Rekor Gol Mohamed Salah di Liverpool, dari Liga Inggris sampai Eropa
Mohamed Salah tidak lagi sekadar dikenang sebagai winger tajam yang pernah meledak pada musim debutnya. Di Liverpool, ia sudah berubah menjadi mesin gol lintas era, lintas pelatih, dan lintas kompetisi. Sampai pertengahan Maret 2026, Salah telah mencatat 255 gol dan 119 assist dalam 435 penampilan untuk Liverpool. Angka itu menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak ketiga dalam sejarah klub, di bawah Ian Rush dan Roger Hunt, sekaligus menjadikannya salah satu penyerang paling berpengaruh yang pernah bermain di Anfield.

Yang membuat kisah ini terasa lebih besar adalah cara Salah membangun rekornya. Ia bukan penyerang tengah murni yang hidup dari umpan silang dan bola muntah. Ia datang sebagai penyerang sisi kanan, tetapi mengumpulkan gol di Liga Inggris, Liga Champions, FA Cup, League Cup, sampai Community Shield. Itu sebabnya rekor golnya tidak bisa dibaca hanya sebagai jumlah akhir, melainkan sebagai peta dominasi seorang pemain yang konsisten menjadi ancaman utama Liverpool selama hampir sembilan musim penuh.
Salah dan ukuran kebesaran seorang pencetak gol
Di banyak klub besar, pemain yang mampu melewati angka 100 gol sudah dianggap menempati rak istimewa. Salah melampaui tahap itu jauh lebih cepat dari ekspektasi. Saat Liverpool memasuki fase perpisahan dengan sang pemain pada Maret 2026, banyak angka lama ikut naik ke permukaan. Yang paling menonjol tentu 255 gol dalam 435 laga, rasio yang menunjukkan bahwa ia hampir selalu terlibat langsung dalam momen penentu pertandingan.
Dari perspektif sejarah klub, Salah bukan hanya produktif, tetapi juga efisien. Ia mencapai 255 gol lewat 435 penampilan, sedangkan rincian lain menunjukkan total itu tersebar di liga, piala domestik, dan kompetisi Eropa. Artinya, rekor Salah tidak dibangun dari satu jalur kompetisi saja. Ia rajin mencetak gol di hari biasa, tetapi tetap muncul di malam besar Eropa dan pertandingan gugur yang menuntut ketenangan level tinggi.
Tabel statistik gol Mohamed Salah per kompetisi bersama Liverpool
Agar gambaran rekornya lebih jelas, berikut pecahan gol Salah menurut kompetisi sampai 18 Maret 2026.
| Kompetisi | Penampilan | Gol | Assist |
|---|---|---|---|
| Premier League | 310 | 189 | 92 |
| Champions League | 94 | 48 | 17 |
| FA Cup | 14 | 8 | 2 |
| Europa League | 9 | 5 | 5 |
| League Cup | 11 | 4 | 1 |
| Community Shield | 6 | 1 | 0 |
| Total | 435 | 255 | 119 |
Tabel ini langsung menjelaskan satu hal penting. Rekor terbesar Salah memang lahir di Premier League, tetapi panggung Eropa juga memberi porsi sangat besar. Bahkan, total 48 golnya di Champions League untuk Liverpool membuat namanya berdiri sangat tinggi dalam sejarah kompetisi elite Eropa.
Liga Inggris, wilayah kekuasaan utama Salah
Saat berbicara tentang Salah di Liverpool, Premier League tetap menjadi panggung paling kuat untuk mengukur dominasinya. Hingga Maret 2026 ia mengoleksi 189 gol liga dalam 310 pertandingan, plus 92 assist. Angka 189 itu membuatnya menjadi top skor Liverpool sepanjang era Premier League, sekaligus salah satu pemain dengan produksi terbaik dalam sejarah kompetisi.
Keistimewaan Salah di liga tidak hanya terlihat dari jumlah gol total, tetapi juga dari ketahanan produksinya per musim. Pada 2017/18 ia langsung meledak dengan 32 gol liga. Setelah itu ia tetap tinggi dengan 22 gol pada 2018/19, 19 pada 2019/20, 22 pada 2020/21, 23 pada 2021/22, 19 pada 2022/23, 18 pada 2023/24, lalu melonjak lagi menjadi 29 pada 2024/25. Bahkan di musim 2025/26 yang lebih rumit, ia masih mencatat lima gol liga sampai pertengahan Maret. Catatan seperti ini sulit ditemukan pada pemain sisi kanan yang bertugas juga membuka ruang dan ikut fase build up.
