Vini Cetak Dua Penalti, Madrid Gilas Sociedad 4-1 di Bernabeu dan Ambil Puncak
Real Madrid menutup malam di Santiago Bernabeu dengan wajah garang. Real Sociedad dibuat tak nyaman sejak peluit awal, lalu dipaksa mengejar bola dan emosi ketika tuan rumah terus menekan hingga papan skor berhenti di angka 4-1. Sorotan utama jatuh ke Vinicius Junior yang mencetak dua gol lewat titik putih, tetapi kemenangan ini terasa sebagai paket lengkap: start cepat, kontrol tempo, dan ketajaman yang muncul di momen momen kunci.
Kemenangan ini juga punya bumbu cerita: Real Madrid tampil tanpa Kylian Mbappe yang tidak turun karena masalah pada lututnya, namun mesin serang tetap hidup dan bahkan terlihat lebih langsung dalam mengeksekusi rencana pertandingan.
Start Kilat di Bernabeu, Madrid Langsung Menggigit

Bernabeu belum benar benar duduk tenang ketika Real Madrid sudah memimpin. Gol pembuka datang cepat, menit kelima, berawal dari umpan silang Trent Alexander Arnold yang disambar Gonzalo Garcia. Momen ini penting karena menunjukkan niat Madrid sejak awal: tidak memberi Sociedad waktu untuk menyusun blok, tidak memberi kiper ruang untuk nyaman mengatur ritme.
Gonzalo Garcia Menjawab Kepercayaan
Gonzalo Garcia menggantikan peran yang biasanya diisi nama besar, tapi yang ia tunjukkan justru keberanian mengambil ruang. Sentuhan akhirnya simpel, tetapi timing larinya membuat garis belakang Sociedad terlambat bereaksi. Gol cepat seperti ini sering mengubah peta pertandingan, sebab tim tamu dipaksa keluar dari rencana awal yang biasanya lebih hati hati.
Tekanan Awal yang Memaksa Sociedad Bereaksi
Setelah unggul, Madrid tidak mundur. Mereka tetap mengincar momen kedua, menekan sisi sayap dan memancing duel satu lawan satu. Sociedad sempat mencoba menenangkan laga lewat penguasaan bola, namun Madrid menutup jalur jalur progresif dengan disiplin, membuat aliran bola tamu lebih sering melebar daripada menusuk.
Sociedad Sempat Menyamakan, Laga Memanas di Titik Putih
Real Sociedad tidak menyerah hanya karena tertinggal cepat. Mereka menemukan jalan kembali lewat penalti di menit 21. Mikel Oyarzabal maju dan mengeksekusi dengan tenang setelah pelanggaran yang berujung hukuman di kotak terlarang. Skor 1 1 membuat atmosfer berubah, Bernabeu mendadak tegang.
Penalti Oyarzabal Mengubah Suasana
Bagi tim tamu, gol seperti ini adalah suntikan oksigen. Mereka sempat terlihat lebih berani, menekan lebih tinggi beberapa menit setelahnya. Namun yang terjadi kemudian justru menjadi titik balik paling menentukan: Madrid merespons seketika, dan Sociedad kembali terseret ke pusaran masalah yang sama.
Vinicius Junior Mengunci Momentum dengan Dua Penalti
Jika Sociedad berharap gol penyama membuat Madrid goyah, Vinicius membantahnya. Empat menit setelah penalti Sociedad, Madrid mendapat penalti juga. Vinicius dijatuhkan di area berbahaya, lalu ia sendiri yang mengambil tanggung jawab dan menyamakan sekaligus membalikkan tekanan psikologis ke pihak lawan.
Penalti Pertama, Respons Cepat yang Mematikan
Penalti pertama Vinicius bukan sekadar gol, tetapi pernyataan: Madrid tidak akan membiarkan laga berjalan sesuai ritme Sociedad. Dari sudut pandang pertandingan, ini mematahkan fase terbaik tim tamu yang baru saja lahir setelah skor 1 1.
Valverde Menambah Luka, Madrid Mengamuk Sebelum Jeda

Setelah skor berubah, Madrid seperti mencium darah. Federico Valverde kemudian menambah gol di menit 31 lewat tembakan melengkung dari tepi kotak penalti. Skor 3 1 sebelum turun minum memberi jarak aman, sekaligus memaksa Sociedad mengejar dengan cara yang lebih terbuka.
