Julian Alvarez Tetap Pilih Barcelona, Tawaran Rekor Arsenal Terancam Mentah
Julian Alvarez kembali menjadi pusat perhatian menjelang hari terakhir bursa transfer musim panas 2026. Penyerang Atletico Madrid tersebut terus dikaitkan dengan Arsenal yang sedang berusaha menambah pemain kelas dunia di lini depan. Keseriusan klub London itu bahkan disebut bisa menghasilkan tawaran sekitar 130 juta pound, sebuah angka yang akan menjadikan Alvarez sebagai pembelian termahal dalam sejarah The Gunners apabila transfer benar benar terwujud.

Masalahnya bukan sekadar kemampuan Arsenal memenuhi permintaan Atletico Madrid. Alvarez sejauh ini tetap mempunyai pilihan sendiri. Penyerang tim nasional Argentina tersebut lebih tertarik bertahan di Spanyol dan menjadikan Barcelona sebagai tujuan yang paling diinginkan apabila meninggalkan Atletico.
Situasi itu membuat Arsenal menghadapi persoalan yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan uang. Atletico bersedia mempertimbangkan tawaran sangat besar dari luar Spanyol, tetapi pada saat bersamaan menutup pintu untuk Barcelona. Alvarez justru menginginkan klub yang tidak diperbolehkan membelinya.
Arsenal Siap Mengeluarkan Uang Besar untuk Julian Alvarez
Arsenal tidak muncul sebagai peminat biasa dalam perebutan Alvarez. Klub London Utara tersebut telah memantau situasi sang pemain dalam waktu cukup panjang dan komunikasi dengan pihak Atletico disebut terus dilakukan ketika bursa transfer memasuki periode akhir.
Menurut laporan terbaru, Atletico bersedia mempertimbangkan proposal yang melewati angka 120 juta pound. Pembicaraan antara kedua klub bahkan dikabarkan sudah berlangsung secara tertutup untuk mengetahui formula seperti apa yang memungkinkan transfer dikerjakan sebelum jendela transfer berakhir.
Angka tersebut tentu sangat besar untuk ukuran Arsenal. Namun, kebutuhan mendapatkan pemain menyerang kelas elite membuat klub asuhan Mikel Arteta tetap berada dalam pembicaraan.
Laporan lain menyebut The Gunners dapat menyiapkan tawaran sekitar 130 juta pound untuk Alvarez. Apabila benar benar diajukan dan diterima, jumlah itu akan melampaui seluruh rekor pembelian Arsenal sebelumnya.
Alvarez Bisa Menjadi Transfer Termahal Arsenal
Arsenal sebenarnya telah melakukan belanja besar dalam beberapa tahun terakhir. Declan Rice menjadi salah satu transaksi terbesar klub ketika direkrut dari West Ham United pada 2023 dengan paket mencapai sekitar 105 juta pound.
Musim panas 2026 juga memperlihatkan Arsenal tetap agresif. Bruno Guimaraes didatangkan dari Newcastle United dengan biaya sekitar 75 juta pound, kemudian Ezri Konsa menyusul dari Aston Villa dengan nilai yang dilaporkan mencapai 55 juta pound.
Namun, transfer Alvarez berada di tingkatan berbeda.
Jika tawaran sekitar 130 juta pound akhirnya diberikan, beberapa catatan besar dapat tercipta:
- Alvarez akan menjadi pemain termahal yang pernah dibeli Arsenal.
- Nilainya akan melewati transaksi Declan Rice.
- Transfer tersebut akan menjadi salah satu transaksi terbesar di Eropa pada musim panas 2026.
- Arsenal akan kembali membawa Alvarez ke Premier League setelah sebelumnya bermain untuk Manchester City.
- Atletico berpotensi mendapatkan keuntungan besar dari pemain yang mereka beli pada 2024.
Keberanian mengeluarkan uang sebanyak itu memperlihatkan seberapa tinggi Arsenal menilai kemampuan Alvarez.
Julian Alvarez Tetap Ngotot Ingin Barcelona
Besarnya uang yang dapat ditawarkan Arsenal ternyata belum cukup untuk membuat mereka menjadi pilihan pertama sang pemain. Alvarez masih memprioritaskan Barcelona jika mendapatkan kesempatan meninggalkan Atletico.
Keinginan tersebut sudah muncul dalam beberapa tahap sepanjang musim panas. Alvarez ingin tetap berada di La Liga dan tertarik menjadi bagian dari Barcelona. Sumber di Spanyol bahkan menyebut proyek olahraga Arsenal sebenarnya menarik baginya, tetapi Inggris tetap bukan tujuan yang paling diinginkan.
