Deal Rp 657 Miliar dan Gaji Selangit : Man City Amankan Marc Guehi
Manchester City lagi-lagi bikin pasar transfer mendadak panas. Bukan cuma karena mereka bergerak cepat, tapi juga karena angkanya bikin publik otomatis menoleh. Marc Guehi, bek tengah Crystal Palace dan langganan timnas Inggris, disebut tinggal selangkah lagi merapat ke Etihad Stadium dengan paket transfer yang kalau dikonversi bisa menyentuh sekitar Rp 657 miliar plus iming-iming gaji super tinggi yang membuat banyak klub lain sulit ikut menawar.
Isunya bukan sekadar “City butuh bek.” Ini tentang timing yang pas, kondisi skuad yang lagi pincang, kontrak yang tinggal tersisa, dan tawaran finansial yang disebut-sebut terlalu menggoda untuk dilewatkan.
Manchester City kejar cepat karena krisis bek di saat paling rawan
City bukan tipe klub yang panik belanja, tapi situasi musim ini membuat mereka hampir tidak punya pilihan. Di lini belakang, Pep Guardiola lagi pusing karena beberapa bek inti masuk ruang perawatan secara bersamaan.
Crystal Palace sendiri sudah memberi sinyal kuat kalau transfer ini memang sedang berjalan. Pelatih Palace Oliver Glasner terang-terangan mengatakan kesepakatan sudah masuk “tahap akhir” dan imbasnya Guehi tidak dibawa dalam laga terdekat.
Cedera beruntun di pertahanan City bikin Guardiola tak bisa menunggu
Kebutuhan City terasa darurat karena Rúben Dias, Josko Gvardiol, dan John Stones sama-sama bermasalah kebugaran. Dalam laporan yang sama, City bahkan sampai melakukan langkah darurat dengan menarik pemain muda dari masa peminjaman demi menambah opsi di belakang.
Di titik seperti ini, mendatangkan bek tengah yang sudah matang Premier League adalah solusi paling “masuk akal” untuk City. Tidak perlu adaptasi lama, tidak perlu uji coba berbulan-bulan, dan bisa langsung dipasang saat jadwal padat menghantam.

Palace juga paham: mempertahankan kapten, tapi kontrak makin mepet
Buat Crystal Palace, kehilangan kapten jelas pahit. Namun ada realita yang tidak bisa ditipu. Kontrak Guehi disebut tinggal memasuki fase terakhir, dan ia juga sudah memberi sinyal tidak akan memperpanjang masa bakti. Karena itulah Palace berada di posisi yang sulit: menjual sekarang dengan nilai lebih rendah, atau menunggu dan berisiko ditinggal tanpa pemasukan besar.
Situasi kontrak yang menipis ini ikut menjelaskan kenapa angka transfernya bisa “turun” dibanding rumor musim panas lalu.
Angka transfer Rp 657 miliar: dari £20 juta bisa naik lewat bonus dan klausul
Salah satu yang bikin cerita ini terasa heboh adalah nilai kesepakatannya. Beberapa laporan menyebut City sudah menyepakati biaya awal sekitar £20 juta.
Namun, dunia transfer jarang berhenti di angka “awal”. Paketnya sering melebar karena bonus performa, target klub, hingga klausul tambahan.
Add-ons bikin total paket bisa mendekati £30 juta
Dalam laporan yang mengutip informasi dari jurnalis talkSPORT, disebutkan nilai bisa naik mendekati £30 juta jika seluruh add-ons terpenuhi. Di sinilah angka “sekitar Rp 657 miliar” itu terasa nyambung sebagai estimasi nilai paket keseluruhan dalam kurs rupiah yang sering dipakai media Indonesia untuk menggambarkan skala besarnya.
Kalau benar totalnya tembus angka itu, City tetap bisa menganggapnya “harga wajar” untuk bek timnas Inggris usia 25 tahun yang sudah jadi kapten Premier League.

