Vlahovic Masih Tanpa Klub, Harapan ke Barcelona Tak Kunjung Jadi Tawaran
Dusan Vlahovic menghadapi situasi yang tidak pernah banyak diperkirakan ketika kontraknya bersama Juventus berakhir. Penyerang tim nasional Serbia tersebut kini berstatus tanpa klub meski baru berusia 26 tahun, mempunyai pengalaman panjang di Serie A, dan pernah menjadi salah satu striker termahal di sepak bola Italia.

Barcelona menjadi klub yang paling sering dikaitkan dengan Vlahovic. Sang penyerang bahkan dilaporkan sangat tertarik pindah ke Camp Nou dan bersedia menurunkan tuntutan finansialnya untuk membuka jalan menuju LaLiga. Persoalannya, sampai 10 Agustus 2026, ketertarikan tersebut belum menghasilkan tawaran resmi yang memenuhi harapan pemain.
Situasi itulah yang membuat Vlahovic seolah mendapat PHP dari Barcelona. Namun, posisi Blaugrana sebenarnya cukup jelas. Barcelona memang sempat melakukan komunikasi awal dengan pihak pemain, tetapi belum pernah memberikan jaminan bahwa perekrutan akan dilakukan.
Vlahovic justru terus menunggu karena Barcelona menjadi salah satu tujuan yang paling disukainya. Di sisi lain, Besiktas telah datang membawa proposal serius yang jauh lebih konkret.
Dusan Vlahovic Masih Berstatus Tanpa Klub
Kontrak Dusan Vlahovic bersama Juventus berakhir pada 30 Juni 2026. Sejak 1 Juli, pemain kelahiran Belgrade tersebut bebas bergabung dengan klub mana pun tanpa biaya transfer.
Status seperti ini seharusnya membuat Vlahovic menjadi salah satu nama paling menarik di pasar pemain.
Klub peminat tidak harus membayar puluhan juta euro kepada Juventus. Mereka hanya perlu mencapai kesepakatan mengenai gaji, bonus tanda tangan, komisi agen, dan durasi kontrak.
Namun, lebih dari satu bulan setelah meninggalkan Turin, Vlahovic masih belum mempunyai klub baru.
Kondisi tersebut cukup mengejutkan karena ia memiliki pengalaman delapan musim di Serie A bersama Fiorentina dan Juventus. Ia juga secara konsisten menghasilkan gol dengan jumlah dua digit dalam beberapa musim sebelum kontraknya berakhir.
Masalah terbesar bukan kemampuan mencetak gol, melainkan paket finansial yang harus disiapkan klub peminat.
Tuntutan Gaji Membuat Banyak Klub Berpikir Dua Kali
Vlahovic sebelumnya termasuk pemain dengan pendapatan tertinggi di Serie A.
Pada tahap awal pembicaraan dengan klub peminat, kubunya dilaporkan mencari kontrak sekitar dua musim dengan gaji bersih mendekati 8 juta euro per musim.
Belum berhenti di sana.
Perekrutan pemain berstatus agen bebas biasanya juga melibatkan bonus tanda tangan dan komisi untuk pihak yang terlibat dalam negosiasi. Artinya, label gratis tidak benar benar berarti sebuah klub dapat mendapatkan Vlahovic tanpa pengeluaran besar.
Barcelona sangat memperhatikan struktur gaji mereka.
Blaugrana tentu mengenal kualitas pemain Serbia tersebut, tetapi mereka tidak ingin masuk ke dalam kesepakatan yang kemudian membebani ruang finansial selama beberapa musim.
Vlahovic akhirnya dikabarkan mulai bersedia menurunkan permintaannya setelah menyadari klub elite Eropa tidak berlomba memberikan kontrak seperti yang diharapkan.
Barcelona Sudah Pernah Mendapat Tawaran untuk Merekrut Vlahovic
Hubungan Vlahovic dengan Barcelona sebenarnya sudah berkembang sebelum kontraknya bersama Juventus benar benar selesai.
Pihak pemain menawarkan kesempatan kepada Barcelona untuk merekrutnya secara bebas transfer. Ketika itu Blaugrana sedang menyusun ulang lini depan setelah berpisah dengan Robert Lewandowski.
Barcelona membutuhkan penyerang, sehingga nama Vlahovic terlihat masuk akal.
Ia memiliki tinggi sekitar 190 sentimeter, kuat menjaga bola, mempunyai kaki kiri berbahaya, dan terbiasa menjadi titik utama serangan.