Inilah persoalan terbesar Arsenal.
The Gunners dapat mencapai kesepakatan harga dengan Atletico, tetapi transfer tidak dapat diselesaikan apabila pemain menolak kontrak yang ditawarkan.
Arteta Sudah Berusaha Meyakinkan Alvarez
Mikel Arteta diyakini sangat menyukai kemampuan Alvarez. Penyerang Argentina tersebut mempunyai profil yang sesuai untuk tim yang membutuhkan pemain depan fleksibel, agresif ketika kehilangan bola, serta mampu bermain di beberapa posisi.
Arteta bahkan dikabarkan telah melakukan pendekatan untuk meyakinkan Alvarez mengenai proyek Arsenal.
Bagi sang pemain, tawaran tersebut sebenarnya mempunyai banyak sisi menarik. Arsenal merupakan juara Premier League dan mampu bersaing di level tertinggi Eropa. The Gunners juga dapat memberikan peran besar kepada Alvarez di lini depan.
Namun, keputusan transfer tidak hanya ditentukan oleh proyek olahraga.
Alvarez juga mempertimbangkan kehidupan keluarganya. Laporan dari Spanyol menyebut persoalan terkait keluarga dan visa ikut menjadi alasan mengapa dirinya tidak terlalu tertarik kembali ke Premier League. Keinginan tinggal di Spanyol akhirnya semakin memperkuat prioritas menuju Barcelona.
Atletico Malah Menutup Total Pintu ke Barcelona
Situasinya semakin rumit karena Atletico Madrid mempunyai posisi yang berlawanan dengan keinginan pemain. Klub ibu kota Spanyol tersebut secara terbuka menyatakan tidak mempunyai niat menjual Alvarez kepada Barcelona.
Sikap tersebut bahkan sudah berada jauh melewati pembahasan harga.
Pada 27 Agustus 2026, jajaran direksi Atletico memberikan dukungan penuh terhadap keputusan klub untuk tidak melakukan negosiasi transfer Alvarez bersama Barcelona. CEO Atletico, Miguel Angel Gil Marin, kemudian menegaskan bahwa sang penyerang tidak akan dijual kepada klub Catalan.
Hubungan kedua klub terkait urusan Alvarez memang telah memanas.
Atletico tidak menyukai cara Barcelona menunjukkan ketertarikannya terhadap sang pemain. Persoalan tersebut akhirnya membuat keputusan klub semakin keras.
Arsenal Justru Mendapat Jalan yang Tidak Dimiliki Barcelona
Penolakan Atletico terhadap Barcelona secara tidak langsung membuka ruang besar bagi Arsenal.
Atletico tidak sepenuhnya menutup kemungkinan melepas Alvarez kepada klub lain. Penawaran dari luar La Liga masih dapat dipertimbangkan apabila memenuhi angka yang diinginkan.
Kondisinya akhirnya menghasilkan situasi yang cukup pelik:
- Alvarez ingin meninggalkan Atletico.
- Barcelona merupakan tujuan yang paling disukai Alvarez.
- Atletico tidak mau menjual Alvarez kepada Barcelona.
- Arsenal bersedia membayar harga sangat tinggi.
- Atletico masih dapat mempertimbangkan tawaran Arsenal.
- Alvarez belum memberikan persetujuan penuh untuk pindah ke London.
Semua pihak mempunyai kepentingannya masing masing. Arsenal mempunyai kemampuan finansial. Atletico mempunyai hak kontrak pemain. Sementara Alvarez tetap memegang keputusan mengenai klub mana yang bersedia ia bela.
Harga 120 Juta Pound Bukan Angka Sembarangan
Atletico mempunyai alasan kuat untuk memasang harga sangat tinggi. Mereka tidak membeli Alvarez dengan murah ketika mendatangkannya dari Manchester City pada musim panas 2024.
Kesepakatan ketika itu bernilai hingga sekitar 82 juta pound jika seluruh komponen bonus terpenuhi. Atletico kemudian memberikan kontrak jangka panjang kepada penyerang Argentina tersebut. Kontraknya masih tersisa beberapa tahun sehingga klub tidak berada dalam posisi harus menjual.
Produktivitas Alvarez juga menjadi dasar valuasi tersebut.
Sejak bergabung dengan Atletico pada 2024, Alvarez telah membukukan 49 gol serta 17 assist dalam 107 pertandingan. Catatan tersebut memperlihatkan kontribusinya sebagai salah satu pemain penting di lini depan klub.