Musim paling gila di Premier League
Jika harus memilih satu musim paling ikonik, maka 2017/18 tetap menempati tempat khusus. Salah datang dengan harapan tinggi, tetapi yang terjadi justru ledakan luar biasa. Tiga puluh dua gol liga membuatnya memecahkan rekor gol dalam semusim Premier League format 38 pertandingan. Itu bukan sekadar awal yang bagus, melainkan deklarasi bahwa Liverpool baru saja mendapatkan pemain yang bisa mengubah peta persaingan. Angka itu menjadi fondasi dari total 44 gol di semua ajang pada musim debutnya.
Tetapi bila bicara kualitas musim secara keseluruhan, 2024/25 juga sangat layak ditempatkan sejajar. Salah menutup musim itu dengan 29 gol dan 18 assist di Premier League, atau 47 keterlibatan gol, angka tertinggi yang pernah dicatat pemain dalam satu musim format 38 laga. Musim itu pula yang mengantar Liverpool meraih gelar liga dan membuat Salah kembali dipandang sebagai figur paling menentukan di Inggris.
Liga Champions, panggung besar yang mengangkat warisannya
Penyerang besar biasanya membutuhkan satu arena untuk membuktikan bahwa ketajamannya bisa bertahan saat intensitas naik. Untuk Salah, arena itu adalah Liga Champions. Gol golnya di turnamen ini membawanya ke angka 50 gol di Champions League proper sepanjang karier, sekaligus membuatnya menjadi pemain Afrika pertama yang menembus jumlah tersebut. Dari total itu, 48 gol dicetak untuk Liverpool.
Angka itu penting bukan cuma karena besar, tetapi karena datang dari laga besar. Salah mencetak gol pada fase grup, fase gugur, semifinal, sampai final. Salah satu momen paling diingat tentu golnya ke Manchester City pada perempat final 2018 dan penalti cepat di final 2019 melawan Tottenham. Ia juga pernah mencetak hattrick tercepat dalam sejarah Liga Champions saat menghadapi Rangers pada musim 2022/23, sebuah bukti bahwa ancamannya di Eropa tidak pernah benar benar surut. Secara total ia mencetak 53 gol di kategori Eropa, terdiri dari 48 di Liga Champions dan 5 di Europa League.
Kenapa rekor Eropa Salah terasa spesial
Ada banyak striker yang garang di liga tetapi tidak selalu bisa memindahkan level itu ke Eropa. Salah justru melakukan keduanya. Ia cepat, tetapi juga tenang. Ia bisa menyelesaikan serangan balik, tetapi juga tahu kapan harus bergerak ke half space dan menunggu umpan cut back. Karena itu, gol golnya di Eropa terasa beragam. Ada penalti, ada tembakan kaki kiri khas dari sisi kanan, ada penyelesaian satu sentuhan, dan ada pula momen solo yang lahir dari keberanian menyerang ruang sempit.
Di mata sejarah Liverpool, total 48 gol Liga Champions itu membuat Salah sangat sulit dikejar. Ia bukan hanya pencetak gol Eropa yang rajin, tetapi pemain yang nyaris selalu hadir dalam siklus kompetisi tertinggi klub selama bertahun tahun. Kombinasi umur panjang, performa stabil, dan keberanian tampil pada malam besar membuat rekornya di Eropa terlihat sama megahnya dengan catatan liganya.
Piala domestik dan gol yang sering luput dari sorotan
Karena dominasi Salah di Premier League dan Eropa begitu besar, publik kadang lupa bahwa ia juga mengisi statistik piala domestik dengan cukup padat. Sampai Maret 2026, ia mencetak delapan gol di FA Cup dan empat gol di League Cup. Tambahan satu gol di Community Shield membuat total jalur non liga dan non Eropa ini ikut mempertebal warisannya. Secara keseluruhan, kompetisi piala domestik memberi 13 gol tambahan ke rekeningnya.
Bila dilihat per musim, ada tahun tahun ketika piala domestik nyaris tidak memberi tambahan besar. Namun ada juga fase ketika kompetisi ini membantu menjaga ritme gol Salah. Musim 2020/21 misalnya, ia membuat tiga gol FA Cup. Pada 2022/23 ia menambah satu gol FA Cup dan satu gol League Cup. Pada 2025/26, sampai pertengahan Maret, dua golnya di FA Cup ikut menambah total keseluruhan. Semua ini memperlihatkan bahwa produktivitas Salah tidak hanya muncul ketika lampu sorot paling terang, tetapi juga saat Liverpool membutuhkan efisiensi dalam jadwal yang padat.