Namun, Barcelona tidak langsung menerima kesempatan tersebut.
Pada Mei 2026, klub Catalan bahkan dilaporkan belum menjadikan Vlahovic sebagai prioritas meski kesempatan merekrutnya telah ditawarkan.
Prioritas Barcelona Berada pada Nama Lain
Barcelona mempunyai daftar penyerang yang lebih luas.
Julian Alvarez menjadi salah satu nama yang sangat menarik perhatian klub. Blaugrana melihat penyerang Argentina tersebut sebagai pemain yang mempunyai kemampuan teknis, mobilitas, kemampuan menekan lawan, dan produktivitas tinggi.
Nama lain juga sempat masuk dalam pertimbangan departemen olahraga.
Situasi tersebut membuat Vlahovic berada dalam posisi menunggu.
Secara garis besar, pilihan penyerang yang dikaitkan dengan Barcelona antara lain:
- Julian Alvarez
- Dusan Vlahovic
- Eli Junior Kroupi
- Beberapa penyerang lain yang dipantau sesuai perubahan pasar
Vlahovic mempunyai keuntungan karena tidak membutuhkan biaya transfer.
Namun, harga transfer bukan satu satunya unsur yang menentukan sebuah perekrutan.
Barcelona juga mempertimbangkan gaya permainan, tuntutan gaji, kondisi fisik, dan kecocokan pemain dengan kebutuhan Hansi Flick.
Vlahovic Terus Menunggu Panggilan dari Camp Nou
Ketertarikan pribadi Vlahovic kepada Barcelona terlihat cukup kuat.
Sang pemain dilaporkan masih berharap Blaugrana akhirnya bergerak meskipun pembicaraan awal tidak menghasilkan proposal resmi.
Keputusan tersebut mulai membuat posisinya berisiko.
Klub lain sudah bergerak dan membutuhkan jawaban, sementara Barcelona tidak memberikan kepastian bahwa kontrak benar benar akan datang.
Vlahovic bahkan disebut bersedia mengurangi permintaan finansialnya agar kesempatan pindah ke Camp Nou menjadi lebih realistis.
Inilah bagian yang membuat cerita transfer terlihat seperti sang pemain mendapat harapan palsu.
Padahal, Barcelona tidak pernah disebut sudah mencapai kesepakatan kemudian membatalkannya. Vlahovic sendirilah yang terus menempatkan Barcelona sebagai salah satu tujuan utama sambil berharap Deco akhirnya mengubah prioritas transfer.
Komunikasi Ada, Kesepakatan Belum Ada
Perbedaan antara komunikasi dan negosiasi serius menjadi penting.
Pihak pemain telah melakukan komunikasi dengan Barcelona.
Blaugrana mengetahui kondisi kontrak, permintaan finansial, serta ketertarikan Vlahovic terhadap klub.
Namun, hingga perkembangan terbaru, belum ada proposal konkret yang mengarah kepada pemeriksaan medis atau penandatanganan kontrak.
Barcelona bisa saja kembali bergerak apabila pilihan lain gagal.
Masalahnya, Vlahovic tidak mengetahui berapa lama dirinya harus menunggu.
Musim kompetisi semakin dekat dan seorang pemain berstatus agen bebas tetap membutuhkan latihan reguler bersama klub agar kondisi fisiknya terjaga.
Besiktas Justru Datang Membawa Tawaran Serius
Ketika Barcelona masih berpikir, Besiktas bergerak lebih konkret.
Klub Turki tersebut menjadi salah satu pihak yang paling serius berusaha mendapatkan tanda tangan Vlahovic.
Besiktas bahkan dilaporkan memberikan proposal finansial yang mendekati keinginan pemain.
Salah satu laporan menyebut paket tersebut dapat memberikan pendapatan sekitar 7,7 juta pound per musim dengan durasi tiga tahun.
Bagi Vlahovic, tawaran tersebut jelas menarik dari sisi keuangan.
Ia juga bisa mendapatkan posisi penting sebagai pusat serangan.
Namun, sang striker belum langsung menerimanya karena masih menunggu kemungkinan dari Barcelona atau klub elite lain.
Besiktas Mulai Kehilangan Kesabaran
Posisi Besiktas tentu tidak nyaman.
Klub telah memberikan tawaran besar tetapi pemain yang menjadi sasaran belum memberikan jawaban tegas.