Real Madrid Bahkan Pernah Ditolak
Penilaian tinggi Atletico terhadap Alvarez sebenarnya sudah terlihat sebelum Arsenal meningkatkan ketertarikannya.
Pada Juni 2026, Real Madrid mengajukan tawaran resmi sebesar 150 juta euro untuk mendapatkan Alvarez. Proposal besar tersebut tetap ditolak Atletico. Klub kemudian merujuk pada klausul pelepasan sang pemain.
Keputusan itu memperlihatkan Atletico tidak mudah tergoda oleh uang.
Namun, keadaan berkembang setelah Alvarez semakin jelas menunjukkan keinginannya pergi. Hubungan pemain dengan sebagian suporter juga mulai terganggu.
Alvarez mendapatkan cemoohan dari sebagian pendukung Atletico ketika tampil melawan Villarreal. Kondisi di sekitar sang pemain akhirnya membuat kemungkinan transfer kembali terbuka, selama tujuannya bukan Barcelona.
Mengapa Arsenal Begitu Menginginkan Alvarez?
Ketertarikan Arsenal sebenarnya cukup mudah dijelaskan ketika melihat karakter Alvarez. Ia bukan hanya pencetak gol yang menunggu bola di dalam kotak penalti.
Alvarez mempunyai mobilitas tinggi. Ia mampu bergerak ke sisi lapangan, turun menerima bola, melakukan tekanan terhadap bek lawan, dan bermain bersama penyerang lainnya.
Pengalaman bersama Manchester City juga membuatnya sangat mengenal Premier League.
Saat masih berada di Etihad Stadium, Alvarez harus berbagi posisi dengan Erling Haaland. Kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu faktor yang mendorong kepindahannya ke Atletico karena ia menginginkan peran lebih besar.
Arteta Mendapat Penyerang dengan Banyak Pilihan Posisi
Apabila Arsenal berhasil mendapatkan Alvarez, Arteta akan memperoleh pemain yang bisa digunakan dalam beberapa susunan.
Alvarez dapat dimainkan sebagai penyerang tengah utama. Namun, dirinya juga mampu beroperasi sedikit lebih dalam atau bergerak dari sisi kiri.
Kemampuan itu dapat memberikan variasi besar bagi Arsenal.
Dalam skema tertentu, Alvarez dapat menjadi nomor sembilan yang aktif bergerak membuka ruang. Ketika tim membutuhkan dua pemain di depan, ia juga dapat dipasangkan dengan penyerang lainnya.
Energinya ketika melakukan tekanan menjadi kualitas tambahan.
Arsenal sudah membangun permainan yang menuntut seluruh pemain bekerja ketika bola dikuasai lawan. Alvarez terbiasa melakukan pekerjaan tersebut sejak bermain bersama Manchester City dan kemudian Atletico.
Penjualan Martinelli Bisa Membantu Membiayai Alvarez
Arsenal juga sedang menata sejumlah pemain menyerang yang sudah berada dalam skuad. Gabriel Martinelli menjadi salah satu nama yang kemungkinan meninggalkan Emirates Stadium.
Al Hilal telah melakukan pembicaraan untuk mendapatkan winger asal Brasil tersebut. Kesepakatan antarklub dilaporkan berada pada kisaran 49 juta pound ditambah sekitar 7 juta pound dalam bentuk bonus, meskipun penyelesaian transfer masih berkaitan dengan keputusan pemain.
Pemasukan dari penjualan Martinelli dapat memberi Arsenal ruang tambahan untuk mengerjakan transaksi Alvarez.
Hal tersebut semakin penting karena klub sudah membelanjakan dana cukup besar pada bursa transfer musim panas.
Lini Depan Arsenal Bisa Berubah Besar
Kedatangan Alvarez juga akan memengaruhi komposisi pemain menyerang yang dimiliki Arteta.
Arsenal harus menentukan bagaimana pembagian menit bermain apabila penyerang Argentina tersebut tiba.
Beberapa pemain yang dapat terkena perubahan susunan antara lain:
- Viktor Gyokeres yang bisa bersaing langsung untuk posisi penyerang tengah.
- Gabriel Jesus yang masih dapat dimainkan sebagai penyerang.
- Gabriel Martinelli apabila kepindahannya tidak selesai.
- Pemain sayap lain karena Alvarez dapat ditempatkan lebih melebar.
- Pemain muda yang membutuhkan menit bermain reguler.
