Liverpool Nyaris Dapat Barcola, Masih Ngebet Boyong Ismaila Sarr

Liverpool belum menunjukkan tanda ingin berhenti bergerak di bursa transfer musim panas 2026. Setelah mencapai kerangka kesepakatan dengan Paris Saint Germain untuk Bradley Barcola dengan paket yang dapat menyentuh £120 juta, klub asal Merseyside tersebut masih mencari tambahan pemain sayap. Nama Ismaila Sarr dari Crystal Palace kini berada dalam daftar pemain yang sedang dijajaki oleh manajemen The Reds.

Situasinya memperlihatkan bahwa kedatangan Barcola saja belum dianggap cukup untuk membentuk lini serang sesuai keinginan Andoni Iraola. Liverpool kehilangan Mohamed Salah, sementara Hugo Ekitike sedang menghadapi cedera panjang. Kebutuhan terhadap pemain yang mampu beroperasi dari area sayap kanan membuat klub terus bergerak menjelang batas akhir transfer.

Barcola Tinggal Selangkah Lagi Menuju Liverpool

Liverpool sudah mengejar Bradley Barcola sepanjang musim panas. Negosiasi dengan PSG sempat berjalan alot karena klub Prancis tersebut memasang valuasi sekitar £145 juta untuk pemain berusia 23 tahun itu. Liverpool tidak langsung mengikuti permintaan tersebut dan memilih melanjutkan pembicaraan untuk mendapatkan struktur harga yang dianggap lebih masuk akal.

Terobosan akhirnya terjadi pada pembicaraan terakhir kedua klub. Liverpool dan PSG dilaporkan mencapai kerangka kesepakatan dengan nilai total sekitar £120 juta. Lebih dari £100 juta akan dibayarkan sebagai nilai tetap, sedangkan sisanya berkaitan dengan bonus berdasarkan pencapaian pemain serta klub.

Kesepakatan tersebut belum sepenuhnya selesai karena struktur terakhir transaksi masih harus dibereskan. Namun, posisi Liverpool sekarang jauh lebih dekat dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Keinginan Barcola Membantu Liverpool Menekan Harga

Keinginan Bradley Barcola meninggalkan PSG menjadi salah satu faktor yang membantu Liverpool dalam negosiasi. Pemain tim nasional Prancis tersebut dilaporkan sudah memberi tahu PSG bahwa ia tidak berencana memperpanjang kontraknya.

Kontrak Barcola bersama PSG masih tersisa dua tahun. Kondisi tersebut memberikan tekanan tersendiri kepada klub Prancis apabila mereka ingin mendapatkan harga maksimal dari penjualan pemain.

Barcola juga disebut sudah memberikan sinyal bahwa Liverpool merupakan tujuan yang menarik baginya. The Reds menerima informasi tersebut sejak bulan lalu dan terus menggunakan posisi itu ketika berbicara dengan PSG.

Persaingan di lini depan PSG menjadi faktor lain. Luis Enrique mempunyai banyak pilihan setelah klub menambah Ferran Torres, Maghnes Akliouche, serta Mika Godts. Di sisi lain, PSG sebelumnya sudah mempunyai pemain seperti Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Khvicha Kvaratskhelia.

Barcola akhirnya tidak lagi memperoleh posisi sekuat sebelumnya.

Liverpool Mengeluarkan Dana Sangat Besar untuk Barcola

Nilai sekitar £120 juta membuat transfer Barcola menjadi salah satu transaksi terbesar dalam sejarah Liverpool. Pemain asal Prancis tersebut bahkan berpotensi menjadi pembelian termahal kedua klub setelah Alexander Isak.

Liverpool sebelumnya mengeluarkan £125 juta untuk mendapatkan Isak. Artinya, apabila seluruh bonus dalam transfer Barcola terpenuhi, hanya ada selisih kecil antara nilai kedua pemain tersebut.

Keputusan mengeluarkan dana sebesar itu menunjukkan betapa serius Liverpool membenahi lini depan. Klub tidak sekadar mencari pengganti secara jumlah setelah kehilangan beberapa pemain penting, tetapi menginginkan pemain yang masih muda dan sudah mempunyai pengalaman di level tertinggi.

Statistik Barcola Memberi Gambaran Kualitasnya

Barcola bergabung dengan PSG dari Lyon pada 2023 dengan harga sekitar 45 juta euro. Perkembangannya berjalan cepat setelah pindah ke Paris.

