menarik karena tidak membutuhkan proses panjang untuk memahami sepak bola Inggris.
Ia sudah menghabiskan bertahun tahun di Premier League dan mengetahui karakter hampir seluruh penyerang yang akan dihadapi Arsenal.
Tawaran Pertama Arsenal Langsung Ditolak
Arsenal sebenarnya sudah menunjukkan keseriusan.
Proposal awal senilai sekitar 35 juta pound dikabarkan telah dikirim kepada Aston Villa. Angka tersebut langsung ditolak karena The Villans menilai Konsa mempunyai harga jauh lebih tinggi.
Villa menginginkan lebih dari 60 juta pound sebelum bersedia melakukan pembicaraan serius mengenai penjualan sang pemain. Dengan demikian, terdapat selisih sekitar 25 juta pound antara proposal pertama Arsenal dengan keinginan klub Birmingham.
The Gunners sekarang harus menentukan seberapa jauh mereka bersedia meningkatkan tawaran.
Membayar 60 juta pound untuk bek berusia 28 tahun tentu membutuhkan perhitungan besar. Namun, kondisi pertahanan membuat Arsenal tidak bisa terlalu lama menunggu.
Jika Saliba membutuhkan waktu panjang untuk kembali, Arteta perlu memastikan dirinya mempunyai pemain dengan kualitas mendekati level bek Prancis tersebut.
Aston Villa Tidak Berniat Memberikan Diskon
Aston Villa berada dalam posisi yang cukup nyaman dalam negosiasi.
Klub tidak sedang dipaksa menjual Konsa dengan harga murah. Sang pemain masih mempunyai kontrak yang cukup panjang dan statusnya tetap penting dalam skuad Unai Emery.
Laporan terbaru bahkan menyebut Villa terbuka terhadap penjualan hanya apabila klub peminat memenuhi valuasi mereka. Sikap tersebut berbeda dengan klub yang benar benar membutuhkan pemasukan dan harus menerima proposal yang tersedia.
The Villans sudah kehilangan sejumlah pemain penting sepanjang musim panas 2026. Morgan Rogers, Youri Tielemans dan Lucas Digne termasuk nama besar yang telah meninggalkan Villa Park, sehingga klub tentu tidak ingin kembali kehilangan pemain utama tanpa mendapatkan kompensasi besar.
Konsa kini menjadi salah satu pemain dengan nilai jual tinggi yang masih berada dalam skuad.
Harga Tinggi Menjadi Cara Villa Mengontrol Negosiasi
Valuasi 60 juta pound bukan angka yang muncul tanpa alasan.
Konsa mempunyai pengalaman Premier League, berstatus pemain tim nasional Inggris, mampu memainkan dua posisi, dan masih mempunyai kontrak yang memberikan perlindungan kepada Aston Villa.
Ia juga baru menjalani Piala Dunia 2026 dengan peran penting bersama Three Lions.
Karena itu, Villa memahami Arsenal tidak sedang mengejar pemain pelapis biasa.
Mereka mengejar pemain yang secara teori dapat langsung masuk ke sebelas pertama ketika Saliba tidak tersedia.
Situasi tersebut memberikan kekuatan kepada Villa untuk mempertahankan harga.
Jika Arsenal tidak bersedia membayar, The Villans masih dapat mempertahankan Konsa dan menggunakannya sepanjang musim.
Siapa Ezri Konsa yang Diburu Arsenal?
Ezri Ngoyo Konsa lahir di London pada 23 Oktober 1997. Bek berusia 28 tahun tersebut mempunyai tinggi sekitar 183 sentimeter dan menggunakan kaki kanan sebagai kaki dominan.
Posisi utamanya adalah bek tengah. Namun, Konsa juga berpengalaman bermain sebagai bek kanan, kemampuan yang membuat profilnya semakin menarik bagi Arsenal. Federasi Sepak Bola Inggris mencatat Konsa sebagai pemain Aston Villa dengan 28 penampilan senior dan dua gol untuk Inggris pada perkembangan terbaru.
Karier profesionalnya dimulai bersama Charlton Athletic sebelum pindah menuju Brentford.
Aston Villa kemudian merekrutnya pada musim panas 2019. Sejak saat itu, Konsa berkembang menjadi salah satu pemain paling konsisten di Villa Park.
Menurut data resmi Premier League, Konsa sudah mengumpulkan lebih dari 230 penampilan di kompetisi kasta tertinggi Inggris.
Catatan tersebut sangat penting bagi Arsenal.
Mereka mendapatkan pemain yang tidak harus belajar menghadapi karakter Premier League dari awal.