Nama Gyokeres bahkan sempat masuk dalam pembicaraan mengenai kemungkinan pertukaran pemain. Beberapa laporan menyebut Arsenal pernah mempertimbangkan memasukkannya ke paket transfer untuk mempermudah kesepakatan bersama Atletico.
Barcelona Tetap Menjadi Pilihan yang Sulit Dilepaskan Alvarez
Bagi Alvarez, Barcelona menawarkan sesuatu yang berbeda. Ia dapat tetap tinggal di Spanyol sekaligus bermain untuk klub yang sejak awal menjadi tujuan pilihannya.
Masalah terbesar Barcelona bukan ketertarikan pemain, tetapi sikap Atletico.
Bahkan jika Barcelona mampu mengumpulkan uang yang cukup, Atletico sudah membuat posisi mereka sangat jelas. Gil Marin menyatakan tidak akan menjual Alvarez kepada rival tersebut. Pernyataan keras tersebut menunjukkan persoalannya sudah bukan sekadar berapa besar angka yang disediakan Barcelona.
Situasi ini membuat Alvarez menghadapi pilihan yang semakin sempit.
Bertahan di Atletico Juga Belum Tertutup
Apabila Alvarez tetap tidak bersedia menerima Arsenal dan Atletico tidak mengubah keputusan mengenai Barcelona, bertahan di Riyadh Air Metropolitano menjadi kemungkinan yang sangat nyata.
Secara kontrak, Atletico mempunyai posisi sangat kuat.
Alvarez tidak dapat memaksakan transfer ke Barcelona tanpa persetujuan klub. Pada sisi lain, Atletico juga harus mempertimbangkan kondisi pemain apabila mempertahankannya setelah seluruh perselisihan sepanjang musim panas.
Pelatih Diego Simeone sebelumnya tetap menegaskan bahwa klub ingin mempertahankan Alvarez. Sang pelatih mengetahui betapa penting kemampuan pemain Argentina tersebut untuk serangan timnya.
Perkembangan beberapa pekan terakhir memang membuat situasinya jauh lebih rumit, tetapi Atletico tetap mempunyai hak menentukan apakah tawaran yang datang pantas diterima.
Tawaran Rekor Arsenal Bisa Mentah karena Keputusan Sang Pemain
Arsenal akhirnya menghadapi persoalan yang cukup jarang terjadi. Klub memiliki uang, Atletico memberikan ruang untuk berdiskusi, Arteta sangat menginginkan pemainnya, tetapi target utama mereka belum yakin ingin bergabung.

Angka sekitar 130 juta pound dapat membuat Arsenal memecahkan rekor transfer klub. Atletico pun disebut siap mempertimbangkan tawaran di atas 120 juta pound. Namun, uang sebanyak itu tidak otomatis mengubah keputusan Alvarez.
Sinyal dari pemain menjadi bagian terpenting sebelum Arsenal benar benar mengirim proposal besar.
The Gunners tentu tidak ingin menegosiasikan transfer senilai lebih dari 100 juta pound sebelum mendapatkan kepastian bahwa Alvarez bersedia menandatangani kontrak.
Hari Terakhir Bursa Transfer Akan Menguji Keteguhan Alvarez
Jendela transfer Inggris akan ditutup pada 1 September 2026. Waktu yang tersedia semakin sedikit bagi seluruh pihak untuk mendapatkan keputusan.
Arsenal masih dapat meningkatkan pendekatan terhadap pemain. Arteta juga mempunyai kesempatan menjelaskan peran yang akan diberikan kepada Alvarez apabila ia menerima kepindahan ke Emirates Stadium.
Atletico di sisi lain mempunyai kepentingan untuk segera memperoleh kepastian. Jika sang pemain ingin pergi, menjualnya kepada Arsenal dengan nilai sangat tinggi merupakan pilihan finansial yang sulit diabaikan.
Namun Alvarez belum menunjukkan bahwa besarnya proposal bisa mengubah tujuan pilihannya.
Barcelona masih berada di tempat teratas dalam keinginannya, meski justru klub tersebut yang ditolak keras oleh Atletico. Arsenal berada di posisi yang berkebalikan. Mereka mempunyai kemungkinan mencapai kesepakatan dengan Atletico dan kemampuan menyediakan uang dalam jumlah besar, tetapi belum mempunyai persetujuan yang benar benar dibutuhkan dari Alvarez.
Apabila penyerang berusia 26 tahun tersebut terus bertahan pada pilihannya sampai jendela transfer ditutup, tawaran terbesar sekalipun dapat tetap tersimpan di meja Arsenal tanpa pernah berubah menjadi transfer.