Newcastle Mengincar Saud Abdulhamid, Sinyal Perombakan Pos Bek Kanan Makin Kencang
Newcastle United kembali memanaskan bursa, kali ini lewat satu nama yang tidak biasa muncul di daftar belanja klub Premier League. Saud Abdulhamid, bek kanan asal Arab Saudi yang sedang menjalani musimnya di Prancis, disebut masuk radar The Magpies setelah serangkaian pemantauan langsung. Ceritanya bukan sekadar “Newcastle butuh pemain baru”, karena ada rangkaian alasan yang bikin transfer ini terasa masuk akal: posisi bek kanan mereka sedang menuju fase transisi, sementara Abdulhamid menawarkan profil yang berbeda, terutama dari sisi kecepatan dan agresivitas menyerang.

Di tengah persaingan Premier League yang makin menuntut fullback serbabisa, Newcastle paham satu hal: tim yang stabil di papan atas biasanya punya sisi sayap yang kuat, baik untuk menjaga lebar serangan maupun menutup ruang ketika lawan melakukan serangan balik. Dan untuk Newcastle, sektor kanan itu sedang mencari bentuk baru, apalagi jika skuat mereka mengalami pergeseran di akhir musim.
Kenapa Newcastle mulai serius memburu bek kanan baru
Newcastle selama beberapa musim terakhir sangat bergantung pada kombinasi pengalaman dan fleksibilitas di sisi kanan. Namun dinamika skuat tidak selamanya bisa dipertahankan. Ada pemain senior yang masa depannya mulai dipertanyakan, ada opsi pelapis yang tidak selalu konsisten, dan ada aset muda yang justru bisa mengundang peminat klub besar lain.
Itulah sebabnya pencarian bek kanan baru terasa bukan proyek “cadangan”, melainkan langkah antisipasi agar Newcastle tidak masuk musim baru dengan lubang besar di satu posisi paling vital.
Trippier, Krafth, dan situasi yang membuat Newcastle harus bergerak
Kieran Trippier masih punya kualitas, terutama lewat umpan silang dan situasi bola mati. Tapi Newcastle juga tidak bisa menutup mata soal usia, beban menit bermain, dan kebutuhan menjaga intensitas permainan. Di sisi lain, Emil Krafth selama ini menjadi opsi yang berguna, namun Newcastle butuh kepastian kualitas untuk bersaing di level Eropa dan liga sekaligus.
Satu nama lain yang selalu jadi bahan diskusi adalah Tino Livramento. Ketika ada ketidakpastian soal masa depan pemain dengan nilai pasar tinggi, klub yang cerdas biasanya menyiapkan rencana kedua, bukan menunggu sampai terlambat. Maka, masuknya Abdulhamid sebagai target terasa selaras dengan logika manajemen risiko.
Newcastle butuh bek kanan yang tidak cuma bertahan
Sepak bola modern menuntut fullback seperti pemain sayap tambahan. Newcastle butuh bek kanan yang:
- kuat saat transisi bertahan
- berani membawa bola naik untuk memecah pressing
- punya energi untuk melakukan overlap berulang
- bisa memberi ancaman lewat umpan akhir atau cutback
Abdulhamid dikenal sebagai pemain yang agresif dalam naik turun, dan itu salah satu alasan kenapa ia bisa terlihat menarik untuk Newcastle yang sering mengandalkan serangan dari sisi lapangan.
Siapa Saud Abdulhamid dan kenapa namanya naik di Eropa
Saud Abdulhamid adalah bek kanan berusia 26 tahun, kaki dominan kanan, dan saat ini bermain di RC Lens. Statusnya menarik karena ia bukan “pemain permanen Lens sepenuhnya”. Ia berada di Lens sebagai pemain pinjaman dari AS Roma, dan situasi ini punya efek langsung pada potensi transfernya.
Dalam kasus seperti ini, Newcastle tidak hanya bernegosiasi dengan satu klub. Newcastle harus memahami mekanisme klausul, opsi permanen, dan potensi buy back yang bisa mengubah semuanya.