Mereka tidak dapat menunggu selamanya karena persiapan musim tetap berjalan.
Jika Vlahovic terus menunda keputusan, Besiktas bisa mengalihkan perhatian kepada penyerang lain.
Hal tersebut dapat membuat sang pemain kehilangan satu pilihan nyata.
Situasi Vlahovic sekarang cukup sederhana tetapi sekaligus berbahaya.
Ia mempunyai klub yang benar benar menginginkannya, tetapi berharap mendapatkan tawaran dari klub yang lebih disukainya.
Jika Barcelona tidak bergerak dan Besiktas menarik diri, jumlah pilihan yang tersedia dapat semakin sedikit.
Atletico Madrid Mulai Muncul sebagai Pilihan Baru
Barcelona bukan satu satunya klub Spanyol yang memperhatikan situasi Vlahovic.
Atletico Madrid juga kembali masuk dalam pembicaraan.
Klub ibu kota Spanyol tersebut pernah mengejar Vlahovic ketika sang pemain masih berada di Fiorentina. Kesepakatan ketika itu tidak terjadi dan sang striker akhirnya pindah ke Juventus.
Sekarang situasinya berbeda.
Atletico dapat merekrut Vlahovic tanpa mengirim biaya transfer kepada klub lain.
Kehadiran namanya kembali menjadi menarik karena perubahan yang mungkin terjadi di lini depan Atletico.
Alexander Sorloth Bisa Menentukan Pergerakan Atletico
Alexander Sorloth dikaitkan dengan kemungkinan meninggalkan Atletico Madrid.
Fenerbahce termasuk klub yang disebut tertarik terhadap penyerang Norwegia tersebut.
Jika Sorloth benar benar pergi, ruang untuk mendatangkan striker baru akan terbuka.
Vlahovic kemudian menjadi salah satu pilihan yang cukup logis.
Karakter fisiknya sesuai dengan sepak bola LaLiga dan ia memiliki pengalaman panjang menghadapi pertahanan yang bermain rapat di Serie A.
Atletico juga memberikan keuntungan lain bagi Vlahovic.
Ia tetap dapat bermain di kompetisi elite Eropa sekaligus menjalani karier di Spanyol, sesuatu yang tampaknya memang menarik bagi sang penyerang.
Mengapa Barcelona Belum Yakin kepada Vlahovic?
Melihat statusnya sebagai agen bebas, mudah mempertanyakan mengapa Barcelona tidak langsung bergerak.
Jawabannya terdapat pada beberapa faktor.
Vlahovic memang memiliki kemampuan mencetak gol, tetapi beberapa musim terakhirnya bersama Juventus tidak selalu berjalan stabil.
Masalah cedera beberapa kali mengganggu kontinuitasnya.
Permainan Juventus yang terus berubah juga membuat Vlahovic tidak selalu mendapatkan situasi ideal untuk menampilkan kemampuan terbaik.
Barcelona tentu melihat seluruh catatan tersebut sebelum memberikan kontrak dengan nilai besar.
Produktivitas di Juventus Tidak Selalu Sesuai Ekspektasi Besar
Juventus membeli Vlahovic dari Fiorentina pada Januari 2022 dengan biaya sekitar 70 juta euro ditambah bonus.
Transfer tersebut dilakukan setelah performanya bersama Fiorentina membuat dirinya dianggap sebagai salah satu striker muda terbaik di Eropa.
Vlahovic meninggalkan Juventus setelah mencatat sekitar 168 pertandingan dengan 68 gol.
Angka itu tetap menunjukkan kualitas seorang pencetak gol.
Namun, ekspektasi terhadap pemain bernilai 70 juta euro tentu jauh lebih tinggi.
Ia sempat mengalami periode sangat bagus, tetapi juga menghadapi fase ketika gol sulit datang.
Cedera turut mengganggu ritmenya.
Barcelona membutuhkan penyerang yang dapat tersedia secara konsisten karena jadwal mereka mencakup LaLiga, Liga Champions, Copa del Rey, dan berbagai pertandingan lain.
Masa Bersama Fiorentina Membuat Nama Vlahovic Meledak
Sebelum menjadi pemain Juventus, Vlahovic membangun reputasi bersama Fiorentina.
Pemain Serbia itu berkembang sangat cepat di Florence.
Musim 2020/2021 menjadi periode ketika namanya mulai dibicarakan luas di Eropa. Vlahovic mencetak 21 gol di Serie A dan dinobatkan sebagai pemain muda terbaik kompetisi.
