Prediksi Sunderland vs Crystal Palace 17 Januari : Stadion of Light Siap Meledak

Laga di Stadion of Light selalu punya “rasa” yang beda, apalagi ketika Sunderland sedang merasa rumahnya benar benar jadi benteng. Sabtu, 17 Januari 2026 pukul 15:00 GMT, The Black Cats menjamu Crystal Palace dalam lanjutan Premier League, dan ini bukan duel yang sekadar lewat di jadwal. Ini pertandingan yang bisa menggeser mood satu kota, dan bisa juga bikin satu tim pulang dengan kepala penuh pertanyaan.

Sunderland masuk pekan ini dengan status tim papan tengah yang cukup nyaman, sementara Palace datang dengan beban performa yang seret, plus isu di luar lapangan yang lagi panas panasnya. Kalau kamu cari pertandingan yang bisa tiba tiba jadi “berisik” padahal terlihat biasa, ya ini salah satunya.


Info Pertandingan Sunderland vs Crystal Palace

Pertandingan ini digelar di Stadion of Light dan kick off pada 15:00 GMT, Sabtu 17 Januari 2026.

Jadwal dan tempat

KompetisiPremier League 2025/2026
PertandinganSunderland vs Crystal Palace
TanggalSabtu, 17 Januari 2026
Kick off15:00 GMT
StadionStadium of Light

Situasi Klasemen: Tipis Tipis Tapi Berasa

Kalau melihat angka klasemen, ini duel tim yang jaraknya tidak jauh. Sunderland ada di posisi 10, Palace posisi 13. Keduanya sama sama mengoleksi 7 kemenangan, tapi Sunderland lebih sering seri, sementara Palace lebih sering kalah. Kalau dilihat dari rata rata gol, dua tim ini juga mirip, dan itu biasanya jadi pertanda bahwa pertandingan bisa bergerak di jalur ketat.

Tabel statistik musim ini (hingga jelang laga)

StatistikSunderlandCrystal Palace
Posisi1013
Menang77
Seri97
Kalah57
Rata rata gol cetak1,001,05
Rata rata gol kebobolan1,051,10

Angka ini memberi petunjuk yang penting: dua tim ini bukan tipe yang tiap pekan menang besar. Mereka lebih sering main rapat, lebih sering ketemu momen serba tipis, dan pertandingan seperti ini biasanya ditentukan oleh satu detail kecil.


Tren Performa Terbaru: Sunderland Kuat di Rumah, Palace Datang dengan Beban

Di sinilah Sunderland punya pegangan. Mereka belum kalah dalam 10 laga kandang Premier League musim ini. Lima menang, lima seri. Buat tim promosi, itu bukan sekadar bagus, itu sinyal bahwa mereka tahu cara “hidup” di level atas.

Namun ada catatan yang wajib dibaca: Sunderland sedang kesulitan menang di awal 2026. Setelah serangkaian hasil imbang, mereka sempat dihajar Brentford 0:3 di liga. Masalah terbesar mereka belakangan ini sederhana tapi menyakitkan: gol seret. Bahkan mereka beberapa kali tidak mencetak gol dalam rentang laga terakhir.

Crystal Palace: bukan cuma hasilnya yang jelek, tapi momennya juga buruk

Crystal Palace datang dalam situasi yang lebih “berisik”. Mereka tersingkir dari FA Cup oleh tim non liga, sebuah pukulan yang bikin ruang ganti panas panasnya. Setelah itu, rentetan hasil tanpa kemenangan makin panjang.

Dan yang bikin semakin berat, pelatih Oliver Glasner mengonfirmasi akan pergi di akhir musim. Berita seperti ini kadang bisa memantik semangat, kadang juga bisa bikin pemain kehilangan pegangan. Tinggal kita lihat, Palace termasuk yang mana.


Head to Head: Pernah Buntu, Pernah Meledak

Pertemuan terakhir mereka musim ini berakhir 0:0. Tidak ada drama gol, tapi cukup menggambarkan bahwa keduanya bisa saling mematikan.

Di catatan pertemuan versi situs resmi klub, total pertemuan yang tercatat untuk era modern mereka menunjukkan angka yang seimbang. Artinya, ini duel yang sering banget jatuh ke wilayah fifty fifty.

Rekap pertemuan terakhir yang paling relevan

TanggalLagaSkor
13 Sep 2025Crystal Palace vs Sunderland0:0
4 Feb 2017Crystal Palace vs Sunderland0:4

Satu hal yang menarik: pertemuan lawas mereka pernah jadi milik Sunderland dengan skor telak. Tapi sepak bola tidak hidup dari nostalgia. Yang hidup itu performa hari ini.


Kabar Tim: Siapa yang Absen, Siapa yang Balik

Ini bagian yang bisa mengubah cerita. Karena laga ketat seperti ini sering ditentukan oleh “siapa yang masih utuh”.