Berkembang Bersama Aston Villa
Ketika pertama tiba di Villa, Konsa masih merupakan bek muda yang sedang membangun namanya.
Perkembangannya berjalan cepat.
Ia mendapatkan kepercayaan dalam berbagai periode kepelatihan hingga kemudian menjadi salah satu pemain penting pada era Unai Emery.
Villa bahkan memberikan kontrak jangka panjang baru kepadanya pada September 2023 sebagai penghargaan atas konsistensi penampilannya.
Konsa tidak dikenal sebagai bek yang sering melakukan tindakan berlebihan.
Permainannya cenderung tenang. Ia menjaga posisi, menunggu momen untuk melakukan intervensi dan berusaha menghindari duel yang tidak diperlukan.
Karakter semacam itu sangat sesuai dengan tim yang memainkan garis pertahanan tinggi.
Konsa Punya Karakter yang Disukai Mikel Arteta
Mikel Arteta sangat memperhatikan kemampuan bek ketika menguasai bola.
Seorang pemain bertahan Arsenal tidak hanya dituntut memenangkan duel. Ia juga harus mampu membantu pembangunan serangan ketika lawan melakukan tekanan.
Konsa memenuhi cukup banyak kriteria tersebut.
Ia nyaman menerima bola dari penjaga gawang dan mampu memberikan umpan pendek menuju gelandang.
Ketika jalur di tengah tertutup, Konsa juga mempunyai kemampuan membawa bola beberapa meter untuk memancing pemain lawan keluar dari posisi.
Paket permainannya membuat Arsenal dapat menggunakannya dalam beberapa peran, antara lain:
- Bek tengah kanan dalam formasi empat pemain belakang
- Pasangan Gabriel Magalhaes
- Pengganti William Saliba ketika cedera
- Bek kanan ketika Arteta membutuhkan pemain lebih defensif
- Bek tengah kanan dalam susunan tiga pemain ketika Arsenal menguasai bola
- Pemain rotasi untuk menjaga kondisi bek sepanjang musim
Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu alasan Konsa memiliki valuasi tinggi.
Bisa Mengisi Posisi Bek Kanan
Konsa beberapa kali menunjukkan bahwa dirinya nyaman bergerak menuju sisi kanan.
Ia bukan bek kanan dengan karakter menyerang seperti pemain sayap. Kelebihannya justru terletak pada kemampuan membuat pertahanan lebih kokoh.
Jika ditempatkan di kanan, Konsa dapat bergerak lebih dekat kepada bek tengah ketika Arsenal menyerang.
Arteta menyukai perubahan bentuk seperti itu.
Arsenal dapat memulai pertandingan dengan empat bek, lalu berubah menjadi tiga pemain belakang ketika memiliki bola.
Konsa mempunyai pengalaman untuk menjalankan peran tersebut tanpa perlu mengubah karakter bermainnya secara besar.
Piala Dunia 2026 Membuat Reputasi Konsa Semakin Tinggi
Performa bersama Inggris ikut memperkuat posisi Aston Villa dalam menentukan harga.
Konsa menjadi salah satu pemain penting Thomas Tuchel di Piala Dunia 2026.
Federasi Sepak Bola Inggris mencatat sang bek tampil delapan kali selama turnamen di Amerika Utara. Ia menjadi starter pada hampir seluruh pertandingan Inggris, dengan satu pengecualian ketika Three Lions menghadapi Argentina di semifinal.
Jumlah tersebut menunjukkan bahwa Konsa bukan sekadar anggota tambahan di tim nasional.
Ia sudah berada dalam level di mana pelatih Inggris mempercayainya menghadapi pertandingan terbesar.
Sebelum Piala Dunia, Konsa juga terus mendapatkan tempat dalam skuad Tuchel setelah berkembang menjadi pemain reguler Three Lions.
Pengalaman Internasional Membuat Arsenal Semakin Tertarik
Arsenal memiliki banyak pemain yang terbiasa dengan pertandingan internasional.
Konsa dapat langsung masuk ke lingkungan tersebut.
Ia mengenal Declan Rice, Bukayo Saka, Eberechi Eze dan sejumlah pemain Inggris lain yang berada di skuad Arsenal.
Faktor tersebut memang bukan alasan utama sebuah transfer, tetapi dapat membantu proses penyesuaian.
Konsa juga sudah menghadapi tekanan turnamen besar.
Ketika Arsenal bermain di Liga Champions atau memasuki pertandingan penentuan Premier League, pengalaman tersebut dapat menjadi nilai tambahan.
Cedera William Saliba Memaksa Arsenal Bergerak
Nama Ezri Konsa sudah berada dalam radar Arsenal sebelum situasi William Saliba memburuk.