Dalam 152 penampilan bersama PSG, winger Prancis tersebut sudah menghasilkan 39 gol dan 37 assist. Angka itu cukup menarik mengingat Barcola tidak selalu bermain sebagai titik utama serangan.

Kecepatan menjadi salah satu kekuatan terbesarnya. Barcola mampu membawa bola melewati lawan dari sisi kiri sebelum memotong menuju tengah. Ia juga mempunyai kualitas untuk bergerak tanpa bola dan menyerang ruang di belakang bek.

Liverpool melihat kemampuan tersebut sebagai sesuatu yang dapat memperkaya pilihan Iraola.

Barcola juga masih berada pada usia yang memungkinkan dirinya berkembang lebih jauh. Pada usia 23 tahun, ia sudah mempunyai pengalaman bermain untuk klub yang bersaing memperebutkan gelar liga serta Liga Champions.

Sudah Mengejar Barcola, Liverpool Tetap Cari Winger Kedua

Mendapatkan Barcola ternyata tidak membuat Liverpool menghentikan pencarian pemain sayap. Klub masih ingin menghadirkan satu pemain tambahan untuk mengisi sisi kanan.

Keputusan tersebut berhubungan langsung dengan perubahan besar yang terjadi pada lini serang Liverpool. Mohamed Salah tidak lagi berada di Anfield. Kehilangan pemain yang selama bertahun tahun menjadi sumber gol utama jelas membutuhkan perubahan besar pada komposisi skuad.

Iraola sendiri telah mengakui bahwa area sayap merupakan salah satu bagian yang paling ingin diperkuat Liverpool. Sang pelatih mengatakan timnya kekurangan jumlah pemain di beberapa posisi dan berharap klub segera mendapatkan kabar positif dari aktivitas transfer.

Liverpool Awalnya Mengejar Yankuba Minteh

Sebelum meningkatkan ketertarikan terhadap Ismaila Sarr, Liverpool lebih dahulu mencoba mendapatkan Yankuba Minteh dari Brighton.

The Reds melihat Minteh sebagai calon pemain yang dapat mengisi area kanan. Ia mempunyai kecepatan, keberanian dalam duel satu lawan satu, serta pengalaman Premier League.

Liverpool kemudian memberikan penawaran sekitar £50 juta kepada Brighton. Proposal itu ditolak. Pembicaraan berikutnya juga tidak menghasilkan kesepakatan karena valuasi Brighton berada jauh di atas angka yang ingin dikeluarkan Liverpool.

Hingga 27 Agustus, Brighton telah menolak dua pendekatan Liverpool untuk Minteh. Kesulitan tersebut membuat manajemen mulai meningkatkan perhatian kepada pilihan lain.

Ismaila Sarr kemudian muncul sebagai salah satu nama yang paling menarik.

Ismaila Sarr Masuk Radar Serius Liverpool

Liverpool sudah menghubungi Crystal Palace mengenai kemungkinan transfer Ismaila Sarr. Pendekatan itu dilakukan ketika pembicaraan mengenai Minteh tidak mengalami perkembangan sesuai harapan klub.

Sky Sports melaporkan pada 26 Agustus bahwa Liverpool telah melakukan pendekatan kepada Palace untuk mengetahui apakah Sarr dapat dilepas. Pemain berusia 28 tahun tersebut menjadi salah satu opsi yang sedang dipelajari Liverpool untuk memperkuat sektor sayap.

Namun, mendapatkan Sarr juga tidak akan mudah.

Crystal Palace mempunyai posisi cukup tegas. Klub London tersebut tidak berniat kehilangan Sarr menjelang berakhirnya bursa transfer dan menganggap sang pemain bukan bagian dari skuad yang ingin dijual.

Palace Belum Memberikan Lampu Hijau

Liverpool mempunyai waktu yang terbatas untuk mengubah posisi Crystal Palace. Sarr masih mempunyai tiga tahun kontrak sehingga Palace sama sekali tidak berada dalam tekanan untuk menerima proposal.

Pelatih Palace, Pierre Sage, juga mengatakan dirinya mengharapkan Sarr tetap berada bersama klub. Sang pemain memang tidak tampil pada pertandingan pertama liga karena mengalami masalah pada pangkal paha, bukan karena menolak bermain seperti sejumlah kabar yang sempat muncul.

Palace sebelumnya bahkan sudah menolak penawaran sekitar £26 juta dari Galatasaray. Klub Turki tersebut menjadi salah satu peminat Sarr sebelum Liverpool ikut bergerak.