Ketajamannya berlanjut pada paruh pertama musim berikutnya.
Ia menghasilkan 17 gol dalam 21 pertandingan Serie A sebelum Juventus datang membawanya ke Turin.
Performa tersebut menjelaskan mengapa banyak klub masih percaya Vlahovic mempunyai kualitas tinggi.
Kaki Kiri Menjadi Senjata Utama
Vlahovic mempunyai karakter yang cukup mudah dikenali.
Ia merupakan penyerang berkaki kiri dengan kemampuan penyelesaian kuat.
Ketika mendapatkan ruang di dalam kotak penalti, Vlahovic dapat melepaskan tembakan dengan sedikit persiapan.
Tubuhnya yang tinggi membuatnya juga mampu bertarung menghadapi bek tengah.
Beberapa kekuatan utama Vlahovic meliputi:
- Penyelesaian dengan kaki kiri
- Kemampuan menyerang ruang kotak penalti
- Duel fisik menghadapi bek tengah
- Ancaman bola udara
- Tendangan bebas
- Kemampuan melindungi bola
- Pengalaman pertandingan level tinggi
- Usia yang masih berada pada periode produktif
Barcelona tentu melihat kualitas tersebut.
Namun, Hansi Flick juga membutuhkan penyerang yang aktif ketika tim kehilangan bola.
Sistem Hansi Flick Menuntut Striker Bekerja Tanpa Bola
Menjadi nomor sembilan Barcelona tidak hanya berkaitan dengan mencetak gol.
Flick meminta pemain depan menjadi bagian pertama dalam proses tekanan.
Ketika lawan memulai serangan dari penjaga gawang, striker harus mengetahui kapan harus mengejar bek dan kapan menutup jalur umpan menuju gelandang.
Julian Alvarez sangat menonjol dalam bagian tersebut.
Itulah sebabnya pemain Argentina tersebut sering dinilai mempunyai karakter yang sangat cocok dengan kebutuhan Barcelona.
Vlahovic lebih dikenal sebagai penyerang kotak penalti dan titik utama serangan.
Ia tetap dapat melakukan pressing, tetapi intensitas dan mobilitasnya mempunyai karakter berbeda dibandingkan Alvarez.
Vlahovic Menawarkan Sesuatu yang Tidak Banyak Dimiliki Barcelona
Di sisi lain, justru perbedaan tersebut dapat menjadi keuntungan.
Barcelona tidak selalu membutuhkan pemain dengan karakter sama.
Menghadapi lawan yang bertahan sangat dalam, memiliki penyerang bertubuh 190 sentimeter dapat memberikan variasi.
Vlahovic dapat menjadi sasaran umpan silang.
Ia mampu bermain membelakangi gawang dan memberikan pemain lain waktu untuk bergerak mendekat.
Dalam pertandingan tertentu, Barcelona dapat menggunakan penyerang dengan kekuatan fisik lebih besar untuk mengganggu bek lawan.
Pertanyaannya adalah apakah kemampuan tersebut cukup berharga untuk memenuhi permintaan finansial sang pemain.
Kepergian Lewandowski Sebenarnya Membuka Ruang
Situasi Robert Lewandowski membuat pembicaraan mengenai Vlahovic semakin menarik.
Barcelona sudah kehilangan salah satu sumber gol utama mereka setelah penyerang Polandia tersebut melanjutkan kariernya di MLS bersama Chicago Fire.
Kepergian Lewandowski meninggalkan ruang besar pada posisi nomor sembilan.
Barcelona tidak dapat memasuki musim dengan pilihan terbatas apabila ingin mempertahankan standar di semua kompetisi.
Situasi Ferran Torres juga terus diperhatikan karena sang pemain dikaitkan dengan Paris Saint Germain.
Jika Ferran ikut meninggalkan Camp Nou, kebutuhan Barcelona terhadap penyerang baru menjadi jauh lebih mendesak.
Vlahovic Bisa Menjadi Pilihan Hemat Biaya Transfer
Inilah bagian yang terus menjaga peluang Vlahovic tetap hidup.
Barcelona tidak harus melakukan negosiasi dengan klub pemilik.
Tidak ada biaya transfer 60 juta atau 80 juta euro.
Klub hanya perlu menyelesaikan paket kontrak dengan pemain.
Jika Vlahovic benar benar bersedia menurunkan gaji serta bonus tanda tangannya, transaksi bisa menjadi semakin menarik.