Namun, cedera bek Prancis tersebut membuat kebutuhan transfer semakin jelas.
Saliba merupakan salah satu fondasi pertahanan Arsenal. Kecepatan, kemampuan menjaga duel satu lawan satu dan ketenangannya memungkinkan Arteta mempertahankan garis belakang cukup tinggi.
Kehilangan Saliba dalam periode panjang akan mengubah banyak hal.
Arsenal membutuhkan pemain yang mampu menjaga area luas di belakang lini tengah.
Konsa mempunyai pengalaman menjalankan pekerjaan tersebut bersama Aston Villa.
Arteta Tidak Bisa Hanya Bergantung pada Gabriel
Gabriel Magalhaes tetap menjadi pemain utama di sisi kiri pertahanan.
Namun, meminta Gabriel memainkan hampir setiap pertandingan tanpa pasangan yang stabil akan menjadi risiko besar.
Piero Hincapie dan Cristhian Mosquera memberikan pilihan tambahan, tetapi Arteta tetap membutuhkan kedalaman lebih baik menjelang musim panjang.
Terlebih, Arsenal datang sebagai juara bertahan Premier League 2025/2026 sehingga ekspektasi terhadap mereka meningkat.
Setiap lawan akan berusaha menemukan kelemahan dalam skuad Arteta.
Pertahanan yang kehilangan beberapa pemain utama dapat langsung menjadi sasaran.
Jurrien Timber Juga Belum Memberikan Kepastian Penuh
Persoalan Arsenal tidak berhenti pada Saliba.
Jurrien Timber juga masih dalam proses kembali dari masalah kebugaran.
Timber sangat berharga karena mampu bermain sebagai bek kanan, bek tengah maupun bek kiri.
Ketika dirinya tidak tersedia, fleksibilitas Arteta ikut berkurang.
Konsa menawarkan kemampuan serupa meskipun karakter keduanya berbeda.
Timber lebih aktif membawa bola menuju lini tengah, sedangkan Konsa lebih alami sebagai bek tengah.
Memiliki keduanya justru akan memberikan Arteta lebih banyak pilihan ketika seluruh pemain kembali tersedia.
Arsenal Harus Memutuskan Apakah £60 Juta Terlalu Mahal
Inilah pertanyaan terbesar dalam transfer Ezri Konsa.
Tidak banyak pihak mempertanyakan kualitas pemain.
Perdebatan berada pada harga.
Konsa akan berusia 29 tahun pada Oktober 2026. Membayar lebih dari 60 juta pound untuk pemain pada usia tersebut berarti Arsenal membeli kualitas yang sudah terbentuk, bukan sekadar potensi peningkatan nilai jual.
The Gunners harus melihat transfer sebagai investasi untuk memenangkan pertandingan sekarang.
Jika Konsa membantu Arsenal mempertahankan gelar Premier League atau melangkah jauh di Liga Champions, harga tersebut dapat dianggap layak.
Namun, klub juga harus mempertimbangkan kebutuhan lain dalam skuad.
Selisih £25 Juta Masih Sangat Besar
Proposal awal sekitar 35 juta pound menunjukkan Arsenal mempunyai penilaian sendiri.
Villa meminta lebih dari 60 juta pound.
Jarak sekitar 25 juta pound bukan selisih yang dapat diselesaikan hanya dengan satu atau dua bonus kecil.
Arsenal kemungkinan harus meningkatkan nilai dasar penawaran secara signifikan.
Salah satu kemungkinan adalah membuat struktur pembayaran dengan nilai tetap lebih tinggi ditambah bonus berdasarkan penampilan dan pencapaian klub.
Villa tentu akan berusaha memastikan sebagian besar uang dijamin.
Jules Kounde Mulai Dipertimbangkan sebagai Alternatif
Harga tinggi Konsa membuat Arsenal tidak hanya fokus pada satu pemain.
Jules Kounde dari Barcelona mulai disebut sebagai alternatif.
Bek tim nasional Prancis tersebut juga mempunyai kemampuan memainkan posisi bek tengah dan bek kanan.
Laporan terbaru menyebut Arsenal mempertimbangkan Kounde karena biaya untuk mendapatkannya bisa berbeda dari tuntutan besar Aston Villa terhadap Konsa.
Arteta harus membandingkan kedua profil tersebut.
Konsa menawarkan pengalaman Premier League dan tidak memerlukan banyak penyesuaian.
Kounde menawarkan pengalaman besar bersama Barcelona dan Prancis serta kualitas teknik tinggi ketika membantu pembangunan serangan.
