Liverpool Harap Harap Cemas, Cody Gakpo Terancam Absen Lawan Fulham

Liverpool mendapat kabar yang kurang menyenangkan menjelang pertandingan Premier League melawan Fulham. Cody Gakpo masih diragukan tampil setelah mengalami masalah pada otot adduktor seusai kemenangan 2 0 atas Ipswich Town. Kondisi penyerang asal Belanda tersebut membuat Andoni Iraola harus menunggu hingga mendekati hari pertandingan sebelum menentukan susunan pemain terbaiknya.

Gakpo sebelumnya sama sekali tidak masuk skuad ketika Liverpool mengalahkan Atletico Madrid 2 1 di Liga Champions. Keputusan tersebut bukan disebabkan cedera berat. Liverpool memilih tidak mengambil risiko karena sang pemain merasakan gangguan pada kedua sisi adduktornya setelah bermain penuh menghadapi Ipswich.

Situasinya menjadi semakin menarik karena Gakpo sedang berada dalam performa bagus. Ia menjadi salah satu pemain Liverpool yang paling menonjol pada awal musim ini dan memberikan kontribusi besar terhadap permainan menyerang The Reds.

Dengan Fulham menunggu di Anfield, kondisi Gakpo jelas menjadi salah satu persoalan yang harus segera diselesaikan Iraola.

Cody Gakpo Bermasalah Seusai Liverpool Bungkam Ipswich

Liverpool sebenarnya mendapatkan banyak hal positif ketika bertandang menghadapi Ipswich. Alexander Isak mencetak dua gol cepat dan membawa The Reds menang 2 0 sekaligus memberikan kemenangan Premier League pertama bagi Andoni Iraola sebagai pelatih Liverpool.

Namun kemenangan tersebut ternyata menyisakan masalah.

Gakpo memainkan pertandingan selama 90 menit dan menjadi salah satu pemain terbaik Liverpool. Ia menghasilkan dua assist untuk dua gol Isak yang tercipta hanya dalam sembilan menit pertama pertandingan.

Setelah pertandingan selesai, Gakpo merasakan gangguan pada adduktornya.

Iraola kemudian menjelaskan bahwa masalah tersebut terjadi pada kedua sisi. Tidak ada cedera tertentu yang dianggap serius, tetapi staf medis Liverpool memilih berhati hati.

Keputusan tersebut membuat Gakpo tidak menjalani latihan seperti biasa menjelang pertandingan Liga Champions melawan Atletico Madrid.

Liverpool Tidak Mau Mengambil Risiko

Situasi Gakpo sebenarnya cukup melegakan karena Liverpool tidak menemukan indikasi cedera panjang.

Iraola mengatakan masalah yang dialami pemain berusia 27 tahun tersebut bukan cedera serius. Namun karena jadwal pertandingan cukup padat, memainkan Gakpo dalam kondisi belum sepenuhnya nyaman bisa membuka kemungkinan masalah menjadi lebih berat.

Liverpool akhirnya memilih memberikan waktu istirahat.

Langkah tersebut terlihat masuk akal mengingat pertandingan menghadapi Atletico berlangsung hanya beberapa hari sebelum duel Premier League melawan Fulham.

Dalam situasi seperti ini, tim medis biasanya akan memantau beberapa hal:

  • Respons otot setelah menjalani istirahat
  • Kemampuan pemain berlari tanpa merasakan sakit
  • Kondisi ketika melakukan perubahan arah
  • Kenyamanan ketika melakukan tendangan
  • Reaksi tubuh setelah mengikuti latihan
  • Risiko gangguan muncul kembali ketika bermain

Jika seluruh tahapan tersebut berjalan baik, peluang Gakpo masuk skuad menghadapi Fulham tetap terbuka.

Iraola Belum Bisa Pastikan Gakpo Main Lawan Fulham

Andoni Iraola memberikan keterangan yang cukup hati hati terkait kondisi penyerang Belanda tersebut.

Pelatih Liverpool itu berharap Gakpo bisa kembali saat menghadapi Fulham, tetapi ia belum berani memberikan jaminan.

Menurut Iraola, apabila Gakpo belum siap untuk pertandingan akhir pekan ini, sang pemain kemungkinan sudah bisa kembali pada pertandingan berikutnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa masalah Gakpo berada pada kategori ringan.

Liverpool hanya perlu menentukan apakah mengambil risiko menurunkannya menghadapi The Cottagers merupakan pilihan tepat.

Tes Terakhir Bisa Menentukan Nasib Gakpo

Kondisi pemain dengan masalah adduktor sering kali baru bisa dinilai secara jelas ketika mereka meningkatkan intensitas latihan.

Seorang pemain mungkin merasa nyaman ketika berjalan atau melakukan latihan ringan, tetapi respons berbeda bisa muncul ketika harus berlari cepat, berputar atau melakukan tendangan keras.

Hal tersebut membuat sesi latihan terakhir sangat penting.

Apabila Gakpo mampu menyelesaikan latihan tanpa keluhan, Iraola mempunyai alasan kuat memasukkannya dalam daftar pemain.