Tabel statistik gol Salah per musim bersama Liverpool
Untuk melihat bagaimana konsistensinya berkembang dari tahun ke tahun, berikut ringkasan total gol Salah per musim.
| Musim | Liga | FA Cup | League Cup | Eropa | Lainnya | Total Gol |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 2017/18 | 32 | 1 | 0 | 11 | 0 | 44 |
| 2018/19 | 22 | 0 | 0 | 5 | 0 | 27 |
| 2019/20 | 19 | 0 | 0 | 4 | 0 | 23 |
| 2020/21 | 22 | 3 | 0 | 6 | 0 | 31 |
| 2021/22 | 23 | 0 | 0 | 8 | 0 | 31 |
| 2022/23 | 19 | 1 | 1 | 8 | 1 | 30 |
| 2023/24 | 18 | 1 | 1 | 5 | 0 | 25 |
| 2024/25 | 29 | 0 | 2 | 3 | 0 | 34 |
| 2025/26 | 5 | 2 | 0 | 3 | 0 | 10 |
| Total | 189 | 8 | 4 | 53 | 1 | 255 |
Tabel ini memperlihatkan dua hal. Pertama, Salah hampir tidak pernah benar benar turun tajam dalam jangka panjang. Kedua, ketika satu jalur kompetisi menurun, jalur lain sering menjaga produktivitasnya. Inilah yang membuat total 255 gol terasa sangat kokoh. Ia tidak bergantung pada satu musim ajaib saja, melainkan membangun rekor itu lewat tumpukan musim kuat secara beruntun.
Lawan favorit dan pola gol yang membentuk reputasinya
Salah juga punya daftar korban yang menjelaskan kenapa ia begitu menakutkan bagi tim lawan. Manchester United menjadi lawan yang paling sering ia bobol dengan 16 gol. Setelah itu ada Tottenham Hotspur dengan 14 gol, lalu Manchester City dan West Ham United dengan masing masing 13 gol. Arsenal, Aston Villa, dan Newcastle juga masuk daftar lawan yang berulang kali dihukum oleh kaki kiri Salah.
Data yang sama juga menunjukkan bahwa sebagian besar golnya lahir dari open play, yakni 209 gol, sementara 46 lainnya datang dari titik penalti. Distribusi menit golnya pun menarik. Salah paling sering mencetak gol pada rentang menit 76 sampai 90 dengan total 60 gol. Ini memberi gambaran bahwa ia bukan cuma tajam, tetapi juga tahan memainkan intensitas sampai fase akhir laga, saat ruang mulai terbuka dan konsentrasi lawan turun.
Salah bukan hanya finisher
Satu hal yang kerap membuat rekor gol Salah lebih istimewa adalah fakta bahwa ia juga pencipta peluang utama. Sejak bergabung pada 2017, Salah menjadi pemain dengan jumlah peluang open play terbanyak di Premier League. Jadi, ketika bicara 255 gol, kita juga harus mengingat bahwa ia membangun sebagian dari angka itu sambil tetap menjadi penyedia servis bagi rekan setim. Itulah sebabnya total assistnya yang mencapai 119 tidak pernah bisa dipisahkan dari pembahasan soal gol.

Dalam bahasa sederhana, Salah bukan pemain yang sekadar menunggu bola matang. Ia membawa bola, mengacak posisi lawan, menciptakan peluang, lalu tetap sanggup menutup serangan dengan penyelesaian. Kombinasi inilah yang membuat rekornya sulit ditiru. Banyak pemain bisa jadi top skor. Banyak juga yang bisa jadi kreator. Tetapi sangat sedikit yang bisa menggabungkan keduanya selama bertahun tahun di level tertinggi seperti Salah.
Apa arti 255 gol bagi Liverpool
Angka 255 pada akhirnya lebih dari sekadar catatan statistik. Itu adalah ringkasan dari era ketika Liverpool kembali menjadi penantang serius di Inggris dan Eropa. Salah hadir di fase Jurgen Klopp yang penuh ledakan, bertahan ketika tim masuk masa transisi, lalu tetap relevan sampai era baru berikutnya. Ia memberi Liverpool gol di laga pembuka, malam besar Eropa, duel papan atas, dan pertandingan yang tampak kecil tetapi menentukan arah musim.
Karena itu, rekor gol Salah di Liverpool tidak cukup dibahas sebagai daftar angka kering. Premier League memberinya panggung terluas, Liga Champions mengangkat gengsinya, dan kompetisi lain menyempurnakan total keseluruhannya. Dari 189 gol liga, 48 gol Liga Champions, sampai tambahan di FA Cup, Europa League, League Cup, dan Community Shield, semuanya menyatu menjadi warisan yang sangat sulit dikejar pemain Liverpool generasi berikutnya.