Jalur karier yang membuat transfernya jadi rumit tapi menggoda
Abdulhamid berada dalam skema yang sering terjadi pada klub besar: pemain dipinjamkan untuk mendapat menit bermain dan menaikkan nilai, lalu klub pemilik bisa mengambil keputusan apakah:
- membawa pulang untuk masuk rencana utama
- menjual untuk keuntungan
- membiarkan klub peminjam menebus dengan nilai tertentu
Lens kabarnya mempertimbangkan membuat transfernya permanen. Namun jika ada klausul buy back dari Roma, peta negosiasi menjadi lebih berlapis. Newcastle harus cermat agar tidak masuk perang harga yang tidak perlu, atau lebih buruk lagi, sudah menyiapkan semuanya tetapi ujungnya pemain “ditarik balik” dulu oleh klub asal.
Profil permainan yang cocok dengan Premier League
Kalau Newcastle benar benar mengarah ke Abdulhamid, mereka jelas melihat karakter yang spesifik:
- kecepatan saat recovery run
- berani melakukan duel satu lawan satu
- aktif maju untuk mendukung winger
- cukup disiplin untuk menjaga garis pertahanan
Premier League itu keras, cepat, dan sangat menuntut stamina. Bek kanan yang lambat akan jadi sasaran serangan balik. Bek kanan yang pasif akan membuat tim kehilangan opsi saat menyerang. Abdulhamid berada di tipe yang dinilai bisa memberi Newcastle energi baru di sektor kanan.
Kenapa Newcastle memantau Abdulhamid secara langsung
Yang membuat rumor ini terasa lebih “hidup” adalah cerita bahwa Newcastle melakukan pemantauan di laga Lens, termasuk ketika Lens meraih kemenangan besar 5 0 atas Paris FC dan Abdulhamid disebut ikut menyumbang assist. Pemantauan seperti ini biasanya bukan sekali datang lalu pulang. Jika klub mengirim pengamat, berarti mereka sudah masuk fase membandingkan beberapa nama untuk posisi yang sama.
Ada pula informasi bahwa bukan hanya Newcastle yang mengintip. Everton juga disebut menaruh minat. Ketika dua klub Premier League memantau pemain yang sama, itu sinyal bahwa profilnya dianggap kompatibel dengan intensitas liga Inggris.
Mengapa Newcastle bisa tertarik pada “paket cepat dan berani”
Newcastle tidak selalu membeli pemain yang paling ramai di media. Mereka cenderung mencari pemain yang cocok dengan kebutuhan sistem dan punya nilai “terukur” dari sisi biaya. Abdulhamid, dengan nilai pasar yang tidak setinggi bintang top Eropa, bisa masuk kategori rekrutan cerdas: biaya relatif lebih rendah, potensi adaptasi ada, dan posisi yang diincar memang sedang butuh.
“Saya melihat ini sebagai transfer yang masuk akal kalau Newcastle mau cerdas. Bek kanan bukan posisi glamor, tapi sering jadi penentu ritme dan keseimbangan tim. Kadang upgrade paling penting justru datang dari posisi yang jarang disorot.”
Bagaimana Abdulhamid bisa dipakai Eddie Howe
Jika Newcastle benar benar membawanya, pertanyaan berikutnya adalah: dipakai dalam peran seperti apa?
Newcastle punya beberapa pola di sisi kanan, tergantung lawan:
- fullback melebar untuk memberi ruang winger masuk ke half space
- fullback overlap untuk mengirim umpan tarik
- fullback lebih konservatif saat menghadapi lawan dengan sayap cepat
Abdulhamid bisa memberi fleksibilitas, terutama jika Newcastle ingin lebih agresif menyerang dari kanan tanpa mengorbankan kemampuan recovery.
Skema 4 bek dengan fullback aktif
Dalam skema empat bek, Abdulhamid bisa diplot sebagai fullback yang melakukan overlap bergantian dengan winger. Ia bisa membuka lebar lapangan, memaksa fullback lawan mundur, dan memberi ruang bagi gelandang untuk masuk ke kotak penalti.
Kuncinya ada pada timing. Premier League menuntut fullback tahu kapan harus naik dan kapan harus menahan posisi. Jika Abdulhamid punya disiplin taktik yang cukup, ia bisa menjadi “mesin tambahan” yang membuat Newcastle lebih tajam.
Skema dengan transisi cepat dan pressing tinggi
Newcastle sering menekan tinggi. Dalam sistem ini, bek kanan harus siap:
- menutup passing lane ke winger lawan
- memenangkan duel pertama
- langsung mengalirkan bola ke depan setelah merebut
Bek kanan yang ragu dan lambat mengambil keputusan akan membuat pressing jadi sia sia. Maka jika Newcastle memantau Abdulhamid, mereka kemungkinan juga menilai kemampuan decision making dan intensitasnya, bukan cuma assist atau highlight.
