Bukan Cuma Gol, Ronaldo Siapkan Istana 600M di Portugal buat Pensiun
Cristiano Ronaldo selalu punya cara untuk bikin publik menoleh. Kalau biasanya sorotan datang dari gol, rekor, atau selebrasi ikoniknya, kali ini yang mencuri perhatian justru proyek “istana” pribadi di Portugal. Sang megabintang disebut menuntaskan pembangunan mansion supermewah bernilai sekitar 30 juta poundsterling atau setara lebih dari Rp600 miliar, yang diproyeksikan jadi rumah utama setelah ia gantung sepatu.
Rumah itu berada di kawasan elite Quinta da Marinha, Cascais, wilayah pesisir yang dikenal eksklusif dan dekat dengan Lisbon. Yang menarik, kabarnya proyek ini sempat dianggap sebagai “rumah impian pensiun”, tapi kemudian muncul isu baru: Ronaldo justru mempertimbangkan untuk melepasnya karena faktor privasi.
“Ronaldo itu tipe yang selalu menyiapkan langkah berikutnya, bahkan saat kariernya masih menyala. Buat dia, pensiun bukan titik akhir, tapi babak baru yang harus tetap mewah dan terkontrol.”
Dari Lapangan ke Pesisir Cascais: Proyek Pensiun yang Serius
Ronaldo bukan sosok yang membangun rumah sekadar untuk gaya. Di levelnya, rumah adalah simbol, tempat memulihkan energi, sekaligus benteng dari hiruk pikuk dunia. Maka ketika muncul kabar bahwa ia menyiapkan mansion senilai puluhan juta pound di Portugal, banyak yang melihat ini sebagai sinyal kuat: CR7 mulai merancang kehidupan yang lebih “tenang”, tanpa sepenuhnya meninggalkan sorotan.
Laporan dari berbagai media menyebut proyek di Cascais ini sudah rampung setelah masa pembangunan lebih dari tiga tahun. Nilainya pun disebut jauh lebih tinggi dari perkiraan awal.

Mengapa Cascais, bukan sekadar Lisbon atau Madeira?
Portugal punya banyak lokasi cantik, tetapi Cascais adalah “kelas bisnisnya” hunian pesisir. Aksesnya dekat ke Lisbon, punya fasilitas premium, dan atmosfernya terasa privat namun tetap modern. Ini bukan tempat yang ramai seperti pusat kota, tapi juga bukan desa terpencil yang jauh dari layanan kelas atas.
Ada daya tarik lain yang sulit dibantah: Cascais punya kombinasi laut, udara bersih, dan lingkungan elite yang cocok untuk keluarga. Buat Ronaldo yang hidupnya selalu dikejar jadwal, tempat seperti ini terdengar seperti tombol “pause” paling mahal di dunia.
Quinta da Marinha, Kompleks Elite yang Jadi Magnet Orang Kaya
Quinta da Marinha dikenal sebagai salah satu kompleks residensial dan golf paling eksklusif di Portugal, lokasinya dekat area pantai dan pusat Cascais. Dalam catatan publik, kawasan ini memang sudah lama disebut sebagai salah satu yang paling premium di negara tersebut.
Tidak heran, ketika kabar Ronaldo membeli lahan di sana mencuat sejak beberapa tahun lalu, publik langsung mengerti: ini bukan proyek rumah biasa.
Harga Rp600 Miliar Itu Datangnya dari Mana?
Angka “Rp600 miliar” yang ramai dibicarakan itu merujuk pada nilai sekitar 30 juta poundsterling. Di beberapa laporan, angka ini juga disebut setara sekitar 35 juta euro, karena biaya proyek membengkak seiring waktu dan kualitas material yang dipilih.
Secara sederhana, ini bukan cuma rumah mahal, tapi rumah yang dibangun dengan standar super premium, di lahan premium, di lingkungan premium, untuk figur global yang hidupnya pun premium.
