Maarten Paes Resmi Masuk Skuad Ajax: Bisa Bersaing dan Rebut Posisi Kiper Utama?
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam menjadi sebuah headline besar di jagat sepak bola Eropa pada bursa transfer musim dingin 2026. Keputusan klub Belanda yang sarat tradisi ini mendatangkan Paes langsung menarik perhatian luas dari fans, media dan pengamat sepak bola. Paes datang dari MLS setelah menjalani musim‑musim kompetitif bersama FC Dallas dan langsung masuk dalam daftar pemain skuad Ajax untuk sisa musim ini hingga jendela transfer berikutnya. Pertanyaan yang berkembang kemudian adalah: dapatkah Paes benar‑benar bersaing dan bahkan menjadi kiper utama di klub sebesar Ajax?
Tulisan ini membahas seluruh dinamika tersebut secara komprehensif, termasuk latar belakang karier Paes, statistik performa sebelumnya, kondisi internal Ajax, serta faktor‑faktor penentu dalam persaingan posisi kiper utama.
1. Perjalanan Karier Maarten Paes
1.1 Asal Usul dan Awal Karier
Maarten Vincent Paes lahir pada pertengahan tahun 1998 di sebuah kota di Belanda yang dikenal sebagai pusat sepak bola akademi. Sejak usia dini, ia sudah menunjukkan bakat di bawah mistar gawang, yang kemudian membawanya melalui jalur junior di klub lokal. Ia menapaki jalan profesional dengan bergabung ke akademi klub Belanda sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan debut di kompetisi senior.
Sebagai seorang kiper muda yang tumbuh di kompetisi Belanda, Paes memperoleh pengalaman berharga dari menghadapi serangkaian penyerang berkualitas di liga domestik yang terkenal dengan gaya teknis dan taktikal. Meskipun pada awalnya hanya tampil sesekali, performanya menunjukkan konsistensi sehingga ia mulai lebih sering dipercaya tampil di beberapa pertandingan kunci.
1.2 Karier Profesional di MLS
Kesempatan baru datang ketika Paes memilih untuk menantang dirinya sendiri di luar Eropa, tepatnya di Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat. Di sana ia bergabung dengan FC Dallas dan menjalani karier yang sangat stabil sebagai kiper utama. Selama empat musim, ia melakukan puluhan penampilan kompetitif, mencatat sejumlah clean sheet, dan menjadi salah satu penjaga gawang yang efektif dalam menghadapi tembakan lawan.
Performa stabilnya di MLS sempat mencuri perhatian sejumlah pengamat karena Paes mempertahankan angka saves yang tinggi dan menunjukkan kemampuan membaca permainan yang matang meskipun berada di liga yang penuh dinamika dan variasi gaya bermain. Pengalaman ini kemudian menjadi modal penting baginya saat klub Eropa mulai kembali melirik namanya.
1.3 Karier Internasional
Selain kiprah di level klub, Paes juga memiliki pengalaman menarik di level internasional. Walaupun ia pernah tampil untuk tim nasional negaranya di level junior, suatu perubahan besar terjadi ketika ia memilih untuk memperkuat tim nasional lain melalui jalur pewarganegaraan. Hal ini menambah dimensi lain dalam kariernya, yakni tampil di level internasional dengan warna berbeda. Pengalaman di panggung internasional ini semakin memberikan lapisan pengalaman baru bagi Paes sebelum ia akhirnya kembali ke Eropa dengan bergabung di Ajax.
2. Ajax dan Ambisi Menemukan Pilar Baru di Posisi Kiper

2.1 Situasi Kiper di Ajax Sebelum Kedatangan Paes
Ajax Amsterdam dikenal sebagai klub yang memiliki tradisi panjang dalam mengembangkan talenta muda, termasuk di posisi penjaga gawang. Namun menjelang awal tahun 2026, klub tersebut sempat mengalami ketidakpastian di sektor penjaga gawang setelah salah satu kiper senior utama berpamitan. Situasi ini membuat klub harus mencari solusi jangka pendek sembari tetap mempertimbangkan opsi jangka panjang.
Pencarian kiper baru ini kemudian mengarahkan Ajax pada profil Maarten Paes, yang dinilai memiliki kombinasi pengalaman dan fisik yang cocok dengan kebutuhan mereka. Ajax tidak hanya melihat statistik, tetapi juga karakter pemain yang mampu menghadapi tekanan besar di kompetisi domestik dan juga di panggung Eropa.
2.2 Kontrak Jangka Panjang dan Ekspektasi
Ajax kemudian resmi mengumumkan kedatangan Paes dengan kontrak jangka panjang yang berlaku hingga beberapa musim ke depan. Durasi kontrak ini menunjukkan bahwa klub tidak sekadar mencari pemain sementara, tetapi ingin menghadirkan sosok yang bisa menjadi pilar di dalam skuad mereka dalam waktu yang cukup lama.
Kedatangan Paes disambut antusias oleh sejumlah pihak, terutama karena Ajax saat itu tengah berada dalam fase transisi di lini belakang. Harapan besar pun diletakkan pada pundak Paes untuk membantu klub mempertahankan tradisi mereka di bawah mistar gawang, baik di liga domestik maupun di kompetisi kontinental.