Namun jika masih terasa tidak nyaman, Liverpool kemungkinan kembali memilih jalur aman.

Musim masih berada pada tahap awal sehingga kehilangan seorang pemain selama satu pertandingan jauh lebih baik dibandingkan memaksanya bermain lalu harus menjalani pemulihan lebih lama.

Absennya Gakpo Terasa karena Ia Sedang Sangat Tajam

Keraguan mengenai kondisi Cody Gakpo datang pada waktu yang kurang ideal bagi Liverpool.

Pemain internasional Belanda tersebut sedang menikmati awal musim yang sangat bagus. Sebelum absen menghadapi Atletico, Gakpo sudah terlibat langsung dalam empat dari enam gol Liverpool di Premier League.

Ia mencatat satu gol dan tiga assist dalam tiga pertandingan awal liga.

Catatan tersebut menjelaskan mengapa Iraola cukup mengandalkannya.

Gakpo bukan sekadar winger yang bertugas membawa bola dari sisi lapangan. Ia juga mempunyai kemampuan bergerak ke tengah, bertukar posisi dengan penyerang serta menciptakan peluang bagi pemain lain.

Dua Assist untuk Alexander Isak

Penampilan menghadapi Ipswich menjadi gambaran paling jelas mengenai peran Gakpo dalam struktur serangan Liverpool.

Alexander Isak memang menjadi pencetak dua gol, tetapi Gakpo berada di balik keduanya.

Kerja sama keduanya memberikan Liverpool keunggulan 2 0 hanya dalam sembilan menit.

Isak memanfaatkan pergerakan dan pelayanan Gakpo dengan sangat baik. Sementara Gakpo memperlihatkan bahwa ia tidak harus mencetak gol untuk memengaruhi pertandingan.

Kemampuan menciptakan peluang seperti ini menjadi sangat berharga karena Liverpool mempunyai penyerang dengan penyelesaian akhir berkualitas.

Semakin banyak kesempatan yang diberikan kepada Isak, semakin besar pula kemungkinan Liverpool mencetak gol.

Fulham Bisa Jadi Lawan yang Tepat untuk Lini Serang Liverpool

Fulham datang ke pertandingan melawan Liverpool dalam kondisi yang kurang ideal.

Tim asuhan Alvaro Arbeloa mengalami awal musim sulit dan sudah menelan tiga kekalahan beruntun. Pertahanan mereka juga menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian karena terlalu mudah memberikan ruang kepada lawan.

Situasi tersebut sebenarnya bisa menjadi kesempatan bagi lini serang Liverpool.

The Reds memiliki banyak pemain dengan kecepatan dan kemampuan menyerang ruang. Jika Fulham kembali memberikan celah seperti pada pertandingan sebelumnya, Liverpool berpeluang menciptakan banyak kesempatan.

Namun Gakpo merupakan salah satu pemain yang paling cocok memanfaatkan situasi tersebut.

Pergerakan Gakpo Bisa Mengganggu Pertahanan The Cottagers

Salah satu kelebihan Gakpo adalah kemampuannya masuk dari sisi kiri menuju area tengah.

Gerakan tersebut bisa memberikan persoalan bagi bek kanan dan gelandang bertahan Fulham.

Apabila bek mengikuti Gakpo menuju tengah, ruang di sisi lapangan dapat dimanfaatkan pemain Liverpool lainnya. Sebaliknya, jika pemain lawan membiarkan Gakpo bergerak bebas, ia bisa menerima bola di area berbahaya.

Karakter tersebut membuat Liverpool memiliki beberapa pilihan saat menyerang:

  • Menggunakan Gakpo sebagai winger kiri
  • Membiarkannya bergerak ke belakang striker
  • Membentuk kombinasi dengan Alexander Isak
  • Membuka ruang untuk bek kiri melakukan overlap
  • Menggunakan Gakpo sebagai pemain tambahan di kotak penalti

Fleksibilitas tersebut menjadi alasan mengapa kondisinya sangat diperhatikan menjelang laga melawan Fulham.

Bradley Barcola Bisa Mengambil Peran Gakpo

Liverpool setidaknya mempunyai pilihan berkualitas apabila Cody Gakpo tidak bisa tampil.

Bradley Barcola baru saja mendapatkan kesempatan sebagai starter ketika Liverpool menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions.

Pemain asal Prancis tersebut bermain sekitar satu jam sebelum ditarik keluar. Awalnya terdapat kekhawatiran ia mengalami cedera, tetapi Iraola kemudian menjelaskan bahwa Barcola hanya mengalami kram.

Artinya, secara teori Barcola tetap bisa tersedia untuk menghadapi Fulham.

Barcola Masih Membangun Kebugaran

Masalah terbesar Barcola adalah kondisi pertandingan.

Ia belum menjalani banyak menit bermain sebelum pindah ke Liverpool. Iraola mengatakan winger tersebut masih membutuhkan waktu untuk mendapatkan kebugaran penuh.

Hal tersebut terlihat ketika menghadapi Atletico.

Barcola mempunyai kualitas teknis dan kecepatan untuk mengganggu lawan, tetapi fisiknya belum siap mempertahankan intensitas tinggi sepanjang pertandingan.