Statistik pertandingan yang menggambarkan masalah Newcastle di laga ketat
Bursa transfer selalu berkaitan dengan kebutuhan tim. Dan kebutuhan Newcastle paling mudah terlihat dari pertandingan yang mereka kalah tipis tetapi penuh detail. Salah satu contoh yang relevan adalah laga Newcastle vs Brentford yang berakhir 2 3. Di laga seperti ini, sektor fullback sering jadi area yang paling mudah terbaca: apakah tim punya cukup kontrol, seberapa aman saat transisi, dan apakah sisi sayap bisa memberi kualitas umpan akhir.
Berikut statistik laga Newcastle vs Brentford:
| Statistik | Newcastle | Brentford |
|---|---|---|
| Penguasaan bola | 53.8% | 46.2% |
| Tembakan tepat sasaran | 4 | 5 |
| Total tembakan | 16 | 11 |
| Kartu kuning | 2 | 2 |
| Sepak pojok | 9 | 3 |
| Penyelamatan kiper | 3 | 1 |
Angka ini menunjukkan Newcastle cukup dominan bola dan unggul dalam sepak pojok, tetapi Brentford lebih efektif mengarahkan tembakan tepat sasaran. Di pertandingan seperti ini, bek kanan punya peran ganda: membantu serangan untuk memaksimalkan dominasi, sekaligus memastikan transisi bertahan tidak bocor.
Apa hubungan statistik ini dengan target bek kanan baru
Ketika Newcastle memegang bola lebih banyak dan menghasilkan banyak sepak pojok, artinya mereka sempat berada di area menyerang. Masalahnya sering muncul pada:
- kualitas umpan akhir yang tidak konsisten
- kehilangan bola di area yang membuat lawan bisa counter
- koordinasi garis belakang saat bola hilang
Bek kanan yang punya kecepatan dan naluri menutup ruang bisa mengurangi risiko serangan balik. Bek kanan yang berani naik dan punya umpan akhir bagus bisa menambah variasi peluang.
Tantangan transfer Abdulhamid: klausul, Roma, dan harga yang bisa berubah
Transfer ini tidak sesederhana “Newcastle datang, bayar, selesai”. Ada beberapa faktor yang bisa mengubah arah negosiasi:
Opsi permanen Lens dan buy back Roma
Jika Lens punya opsi membeli permanen, mereka bisa saja mengeksekusi dulu, lalu menentukan harga jual. Namun jika Roma punya klausul buy back, Roma bisa mengambil alih kendali dengan menarik pemain kembali. Di titik itu, Newcastle mungkin harus bernegosiasi dengan Roma, bukan Lens.
Situasi seperti ini sering memunculkan “perang kecil” di balik layar, karena setiap pihak ingin mendapat keuntungan maksimal.
Persaingan dari klub Premier League lain

Everton disebut ikut memantau. Jika benar, Newcastle harus bergerak lebih rapi. Dalam banyak kasus, persaingan domestik membuat harga naik, karena klub penjual tahu pembeli sama sama punya dana dan kebutuhan.
Adaptasi dan risiko yang tetap harus dihitung
Abdulhamid berasal dari jalur yang berbeda dari banyak bek kanan Premier League. Adaptasi budaya, intensitas fisik, dan ritme pertandingan akan jadi ujian. Newcastle harus menilai apakah ia siap langsung bermain, atau butuh fase transisi sebagai rotasi terlebih dulu.
Kenapa transfer ini bisa jadi cerita menarik untuk Newcastle musim depan
Jika Newcastle berhasil mengamankan Abdulhamid, ini bukan sekadar menambah nama di daftar pemain. Ini bisa menjadi sinyal dua hal:
- Newcastle sedang menyiapkan generasi baru di posisi bek kanan
- Newcastle ingin memperkaya opsi taktik dari sisi sayap, bukan hanya bergantung pada satu profil pemain
Dan bila Newcastle melakukannya dengan biaya yang masih wajar, transfer ini bisa masuk kategori rekrutan yang sering dipuji belakangan: tidak heboh saat datang, tetapi terasa besar ketika musim berjalan dan tim butuh kedalaman skuat.
Dengan begitu banyak pertandingan ketat, jadwal padat, dan tuntutan untuk tampil konsisten, perekrutan di posisi bek kanan bisa jadi salah satu keputusan paling penting yang menentukan seberapa jauh Newcastle bisa melangkah.