Sunderland: kehilangan pemain di sisi kiri, tapi inti tim tetap ada

Sunderland dipastikan tanpa beberapa nama karena cedera dan tugas internasional, termasuk Arthur Masuaku dan Bertrand Traore, plus Habib Diarra dan Chemsdine Talbi yang masih di AFCON.

Kabar baiknya, ada pemain yang kembali tersedia dan itu penting untuk keseimbangan, termasuk opsi di sektor kiri pertahanan.

Crystal Palace: Guéhi absen, Lerma balik

Palace kehilangan Marc Guéhi, dan ini bukan kehilangan biasa. Dia kapten, pemimpin, sekaligus salah satu palang pintu paling stabil.

Di sisi lain, Jefferson Lerma kembali masuk skuad setelah menjalani protokol gegar otak. Ada juga Chadi Riad yang masuk daftar perjalanan tim setelah lama absen.


Prediksi Starting XI: Gambaran Duel di Tengah

Dari banyak prediksi, gambarnya kurang lebih begini: Sunderland akan mencoba menekan lewat lini kedua, sementara Palace lebih siap menunggu celah dan menyerang dengan dua gelandang serang di belakang Mateta.

Prediksi XI Sunderland

Roefs; Mukiele, Ballard, Alderete, Reinildo; Xhaka, Sadiki; Mayenda, Le Fee, Adingra; Brobbey

Prediksi XI Crystal Palace

Henderson; Canvot, Lacroix, Richards; Devenny, Wharton, Hughes, Mitchell; Johnson, Pino; Mateta

Ini menarik karena Sunderland punya kontrol bola yang lumayan rapi lewat Xhaka dan Le Fee, sementara Palace punya tipe gelandang yang bisa “nggigit” lewat Wharton dan Hughes.


Duel Kunci yang Bisa Menentukan Skor

Kalau kamu ingin membaca pertandingan ini dengan lebih tajam, fokuslah pada tiga duel ini.

1. Le Fee dan ruang di belakang gelandang Palace

Le Fee cenderung bermain sebagai penghubung yang licin, bukan sekadar pengumpan aman. Dia suka menerima bola di half space dan memaksa bek lawan mengambil keputusan cepat. Kalau Palace terlambat menutup, Sunderland bisa dapat peluang dari cut back atau tembakan dari depan kotak.

2. Mateta: ancaman yang tetap harus dihormati

Mateta adalah tipe striker yang cukup dapat satu momen untuk mengubah papan skor. Jika Sunderland terlalu percaya diri menyerang, Mateta bisa mencuri ruang dari bola kedua, terutama jika Palace memaksa duel fisik.

3. Set piece: senjata diam diam Sunderland

Pertandingan seperti ini sering ditentukan oleh detail kecil. Bola mati bisa jadi jalan tercepat untuk memecah kebuntuan, terutama ketika dua tim sama sama menjaga blok pertahanan rapat.


Cara Main yang Mungkin Terjadi di Lapangan

Secara nuansa, Sunderland kemungkinan tidak akan bermain liar. Mereka akan sabar, memancing Palace keluar, lalu mengalirkan bola ke sisi sayap sebelum masuk ke area tengah. Dengan dukungan publik sendiri, Sunderland biasanya makin berani menaikkan garis tekan di babak kedua.

Palace, sebaliknya, punya alasan kuat untuk tampil lebih aman. Rekor mereka sedang buruk, ruang ganti sedang tidak tenang, dan kehilangan satu pemimpin di lini belakang membuat koordinasi harus ekstra rapat. Dalam kondisi begini, Palace bisa saja memilih pertandingan yang “jelek tapi hidup”, alias mengutamakan tidak kebobolan dulu.

Dan jujur saja, saya bisa membayangkan pertandingan ini sedikit bikin fans geregetan. Bukan karena tidak menarik, tapi karena ritmenya bisa naik turun. Ada fase Sunderland menekan, ada fase Palace mematikan tempo.


Prediksi Skor Sunderland vs Crystal Palace 17 Januari 2026

Saya mengarah ke laga yang tipis, keras, dan kemungkinan besar tidak banjir gol. Sunderland punya bekal paling kuat yaitu konsistensi kandang, sedangkan Palace datang dengan terlalu banyak gangguan, mulai dari tren hasil sampai absennya pemain kunci di belakang.

Prediksi skor akhir: Sunderland 1:0 Crystal Palace

Kalau Sunderland mencetak gol lebih dulu, mereka punya modal untuk menjaga ritme dan membuat Palace frustrasi. Tapi jika sampai menit 60 masih 0:0, pertandingan ini bisa berubah jadi adu kesabaran yang panjang.

Potensi pencetak gol

Brobbey bisa jadi pembeda jika Sunderland mampu mengirim bola cepat ke kotak penalti, sementara Le Fee adalah opsi dari tembakan second line jika Palace terlalu fokus menutup striker.

Leave a Reply