Chelsea ikut kecipratan uang karena klausul penjualan
Transfer Guehi juga tidak berdiri sendirian. Chelsea, klub yang membesarkannya, disebut punya hak mendapat bagian dari nilai penjualan. Ada laporan yang menekankan Chelsea akan menerima persentase dari transfer itu, sehingga Palace juga harus menghitung ulang berapa “bersih” uang yang mereka kantongi.
Buat City, ini bukan masalah besar. Tapi buat Palace, klausul seperti ini sering terasa menyakitkan karena mengurangi ruang negosiasi.
“Gaji selangit” jadi kunci: rumor £300 ribu per pekan bikin semua terdiam
Bukan City namanya kalau tidak menyiapkan tawaran yang sulit ditolak. Selain biaya transfer, yang membuat kisah ini makin “wah” adalah isu soal gaji.
Beberapa sumber yang mengutip talkSPORT menyebut Guehi bisa menerima bayaran sekitar £300.000 per minggu di Manchester City.
Dari sekitar £50 ribu per pekan di Palace, lompatnya bikin kaget
Sebagai perbandingan, estimasi gaji Guehi di Palace berada di kisaran £50.000 per minggu. Kalau rumor gaji City benar, lonjakannya bukan sekadar naik kelas, tapi langsung terbang ke langit. Dan inilah alasan kenapa banyak klub pesaing seperti “kehilangan napas” saat City ikut masuk.
“Kalau ada satu momen yang bikin transfer ini terasa benar-benar nyata, itu saat angka gajinya muncul. Di level ini, negosiasi bukan cuma soal proyek, tapi soal keputusan hidup.”
Gaji besar itu juga sinyal: City ingin bek ini jadi pilar, bukan cadangan
City tidak akan mengeluarkan gaji super tinggi untuk pemain yang hanya jadi pelapis. Apalagi di klub sekelas City, struktur bayaran selalu jadi indikator status pemain.
Dengan tawaran seperti ini, City seperti sedang berkata: Guehi bukan proyek jangka pendek, tapi bagian inti dari rencana bertahan mereka.
Kenapa Marc Guehi cocok untuk Manchester City
Nama Guehi bukan muncul seminggu ini saja. Bek satu ini sudah lama dianggap sebagai salah satu bek tengah Inggris paling stabil di Premier League.
Profilnya juga klop dengan apa yang dicari Guardiola: bek yang tenang, berani ambil keputusan, dan tidak panik ketika bola ditekan tinggi.

Bek modern: cepat baca permainan, berani duel, dan tidak mudah “kecolongan”
City butuh bek yang bisa:
- Menang duel satu lawan satu saat garis pertahanan tinggi
- Mengalirkan bola dari belakang ketika ditekan
- Tetap disiplin menutup ruang tanpa tekel sembrono
Guehi punya reputasi sebagai bek yang rapi, bukan tipe yang hidup dari tekel keras. Ia juga terbiasa jadi pemimpin karena sudah dipercaya memakai ban kapten di Palace.
Pengalaman level tinggi: timnas Inggris dan panggung besar
Guehi bukan pemain “baru coba-coba” timnas. Ia sudah jadi bagian dari skuad Inggris, termasuk perjalanan hingga final turnamen besar. Buat City, ini penting. Karena tekanan di Etihad itu beda: satu salah posisi bisa jadi headline nasional.
Crystal Palace kehilangan kapten, tapi mereka sudah menyiapkan skenario
Kabar transfer ini datang di momen yang sensitif buat Palace karena Glasner juga sudah menyatakan akan meninggalkan klub di akhir musim.
Artinya, Palace seperti sedang memasuki fase transisi besar: pergantian pelatih, potensi melepas pemain kunci, dan menata ulang arah tim.
Palace sempat tahan tawaran besar, sekarang situasinya berubah total
Sebelumnya, Palace pernah bersikeras mematok nilai tinggi untuk sang kapten. Bahkan sempat ada cerita klub lain yang hampir dapat tapi batal di detik akhir.
Namun kontrak yang makin tipis membuat posisi tawar Palace ikut turun. Ketika pemain sudah masuk tahun terakhir dan tidak mau perpanjang, klub akan dihantui risiko rugi total.