Proyeknya membengkak dari estimasi awal
Menurut laporan properti di Portugal, awalnya nilai proyek diperkirakan jauh lebih rendah, namun akhirnya meroket hingga sekitar 30 juta pound atau 35 juta euro. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari desain yang makin ambisius, pemilihan material, hingga fitur tambahan yang benar benar “CR7 banget”.
Dibangun lebih dari tiga tahun sampai benar benar siap huni
Proyek ini disebut memakan waktu lebih dari tiga tahun sampai selesai. Untuk rumah pada level seperti ini, durasi panjang bukan hal aneh. Apalagi jika detailnya dibuat spesifik, kustom, dan mengutamakan privasi.
Yang menarik, lamanya pembangunan seolah menunjukkan keseriusan: Ronaldo tidak sedang “coba coba”, ia benar benar menyiapkan rumah akhir karier dengan standar tinggi.
Intip Isi “Istana” Ronaldo: Bukan Rumah, Ini Markas Pribadi
Ketika media menyebutnya “istana”, itu bukan sekadar hiperbola. Bocoran fasilitasnya memang bikin banyak orang geleng kepala.
Beberapa laporan menyebut rumah ini punya delapan kamar tidur, lengkap dengan ruang ruang luas, fasilitas kebugaran, sampai area relaksasi yang biasanya cuma ada di resort bintang lima.

Delapan kamar tidur, keluarga besar, dan ruang hidup yang lega
Ronaldo punya keluarga besar, dan ia juga dikenal dekat dengan orang orang terdekatnya. Rumah dengan delapan kamar tidur jelas memberi ruang untuk semua: pasangan, anak anak, keluarga yang datang berkunjung, sampai staf yang membantu operasional harian.
Dari sisi gaya hidup, rumah seperti ini bukan cuma tempat tidur. Ini pusat aktivitas keluarga, tempat menjaga ritme hidup tetap nyaman meski Ronaldo nanti sudah tidak lagi hidup dalam jadwal latihan ketat.
Kolam renang, gym, spa, sampai bioskop pribadi
Di level pesohor global, fasilitas adalah bagian dari identitas. Di mansion ini, disebut ada kolam renang dan fasilitas kebugaran lengkap. Beberapa laporan juga menyinggung kombinasi kemewahan seperti gym, spa, dan home cinema.
Buat atlet seperti Ronaldo, gym di rumah bukan sekadar gaya. Itu kebutuhan. Bahkan setelah pensiun, tubuh atlet elit biasanya tetap “menuntut” rutinitas. Jadi wajar kalau rumah pensiunnya pun tetap punya rasa “ruang latihan pribadi”.
Garasi besar, cocok untuk koleksi mobil yang legendaris
Salah satu detail paling mencolok yang muncul dari laporan media Spanyol adalah garasi yang mampu menampung banyak mobil, bahkan disebut bisa sampai 20 unit.
Ini terasa sangat Ronaldo. Ia dikenal punya koleksi mobil mahal yang bukan cuma banyak, tapi juga ikonik. Jadi, kalau rumahnya tidak punya garasi raksasa, justru itu yang aneh.
“Kalau ada orang yang pensiun tapi tetap hidup seperti juara, itu Ronaldo. Bahkan rumahnya pun seperti trofi yang bisa ditinggali.”
Plot Twist: Rumah Impian Ini Justru Mau Dijual?
Di tengah kabar rumahnya sudah siap huni, muncul cerita lain yang bikin publik makin heboh: Ronaldo justru disebut siap menjual mansion tersebut.
Menurut laporan, Ronaldo mempertimbangkan menjualnya karena masalah privasi, sesuatu yang sangat masuk akal mengingat popularitasnya yang masif. Ada juga yang menulis Ronaldo bisa “meninggalkan” vila impian pensiun itu, dengan alasan serupa.