2.3 Ekspektasi Peran Paes di Tim

Dengan hadirnya Paes, ekspektasi perannya mulai dibahas secara intensif. Beberapa pengamat menilai Paes tidak akan langsung menjadi kiper utama sejak pekan pertama, mengingat ada beberapa kiper lain yang juga punya pengalaman dan posisi di skuad. Namun pihak klub diyakini sengaja mendatangkan Paes bukan sebagai pengganti darurat, tetapi sebagai kandidat kuat yang akan dievaluasi secara bertahap melalui latihan dan pertandingan.
3. Statistik Performa Maarten Paes Sebelum Gabung Ajax
Untuk menilai kemampuan Paes dan peluangnya bersaing di Ajax, berikut statistik ringkas performa Paes dalam empat musim terakhir bersama FC Dallas:
| Musim | Klub | Penampilan | Clean Sheet | Saves | Kebobolan |
|---|---|---|---|---|---|
| 2022 | FC Dallas | 28 | 6 | 78 | 30 |
| 2023 | FC Dallas | 32 | 7 | 83 | 29 |
| 2024 | FC Dallas | 30 | 8 | 90 | 28 |
| 2025 | FC Dallas | 24 | 5 | 69 | 31 |
Melalui tabel di atas, terlihat betapa konsistennya performa Paes dalam klub asal MLS selama empat musim berjalan. Jumlah penampilannya stabil, clean sheet yang cukup signifikan, serta total saves yang tinggi menunjukkan bahwa ia tidak hanya aktif tetapi juga efektif dalam menghadapi berbagai situasi di bawah mistar gawang. Ini menjadi salah satu alasan kuat mengapa Ajax tertarik mendatangkannya sebagai opsi di lini belakang.
4. Persaingan di Posisi Kiper Utama Ajax
4.1 Sosok Kiper Utama yang Ada Saat Ini
Setelah kedatangan Paes, menjadi jelas bahwa Ajax memiliki beberapa nama yang juga menjadi kandidat di posisi penjaga gawang. Dua nama yang saat ini dipandang sebagai pesaing utama termasuk:
- Kiper dengan pengalaman dari klub besar yang sedang dipinjamkan ke Ajax
- Kiper muda potensial yang tengah naik daun dan sudah mulai menunjukkan kemampuan di level senior
Situasi ini menciptakan suasana persaingan sehat di dalam skuad, karena Ajax tidak hanya memiliki satu penjaga gawang tapi beberapa opsi yang bisa dipilih berdasarkan performa latihan maupun keperluan taktis di laga kompetitif.
4.2 Outlook Persaingan Posisi
Analisis awal dari sejumlah pengamat sepak bola menunjukkan bahwa Paes kemungkinan besar tidak akan langsung menyegel posisi sebagai kiper utama. Ajax dianggap masih memikirkan keseimbangan antara pengalaman, konsistensi performa, dan adaptasi terhadap gaya permainan klub. Situasi ini bukan berarti Paes tertinggal, melainkan klub ingin memastikan setiap pilihan dilakukan dengan pertimbangan matang untuk jangka panjang.
Namun, ada pula pandangan yang mengatakan bahwa peluang Paes untuk menjadi starter tetap sangat terbuka. Kontrak jangka panjang yang ia tanda tangani dianggap sebagai pertanda bahwa klub memang memiliki rencana penting untuknya. Ditambah lagi, fisik tubuh yang tinggi, refleks yang cepat, serta kemampuan atletis menjadi modal kuat Paes untuk bersaing dengan siapa saja di lini belakang.
5. Faktor Penentu Keberhasilan Paes di Ajax
5.1 Pengalaman dan Kepemimpinan
Salah satu aspek terpenting yang bisa mendukung Paes adalah pengalaman yang ia miliki, baik di MLS maupun di level internasional. Paes dikenal punya karakter kepemimpinan di lapangan, termasuk menjadi figur yang bisa diandalkan untuk mengorganisir lini belakang dan memberikan arahan saat tim dalam tekanan.
5.2 Adaptasi dengan Filosofi Permainan Ajax
Ajax dikenal dengan filosofi permainan yang menekankan build‑up dari belakang dan peran kiper yang tidak hanya bertugas menangkap bola tetapi juga mengatur ritme permainan lewat distribusi bola. Kebiasaan bermain seperti ini menuntut Paes cepat beradaptasi melalui latihan intensif serta jam terbang pertandingan yang konsisten.
5.3 Kondisi Fisik dan Ketahanan di Jadwal Padat
Kebugaran Paes menjadi faktor penting lainnya, karena Ajax memiliki jadwal padat di kompetisi domestik serta turnamen kontinental. Konsistensi tampil tanpa cedera dan kesiapan fisik di setiap laga akan menjadi penentu besar dalam persaingan posisi kiper utama.
6. Perbandingan Statistik Kandidat Kiper Ajax
Untuk menggambarkan tantangan yang dihadapi Paes, berikut perbandingan statistik kandidat kiper utama Ajax saat ini:
| Nama Kiper | Penampilan Musim Ini | Clean Sheet | Kebobolan | Asal Klub |
|---|---|---|---|---|
| Kiper Utama Saat Ini | 22 | 5 | 36 | Klub Eropa Besar |
| Kiper Senior | 7 | 0 | 17 | Liga Domestik |
Data ini memberikan gambaran bahwa posisi kiper utama masih menjadi zona yang dinamis, dan tidak ada keputusan final mengenai siapa yang akan menempati posisi tersebut dalam jangka panjang.
Artikel ini menyajikan gambaran situasi Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam serta dinamika persaingan di posisi kiper utama yang sedang berlangsung berdasarkan statistik karier dan kondisi kompetitif di klub saat ini.