City juga “membaca momen” dengan sangat rapi
Inilah yang membedakan City dalam urusan transfer. Mereka tidak selalu masuk paling cepat, tapi sering masuk di timing paling tepat.
Saat Palace tidak punya banyak ruang, City datang dengan tawaran yang terlihat “masih masuk akal”, ditambah gaji yang membuat pemain sulit menolak.
Detail kontrak: durasi panjang dan status penting di skuad
Laporan media Inggris menyebut Guehi akan menandatangani kontrak jangka panjang. Bahkan ada yang menyebut durasinya sampai sekitar lima setengah tahun.
Durasi seperti ini penting karena:
- City ingin stabilitas di lini belakang
- Guehi dapat kepastian karier di usia emas
- Klub bisa mengamankan nilai jual jika performa meledak

Rekrutan kedua musim ini, City sedang memperbaiki tim dengan cara “serius”
City juga dikabarkan sudah membuat aktivitas transfer lain sebelumnya, dan kedatangan Guehi diposisikan sebagai bagian dari perombakan yang lebih luas.
Ini bukan sekadar tambal sulam. City terlihat sedang menyusun ulang struktur tim untuk menghadapi jadwal gila dan target yang tetap wajib menang.
Daftar prestasi Marc Guehi
Guehi bukan pemain yang cuma “viral rumor”. Ia punya prestasi nyata dari level klub sampai tim nasional.
Berikut daftar pencapaian yang paling menonjol:
Prestasi bersama klub
• Juara FA Cup bersama Crystal Palace (2024–25)
• Juara FA Community Shield bersama Crystal Palace (2025)
Prestasi bersama tim nasional Inggris
• Runner-up UEFA Euro bersama Inggris (2024)
• Juara Piala Dunia U17 bersama Inggris U17 (2017)
• Runner-up Euro U17 bersama Inggris U17 (2017)
Penghargaan individu
• UEFA U17 Team of the Tournament (2017)
Pertanyaan paling menarik: apakah Guehi langsung jadi starter di City?
Dengan kondisi City yang sedang krisis bek, peluang Guehi masuk starting XI terbuka lebar. Namun, di City tidak ada jaminan starter hanya karena label transfer.
Yang jadi pembeda adalah seberapa cepat dia bisa memahami detail permainan Guardiola, terutama urusan build-up dan posisi garis tinggi.
Kombinasi yang mungkin: Guehi jadi pasangan ideal untuk Dias atau Gvardiol
City selama ini sering mencari pasangan yang pas, bukan sekadar bek bagus. Jika Dias kembali fit, Guehi bisa jadi pasangan yang menyeimbangkan.
Kalau Gvardiol yang lebih dulu pulih, Guehi tetap berguna karena fleksibel menghadapi penyerang cepat dan duel udara.
City tetap butuh pemimpin tenang di belakang
Ada satu hal yang sering luput dibahas: City kadang terlihat rapuh bukan karena kualitas individu turun, tapi karena ketenangan di lini belakang goyah saat tekanan datang bertubi-tubi.
Guehi punya modal itu. Kapten di Palace, bek timnas, dan sudah kenyang atmosfer panas.
“Bek hebat itu bukan yang paling sering sliding, tapi yang bikin situasi berbahaya selesai sebelum jadi bahaya.”
Transfer ini juga pesan untuk liga: City tidak mau musimnya “melayang”
Jika transfer ini benar-benar tuntas, City mengirim pesan tegas: mereka tidak akan membiarkan musim berjalan dengan alasan cedera.
Mereka memilih solusi cepat, pemain siap pakai, dan paket yang membuat proses negosiasi mengalir lebih mudah.
Dengan angka transfer yang bisa menyentuh sekitar Rp 657 miliar, plus rumor gaji yang mendekati level monster, Marc Guehi berpotensi jadi salah satu perekrutan paling ramai dibahas di jendela ini.
Dan kalau dia tampil meyakinkan sejak pekan pertama, publik Premier League bakal langsung paham: Manchester City bukan cuma membeli bek, mereka membeli rasa aman.