Privasi yang sulit dibeli, bahkan dengan Rp600 miliar
Ada satu hal yang sering dilupakan orang saat membahas rumah mewah: kemewahan bisa dibeli, tapi privasi belum tentu bisa diamankan.
Bayangkan Ronaldo tinggal di sana. Setiap hari bisa saja ada pemburu foto, turis penasaran, sampai orang yang cuma ingin “lihat dari dekat”. Di era media sosial, lokasi selebritas bisa menyebar dalam hitungan menit. Dan untuk figur selevel CR7, itu bukan gangguan kecil.
Jika dijual, apa artinya untuk rencana pensiunnya?
Kalau benar dijual, bukan berarti Ronaldo batal pensiun di Portugal. Besar kemungkinan ia hanya mengubah titiknya, mencari tempat yang lebih tertutup, lebih aman, atau lebih sulit diakses.
Rumah ini bisa saja tetap “dipakai” untuk momen momen tertentu. Bahkan ada laporan yang mengaitkannya dengan rencana besar Ronaldo dan Georgina, termasuk kemungkinan acara penting di sana sebelum rumah berpindah tangan.
Di titik ini, kisah mansion Rp600 miliar itu terasa seperti drama kecil yang menempel pada kehidupan besar Ronaldo: semuanya serba megah, tapi tetap punya sisi rumit.
Rumah Pensiun Ini Cuma Satu Bagian dari Kerajaan Properti Ronaldo
Ronaldo sejak lama tidak cuma dikenal sebagai pemain bola, tapi juga figur bisnis. Properti adalah salah satu instrumen pentingnya. Dan proyek Cascais ini, dari semua aset, jelas masuk kategori “mahkota”.
Ronaldo pernah disebut sebagai salah satu atlet dengan kekayaan dan pemasukan terbesar, bahkan kerap masuk daftar pesohor olahraga dengan nilai kontrak dan bisnis yang sangat besar.

Ronaldo dan pola investasi: aman, prestise, dan bisa diwariskan
Buat orang kaya, properti bukan sekadar tempat tinggal. Itu aset jangka panjang, alat diversifikasi, dan simbol prestise.
Ronaldo seperti membangun “peta hidup”: saat masih aktif bermain di luar negeri, ia tetap menanam akar di Portugal. Pesannya jelas: seberapa pun jauh karier membawanya, rumah akhirnya tetap di tanah sendiri.
Portugal sebagai panggung pulang kampung versi bintang dunia
Ada nilai emosional yang sulit ditiru. Ronaldo adalah anak Madeira yang berangkat dari keterbatasan, lalu menjelma ikon global. Dan sekarang ia menyiapkan rumah pensiun supermewah di negaranya sendiri.
Narasi ini menjual, bukan cuma untuk Ronaldo, tapi juga untuk Portugal. Ini seperti cerita film: dari jalanan masa kecil ke mansion pesisir bernilai puluhan juta.
Di Balik Kemewahan, Ini Tetap Cerita Tentang Kontrol
Kalau disederhanakan, mansion Rp600 miliar ini bukan cuma tentang uang. Ini tentang kontrol atas hidup setelah sepak bola.
Ronaldo dikenal perfeksionis. Ia mengontrol pola makan, latihan, citra publik, bahkan rutinitas tidur. Jadi, masuk akal kalau rumah pensiunnya pun didesain sebagai “lingkungan ideal”, tempat ia bisa tetap jadi Ronaldo, tanpa harus terus berada di tengah sorotan stadion.
Dan justru di situlah letak dramanya: ketika vila impian itu selesai, privasi yang diharapkan ternyata tidak semudah itu didapat.
Pada akhirnya, entah rumah ini jadi tempat Ronaldo benar benar menetap, atau malah jadi properti supermewah yang berpindah tangan dengan harga gila, satu hal tidak berubah: CR7 selalu berhasil membuat cerita, bahkan saat ia tidak sedang menendang bola.