Penalti Kedua Vinicius, Ketenangan yang Menghabisi Harapan
Awal babak kedua menjadi panggung penalti kedua. Vinicius kembali memenangkan duel di kotak penalti dan kembali menjadi eksekutor. Ia menuntaskan tugasnya, membawa Madrid menjauh 4 1 dan praktis menutup pintu comeback.
Ada nuansa psikologis yang kuat di sini. Dua penalti yang sama sama dipicu pelanggaran di area krusial membuat Sociedad kehilangan pegangan, sementara Madrid semakin percaya diri dalam mengelola laga.
“Dua kali berdiri di titik putih dalam laga besar seperti ini bukan cuma soal teknik, tapi soal kepala yang tetap dingin ketika stadion bergetar.”
Pola Permainan: Madrid Lebih Klinis, Sociedad Lebih Banyak Mencoba
Menariknya, angka angka pertandingan menggambarkan duel yang lebih seimbang daripada skor akhir. Real Sociedad justru melepaskan percobaan lebih banyak, 13 tembakan berbanding 11 milik Madrid. Namun efektivitas Madrid terlihat pada kualitas peluang dan ketepatan eksekusi momen.
Madrid juga unggul tipis penguasaan bola, sekitar 51.8 persen, yang menunjukkan mereka cukup nyaman mengendalikan ritme tanpa harus mendominasi secara berlebihan.
Ketika Efisiensi Jadi Pembeda
Sociedad punya fase fase di mana mereka bisa membawa bola masuk ke area sepertiga akhir, bahkan memenangi jumlah sepak pojok 6 berbanding 4. Tetapi Madrid tidak panik. Pertahanan tetap rapat, dan ketika peluang datang, mereka menghukum.
Bernabeu, Energi, dan Detail Kecil
Laga ini dimainkan di Santiago Bernabeu dengan kehadiran penonton 74,176, angka yang menggambarkan betapa besarnya panggung pertandingan. Dalam atmosfer seperti ini, detail kecil sering membesar: satu tekel terlambat, satu langkah salah, satu duel satu lawan satu yang kalah, bisa langsung berubah jadi bencana.
Statistik Pertandingan Real Madrid vs Real Sociedad
| Statistik | Real Madrid | Real Sociedad |
|---|---|---|
| Skor akhir | 4 | 1 |
| Penguasaan bola | 51.8% | 48.2% |
| Tembakan | 11 | 13 |
| Tembakan tepat sasaran | 5 | 3 |
| Sepak pojok | 4 | 6 |
| Kartu kuning | 1 | 1 |
| Saves kiper | 2 | 0 |
| Stadion | Santiago Bernabeu | Santiago Bernabeu |
| Penonton | 74,176 | 74,176 |
Urutan Gol: Madrid Menang dengan Ledakan di Dua Babak
Agar alur pertandingan lebih terasa, ini rangkaian gol yang membentuk cerita 4 1.
Babak Pertama: Tiga Gol, Satu Pukulan Beruntun
Madrid mencetak gol cepat lewat Gonzalo Garcia menit 5. Sociedad membalas lewat penalti Oyarzabal menit 21. Lalu Madrid mengamuk: Vinicius menyamakan lewat penalti menit 24 dan Valverde menambah gol menit 31.
Babak Kedua: Penalti Mengunci Kemenangan
Vinicius mencetak gol keempat Madrid lewat penalti pada awal babak kedua, membuat Sociedad semakin sulit bernapas dan Madrid lebih leluasa mengelola tempo hingga akhir.
Implikasi Klasemen: Madrid Naik, Tekanan ke Pesaing Meningkat
Kemenangan ini membuat Real Madrid sempat naik ke puncak klasemen LaLiga dengan 60 poin, unggul dua angka dari Barcelona yang masih punya satu laga di tangan. Dari sudut pandang ruang ganti, hasil seperti ini bukan cuma tiga poin, tapi pesan bahwa Madrid tetap bisa tajam bahkan tanpa satu bintang utama di starting XI.
Catatan Tambahan: Vinicius Nyaris Hat trick, tapi Dianulir
Menjelang akhir laga, Vinicius hampir menambah gol untuk melengkapi malam sempurnanya. Ada momen ketika ia nyaris mencetak gol lagi, namun akhirnya dianulir karena offside. Tetap saja, dua gol penalti plus kontribusi dalam memenangi dua hukuman itu sudah cukup membuat namanya jadi headline.