Situasi tersebut membuat Liverpool harus memberikan proposal yang benar benar menarik apabila ingin mengubah keputusan Palace.

Hingga laporan pada 27 Agustus, Liverpool diketahui sudah menanyakan ketersediaan Sarr tetapi belum mengajukan tawaran resmi menurut laporan The Guardian.

Mengapa Liverpool Tertarik kepada Sarr?

Ismaila Sarr bukan nama baru bagi penggemar Premier League. Pemain Senegal tersebut mempunyai pengalaman panjang di Inggris dan sudah menghadapi sebagian besar klub yang akan menjadi lawan Liverpool sepanjang musim.

Faktor pengalaman membuat Sarr menawarkan sesuatu yang berbeda dibandingkan target yang lebih muda seperti Minteh.

Liverpool membutuhkan pemain yang dapat langsung masuk ke rotasi tanpa membutuhkan penyesuaian panjang terhadap intensitas sepak bola Inggris. Dalam aspek tersebut, Sarr memenuhi banyak persyaratan.

Beberapa kualitas yang membuatnya menarik bagi Liverpool antara lain:

  1. Kecepatan ketika menyerang ruang kosong di belakang pertahanan lawan.
  2. Kemampuan beroperasi dari sisi kanan serta berpindah menuju area tengah.
  3. Pengalaman menghadapi intensitas Premier League.
  4. Kekuatan dalam membawa bola ketika melakukan serangan balik.
  5. Kemampuan memberikan ancaman gol dari posisi winger.
  6. Pengalaman internasional bersama tim nasional Senegal.

Sarr juga mempunyai karakter permainan yang berbeda dengan Barcola. Hal tersebut membuat keduanya tidak harus bersaing untuk menjalankan fungsi yang sama apabila berada dalam satu skuad.

Barcola dan Sarr Bisa Mengisi Dua Sisi Serangan

Salah satu alasan Liverpool tetap mencari Sarr setelah mendekati kesepakatan Barcola adalah kebutuhan mengisi dua sisi lapangan.

Barcola paling nyaman menyerang dari kiri. Pemain Prancis tersebut gemar menerima bola di area lebar kemudian bergerak menuju kotak penalti menggunakan kecepatannya.

Sarr lebih terbiasa dimainkan dari sisi kanan. Ia dapat bergerak langsung ke depan atau memanfaatkan ruang ketika bek lawan naik terlalu jauh.

Dua profil tersebut memberikan Iraola pilihan untuk membangun lini depan yang sangat cepat.

Isak Bisa Mendapat Dukungan Lebih Banyak

Alexander Isak tetap menjadi salah satu pemain utama Liverpool di posisi penyerang tengah. Kehadiran Barcola dan kemungkinan kedatangan Sarr akan memberi pemain Swedia tersebut suplai yang berbeda.

Barcola dapat membawa bola dari sisi kiri dan menciptakan peluang melalui kombinasi pendek. Sarr dapat melakukan penetrasi dari kanan dengan pendekatan yang lebih langsung.

Liverpool juga memiliki Cody Gakpo, Rio Ngumoha, Victor Munoz dan sejumlah pemain lain yang bisa digunakan di lini serang.

Komposisi tersebut memungkinkan Iraola melakukan pergantian pemain tanpa kehilangan kecepatan secara signifikan.

Hal ini penting untuk tim yang akan menghadapi jadwal padat di berbagai kompetisi.

Kepergian Salah Mengubah Strategi Belanja Liverpool

Sulit memisahkan aktivitas transfer Liverpool dari kepergian Mohamed Salah. Selama bertahun tahun, pemain Mesir tersebut menjadi sumber gol sekaligus salah satu pemain yang paling sering mengisi sisi kanan.

Menggantikan Salah menggunakan satu pemain saja tentu bukan pekerjaan sederhana.

Liverpool tampaknya memilih pendekatan berbeda. Alih alih mencari satu pemain dengan tugas identik, klub berusaha menambah beberapa pemain menyerang dengan karakter berlainan.

Barcola memberikan kualitas dari kiri. Sarr atau Minteh disiapkan untuk area kanan. Isak tetap menjadi pusat serangan.

Cedera Ekitike Ikut Membuat Liverpool Bergerak

Situasi Hugo Ekitike juga turut meningkatkan kebutuhan Liverpool terhadap tambahan pemain.

Penyerang tersebut sedang menepi karena cedera jangka panjang. Iraola akhirnya mempunyai jumlah pemain menyerang yang lebih sedikit dibandingkan kebutuhan idealnya.