Arsenal Pernah Melihat Beberapa Kandidat Lain
The Gunners juga sudah mempelajari pilihan lain.
Cristian Romero sempat masuk dalam pembicaraan sebelum peluang menuju Atletico Madrid menguat. John Stones juga disebut dalam daftar sebelum mengambil jalur berbeda.

Pilihan yang semakin sedikit dapat membuat posisi Aston Villa semakin kuat.
Jika Arsenal benar benar menilai Konsa sebagai target terbaik, mereka mungkin harus mendekati harga yang sudah ditetapkan The Villans.
Villa mengetahui keadaan tersebut.
Unai Emery Tidak Harus Menjual Konsa
Ada bagian menarik lain dalam transfer ini karena Arsenal harus berhadapan dengan mantan pelatih mereka sendiri.
Unai Emery memahami kualitas Konsa dengan sangat baik.
Ia menggunakan sang bek secara rutin dan mengetahui nilai yang diberikan pemain tersebut kepada struktur pertahanan Aston Villa.
Emery tentu tidak ingin kehilangan pemain penting hanya beberapa hari sebelum musim baru dimulai kecuali klub mendapatkan uang yang memungkinkan mereka mencari pengganti berkualitas.
Aston Villa juga sedang menghadapi perubahan besar dalam skuad setelah sejumlah pemain utama pergi sepanjang musim panas.
Melepas Konsa akan kembali menciptakan pekerjaan tambahan untuk departemen rekrutmen.
Karena itu, harga 60 juta pound juga dapat dilihat sebagai angka yang membuat penjualan benar benar layak bagi Villa.
Konsa Bisa Membentuk Duet Menarik dengan Gabriel
Jika Arsenal akhirnya memenuhi permintaan Aston Villa, pasangan Gabriel dan Konsa menjadi susunan yang paling mudah dibayangkan ketika Saliba belum tersedia.
Gabriel dapat menjaga sisi kiri.
Konsa bergerak di kanan.
Keduanya mempunyai pengalaman tinggi dan sudah terbiasa menghadapi penyerang Premier League.
Konsa kemudian dapat bergeser menuju sisi kanan jika Arteta ingin melakukan perubahan posisi selama pertandingan.
Ketika Saliba kembali, persaingan akan menjadi jauh lebih ketat.
Arteta memiliki kesempatan melakukan rotasi tanpa menurunkan kualitas secara drastis.
Kedalaman Bek Arsenal Bisa Berubah Total
Kedatangan Konsa akan membuat pilihan pertahanan Arsenal jauh lebih lengkap.
Saliba tetap menjadi salah satu pemain utama ketika pulih.
Gabriel memberikan kekuatan di sisi kiri.
Konsa dapat memainkan dua posisi.
Hincapie, Mosquera dan Timber menawarkan karakter berbeda.
Dengan susunan tersebut, Arteta tidak lagi harus memaksakan pemain yang baru kembali dari cedera untuk langsung tampil 90 menit.
Persaingan internal juga meningkat karena setiap bek mengetahui tempat utama tidak diberikan secara otomatis.
Aston Villa Menunggu Arsenal Datang dengan Angka Lebih Besar
Situasi transfer sekarang berada pada tahap yang cukup jelas.
Arsenal menginginkan Konsa.
Aston Villa tidak menutup pintu.
Konsa masih menjadi pemain The Villans dan belum ada kesepakatan transfer antara kedua klub. Villa baru akan mempertimbangkan penjualan apabila Arsenal datang jauh lebih dekat kepada valuasi lebih dari 60 juta pound.
Proposal 35 juta pound tidak cukup.
Jika The Gunners ingin membuat transfer bergerak, Andrea Berta dan jajaran manajemen harus meningkatkan tawaran dengan cukup besar.
Arteta memiliki alasan kuat untuk mendorong perekrutan tersebut karena kondisi Saliba dan Timber membuat jumlah bek senior terbatas.
Aston Villa juga mempunyai alasan sama kuatnya untuk bertahan pada harga mereka. Konsa telah mengumpulkan lebih dari 230 penampilan Premier League, mempunyai 28 caps bersama Inggris dan baru menjalani delapan pertandingan di Piala Dunia 2026.
Arsenal sekarang harus memilih antara membayar harga premium untuk pemain yang sudah terbukti di Premier League atau mengalihkan dana kepada alternatif seperti Jules Kounde.
Sementara itu, Aston Villa dapat tetap tenang. Selama proposal Arsenal belum bergerak mendekati angka sekitar 60 juta pound atau lebih dari Rp1,2 triliun, Ezri Konsa masih akan mengenakan seragam The Villans dan bersiap menjalani musim baru bersama Unai Emery.