Jika Gakpo absen, Liverpool bisa saja memainkan Barcola sejak awal sebelum menggantinya pada babak kedua.

Pilihan lain adalah menggunakan pemain muda Rio Ngumoha yang juga mendapatkan kesempatan bermain dalam beberapa pertandingan.

Iraola Punya Banyak Pilihan untuk Mengubah Lini Depan

Skuad Liverpool saat ini mempunyai cukup banyak variasi di sektor menyerang.

Kehadiran Alexander Isak memberikan titik fokus di lini depan, sementara pemain seperti Gakpo, Barcola dan Rio Ngumoha dapat bergerak dari sisi lapangan.

Situasi tersebut memberi Iraola beberapa kemungkinan apabila Gakpo belum siap.

Ia tidak harus mengganti pemain secara langsung berdasarkan posisi. Pelatih asal Spanyol tersebut juga bisa mengubah susunan serangan secara keseluruhan.

Beberapa opsi yang tersedia antara lain:

  1. Memainkan Barcola di sisi kiri
  2. Memberikan kesempatan kepada Rio Ngumoha
  3. Mengubah posisi pemain serang lainnya
  4. Menggunakan dua pemain yang lebih dekat dengan Isak
  5. Memainkan gelandang tambahan untuk meningkatkan kontrol bola

Setiap pilihan memiliki keuntungan berbeda.

Barcola memberikan kecepatan. Ngumoha mempunyai keberanian melakukan duel individu, sementara gelandang tambahan bisa membantu Liverpool mendominasi penguasaan bola.

Liverpool Juga Harus Mengatur Kondisi Pemain Lain

Gakpo bukan satu satunya pemain yang kondisinya harus diperhatikan Liverpool.

Pertandingan melawan Atletico cukup menguras tenaga sejumlah pemain. Bradley Barcola dan Milos Kerkez sama sama mengalami kram dalam pertandingan tersebut.

Kabar baiknya, masalah kedua pemain tersebut tidak dianggap serius.

Namun pertandingan melawan Fulham berlangsung hanya beberapa hari setelah duel Liga Champions.

Iraola harus mempertimbangkan apakah pemain tertentu mampu kembali bermain dengan intensitas penuh.

Jadwal Padat Mulai Menguji Kedalaman Skuad

Periode ketika Premier League dan Liga Champions berjalan bersamaan selalu menjadi tantangan bagi klub besar.

Liverpool harus bermain dengan intensitas tinggi beberapa kali dalam waktu yang cukup singkat.

Kondisi tersebut membuat rotasi menjadi penting.

Iraola tidak bisa terus memainkan sebelas pemain yang sama pada setiap pertandingan karena risiko kelelahan akan meningkat.

Situasi Gakpo menjadi contoh awal.

Ia tampil penuh menghadapi Ipswich lalu merasakan gangguan pada ototnya. Liverpool kemudian langsung memilih mengistirahatkannya di pertandingan berikutnya.

Manajemen menit bermain bisa menjadi salah satu pekerjaan besar staf pelatih sepanjang musim.

Gakpo Semakin Penting dalam Sistem Andoni Iraola

Awal musim memberikan petunjuk bahwa Cody Gakpo memiliki posisi penting dalam rencana Andoni Iraola.

Kemampuannya bermain di beberapa posisi membuat Liverpool lebih mudah mengubah bentuk serangan tanpa harus melakukan pergantian pemain.

Gakpo bisa memulai pertandingan dari kiri, kemudian masuk menuju tengah ketika Liverpool menguasai bola.

Ia juga mampu menjadi penyerang jika dibutuhkan.

Dengan postur tinggi dan kekuatan fisik yang baik, Gakpo menawarkan karakter berbeda dibandingkan winger Liverpool lainnya.

Kombinasinya dengan Isak Mulai Terlihat Menjanjikan

Pertandingan menghadapi Ipswich memberikan gambaran menarik mengenai kerja sama Gakpo dan Alexander Isak.

Isak merupakan penyerang yang sangat aktif mencari ruang di belakang pertahanan.

Sementara Gakpo mempunyai kemampuan memberikan bola pada waktu yang tepat.

Kombinasi seperti ini bisa menjadi senjata utama Liverpool jika terus berkembang.

Dua assist Gakpo kepada Isak menunjukkan bahwa hubungan permainan mereka mulai terbentuk.

Karena itu, Iraola tentu berharap masalah adduktor yang dialami Gakpo benar benar hanya gangguan kecil.

Jika pemain Belanda tersebut dinyatakan siap menghadapi Fulham, Liverpool bisa kembali memasangkan Gakpo dan Isak sejak menit pertama.

Namun apabila staf medis masih menemukan risiko, The Reds kemungkinan tidak akan mengambil perjudian yang tidak perlu.

Liverpool masih memiliki Barcola dan Ngumoha sebagai pilihan, sedangkan Gakpo bisa diberikan waktu tambahan hingga benar benar berada dalam kondisi terbaik untuk rangkaian pertandingan berikutnya.

Leave a Reply