Namun, gratis biaya transfer tidak berarti murah.
Bonus perekrutan dan gaji selama beberapa tahun tetap harus masuk dalam perhitungan keuangan Barcelona.
Vlahovic Berada dalam Perlombaan Melawan Waktu
Tanggal kompetisi semakin dekat.
Vlahovic tetap berlatih untuk mempertahankan kondisi, tetapi latihan individu tidak pernah sama dengan menjalani persiapan bersama sebuah tim.
Semakin lama keputusan ditunda, semakin sedikit waktu yang dimilikinya untuk menyesuaikan diri dengan pelatih baru dan rekan baru.

Bagi seorang striker, bagian tersebut cukup penting.
Ia harus memahami kapan winger mengirim bola, arah pergerakan gelandang, pola tekanan, dan posisi yang diminta pelatih.
Vlahovic tidak ingin memulai musim dalam kondisi tertinggal.
Menunggu Barcelona Bisa Menjadi Taruhan yang Mahal
Pilihan Vlahovic sekarang mulai menyerupai perjudian karier.
Ia bisa terus menunggu Barcelona dan akhirnya mendapatkan transfer yang diinginkan.
Namun, skenario sebaliknya juga mungkin terjadi.
Barcelona dapat memilih Julian Alvarez atau pemain lain.
Besiktas kemudian bisa lelah menunggu.
Atletico mungkin menemukan sasaran berbeda.
Ketika itu terjadi, Vlahovic akan mempunyai posisi negosiasi lebih lemah dibandingkan pada awal Juli.
Klub akan mengetahui sang pemain membutuhkan tim sehingga mereka dapat menawarkan kontrak dengan angka lebih rendah.
Barcelona Tidak Punya Kewajiban Memberikan Jawaban yang Diinginkan Vlahovic
Istilah PHP memang menarik digunakan untuk menggambarkan situasi ini, tetapi perlu dipahami bahwa Barcelona tidak pernah diumumkan sudah menjanjikan kontrak kepada Vlahovic.
Ketertarikan dan komunikasi awal memang ada.
Nama Vlahovic juga terus berada dalam diskusi karena status agen bebasnya membuat ia selalu relevan ketika Barcelona membicarakan penyerang.
Namun, Deco belum meningkatkan komunikasi tersebut menjadi negosiasi final.
Karena itu, Vlahovic sebenarnya sedang menunggu keputusan yang belum pernah dijanjikan kepadanya.
Barcelona mempunyai hak menilai seluruh pilihan sebelum menentukan pemain yang akan dibawa ke Camp Nou.
Vlahovic juga mempunyai hak menghentikan penantian dan menerima tawaran klub lain.
Pilihan Besar Kini Berada di Tangan Dusan Vlahovic
Pada usia 26 tahun, Vlahovic seharusnya berada dalam periode yang sangat penting dalam karier seorang striker.
Ia sudah mempunyai pengalaman besar di Serie A, pernah bermain di Liga Champions, membela tim nasional Serbia, serta menghabiskan beberapa musim dalam tekanan tinggi bersama Juventus.
Status tanpa klub bukan sesuatu yang ideal.
Barcelona tetap menjadi tujuan yang sangat menggoda, tetapi sejauh ini Blaugrana belum menunjukkan urgensi serupa dengan sang pemain.
Besiktas menawarkan uang dan kemungkinan peran utama. Atletico mulai kembali melihat peluang. Klub Premier League juga masih dapat muncul apabila terjadi perubahan kebutuhan sebelum jendela transfer ditutup.
Vlahovic sekarang harus menentukan seberapa lama dirinya bersedia menunggu.
Jika Barcelona akhirnya gagal mendapatkan target utama atau kehilangan penyerang tambahan, telepon dari Camp Nou masih mungkin datang. Status agen bebas membuat proses transaksi dapat bergerak sangat cepat karena tidak ada klub asal yang harus diajak bernegosiasi.
Namun, apabila Deco tetap menempatkannya di belakang nama lain, Vlahovic harus menerima bahwa harapan bermain menggunakan seragam Blaugrana tidak pernah berkembang menjadi sebuah kesepakatan.
Sementara klub lain mulai menyusun skuad untuk pertandingan resmi, Dusan Vlahovic masih berada di luar lapangan kompetitif, menunggu satu tawaran dari Barcelona yang sampai sekarang belum juga datang.