Masalah tersebut terlihat semakin jelas setelah kepergian Salah. Liverpool tidak ingin menjalani periode awal musim dengan pilihan yang terlalu tipis.

Iraola secara terbuka mengatakan prioritas klub memang berada di area sayap. Namun, sang pelatih juga tidak menutup kemungkinan Liverpool memperkuat posisi lain apabila kesempatan yang tepat tersedia sebelum bursa ditutup.

Kedatangan Dua Winger Bisa Pengaruhi Posisi Cody Gakpo

Pergerakan agresif Liverpool juga membuat situasi Cody Gakpo mulai menjadi perhatian. Pemain asal Belanda tersebut masih mempunyai peran dalam skuad, tetapi kedatangan dua winger baru dapat mengubah persaingan.

Gakpo mendapatkan ketertarikan dari Tottenham Hotspur dan Manchester City menurut laporan media Inggris. Iraola sendiri tidak memberikan jaminan mutlak mengenai siapa yang akan bertahan sampai bursa transfer selesai.

Namun, performa Gakpo masih mendapatkan pujian dari sang pelatih.

Ia tampil baik selama persiapan musim dan mencetak gol ketika Liverpool bermain imbang 2 2 melawan Newcastle pada pertandingan pembuka liga.

Iraola Masih Menilai Semua Kemungkinan

Iraola berada dalam posisi yang cukup menarik. Liverpool ingin mempunyai skuad lebih dalam, tetapi klub juga harus memperhatikan jumlah pemain setelah seluruh transaksi selesai.

Jika Barcola datang dan Liverpool berhasil mendapatkan winger kanan, persaingan di lini serang akan meningkat.

Barcola kemungkinan mempunyai posisi kuat karena besarnya investasi yang dilakukan klub. Isak juga merupakan pemain utama setelah Liverpool memecahkan rekor Inggris untuk mendapatkannya.

Artinya, pemain seperti Gakpo harus menghadapi persaingan berbeda dibandingkan musim sebelumnya.

Liverpool masih dapat menerima tawaran apabila ada klub yang memberikan nilai sesuai keinginan mereka. Namun, keputusan tersebut juga bergantung pada keberhasilan mendapatkan target baru.

Palace Jadi Hambatan Terbesar Transfer Sarr

Liverpool mempunyai daya tarik besar untuk Sarr, tetapi keputusan Crystal Palace tetap menjadi faktor paling menentukan.

Palace sudah kehilangan beberapa pemain penting dalam beberapa periode transfer terakhir sehingga klub tentu tidak ingin kembali melepas pemain utama tanpa mempunyai pengganti.

Sarr sendiri masih dianggap bagian penting dari tim. Kontraknya yang masih panjang memberikan Palace kebebasan menentukan harga ataupun menolak pembicaraan sepenuhnya.

Kondisi tersebut berbeda dengan Barcola. PSG mempunyai alasan untuk mempertimbangkan penjualan setelah pemain menolak kontrak baru dan posisinya dalam susunan Luis Enrique semakin turun.

Liverpool Harus Memilih Seberapa Jauh Mereka Mengejar Sarr

Hari terakhir bursa transfer akan menentukan apakah ketertarikan Liverpool berubah menjadi negosiasi besar.

The Reds harus memutuskan apakah mereka bersedia mengeluarkan dana tambahan yang signifikan setelah menyepakati paket sekitar £120 juta untuk Barcola.

Liverpool juga masih mempunyai alternatif apabila Palace tetap menolak berbicara.

Minteh belum sepenuhnya hilang dari daftar meskipun valuasi Brighton menjadi hambatan. Klub dapat pula mengalihkan perhatian kepada pemain lain jika harga Sarr dianggap terlalu tinggi.

Namun, pendekatan kepada Palace menunjukkan satu hal yang cukup jelas. Liverpool tidak melihat Barcola sebagai akhir dari pembenahan lini serang.

Iraola masih membutuhkan winger untuk sisi kanan setelah kepergian Salah. Sarr mempunyai pengalaman Premier League dan kualitas kecepatan yang sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Palace untuk sementara tetap berdiri pada posisi bahwa pemain Senegal itu tidak dijual. Liverpool kini harus menentukan apakah mereka cukup serius untuk menguji ketegasan tersebut dengan proposal yang sulit ditolak sebelum bursa transfer ditutup pada 1 September.

Leave a Reply